Selasa, 02 September 2014

Suka Duka Jualan Online :)

Saya sudah cukup lama nih berkecimpung di dunia jual beli Online. Dulu pernah jualan batik Inter di Thamrin City, barang saya beli dulu setelah itu saya pasarkan  online. Sempat beberapa minggu, tapi akhirnya berhenti. Soalnya omzet ga terlalu banyak, terus saya juga ga punya banyak waktu untuk ke Thamrin City.

Hingga akhirnya sekitar setahun lalu, saya bertemu dengan seseorang yang membuka warung jersey di dekat kosan. Sebut saja namanya Iqbal (memang bener). Dan Alhamdulillah kerja sama kita terus berlanjut.

Walaupun sempat digoyang perpecahan akun @LoGueInteristi dan @LGI_Store, toh penjualan kita justru bisa meningkat. Justru lebih bebas dengan adanya akun @LuznQ_Jersey. Dan setelah pisah dari LGI justru saya bisa mendapat jodoh, hihi..

Oke, saya mau berkisah dikit deh, suka duka jualan Online
Sukanya:

1. Banyak teman di seluruh pelosok Nusantara, kadang-kadang ada yang jadi akrab juga. 

2. Ada beberapa yang menjadi langganan. Pesan ke saya lagi beberapa kali.

3. Pas pelanggan puas, bilang "makasih gan, barang sudah sampai. Recommended" Wih rasanya seneng banget.

4. Bisa dapat penghasilan tambahan. Awalnya penghasilan tambahan, lama-lama bisa jadi penghasilan utama juga hehe.

Dukanya

1. Ada pelanggan yang PHP. Udah nanya macem-macem ampe detail barang, pas ditanya
2. Pas pelanggan komplen, pusing juga sih. Soalnya yang kerja di Luz n Q bukan ane doang, Jadi kadangkala Iqbal yang salah atau kurir yang salah. Tapi tenang semua bisa retur dan diganti.

3. Ada yang mau nasi goreng aja hihi, padahal kan kita perlu proses juga. Jadi barangnya setelah transfer kita ambil dulu di Pluit. Yang jelas sih semua barang dikirim, ga ada yang nyampe setahun hehe

4. Pas lagi kerja, pas banyak pelanggan. Pas libur kerja malah sepi. Nah loh bingung kan. Masalahnya kalo pelanggan ga dilayani langsung bisa kabur ke tempat lain hehe

Senin, 01 September 2014

Cari Jersey? Yuk Follow @LuznQ_Jersey

Musim kompetisi 2014-15 baru saja bergulir. Tentu saja bagi para fans menjadi kewajiban untuk mengoleksi jersey terbaru. Bingung mencari jersey yang berkualitas dengan harga terjangkau? Segera follow Twitter @LuznQ_Jersey, di situ ada jersey terbaru klub-klub dengan berkualitas tinggi.

Kami menjual jersey Grade Ori Thailand dengan bahan bagus. Info lengkap silakan hubungi PIN:799DB2E7, SMS/WA 085721334585. Untuk testimoni pembeli bisa cek favorit Twitter @LuznQ_Jersey.


Kami juga menjual televisi LED Toshiba 33 inch. Rp 5 juta bisa nego
TV android keluaran tahun 2014. Baru dipakai kurang dari 6 bulan PIN:799DB2E7, SMS/WA 085721334585.



Iphone 5 64 GB Rp7 juta harga nego. PIN:799DB2E7, SMS/WA 085721334585.

Ini jersey Inter terbaru





Sabtu, 09 Agustus 2014

Alhamdulillah, I Get Married




Alhamdulillah, penantian panjangku akhirnya terjawab. Jumat, 8 Agustus 2014 aku resmi mempersunting wanita cantik asal Cirebon, Nourma Deavianty. Bertempat di Masjid Al-Ikhlas, Jembar Agung Majasem, prosesi akad nikah berlangsung dengan sederhana.


"Saya terima nikahnya Nourma Deavianty. Saya terima nikah dan kawinnya...," kataku dengan tangan yang sangat dingin.

"Karena ada pengulangan, diulang ya. Ulang sekali lagi," kata sang penghulu.

Hatiku deg degan. Wah sekali salah. Tapi kata sang penghulu, tak masalah. Ini bukti masih perjaka, belum pengalaman. Normal. 

"Saya terima nikah dan kawinnya Nourma Deavianty binti Ideash Prakoso untuk diri saya dengan maskawin uang senilai Rp2.500.000 dibayar tunai," 

Alhamdulillahirrabilalamin. Alhamdulillah kali ini lancar. Disaksikan oleh semua saksi yang hadir, aku pun resmi menjadi suami dari Nourma Deavianty atau yang biasa dipanggil Dea.

Awal perkenalan
Mungkin, cara perkenalan aku dan Dea sedikit aneh dan berbeda dari yang lain. Ya, kita saling mengenal lewat dunia maya, tepatnya lewat jejaring sosial Twitter. Dan ternyata dari perkenalan lewat Twitter itu, kita merasa cocok dan akhirnya memutuskan untuk menikah.

Di Twitter, ada akun @TweetNikah yang isinya motivasi mengenai pernikahan. Mention dari Dea di-retweet oleh si mimin. Nah, dari situ aku memutuskan untuk berkenalan dengan Dea.

Tanggal 14 April 2014, akhirnya kita jadian setelah beberapa hari berkenalan. Dari awal, kita sudah berkomitmen untuk serius. Jadi, bukan untuk pacaran, namun untuk menikah. Kita ingin menikah secepat mungkin dan tak ingin menunda-nunda.

Aku pun ke Cirebon untuk bertemu dengan keluarga Dea. Lalu Dea sempat ke Jakarta dan aku bertemu dengan ayahnya. Aku pun mengenalkan Dea pada bapak dan ibuku, kepada adek-adeku, temenku, nenek. kucing juga hehe.

Yah seperti itulah, kira-kira. Kami ingin menikah cepat. Namun, misi itu terganjal satu hal. Dea masih kuliah. Neneknya khawatir kalau menikah sebelum lulus, Dea tidak selesai kuliahnya.

Mendengar jawaban seperti itu, tak masalah buatku. Yang penting aku sudah diterima keluarganya dan keluargaku juga sudah menerima Dea. Aku juga masih punya waktu untuk memantapkan diri dari segi mental dan tentunya materi.

Namun, tiba-tiba muncul keajaiban. Saat aku pulang ke Bandung, tantenya Dea mengajak aku bertemu di Cipageran, Cimahi. Di sana pun ada nenek Dea. Aku datang ke sana bersama temanku, Adrian.

Inti dari pertemuan itu adalah, kami diizinkan menikah pada bulan Agustus. Dan resepsi baru akan digelar akhir tahun karena menunggu anak-anak libur sekolah dan juga menunggu kesiapan dana. Jujur, saat itu aku kaget. Alhamdulillah, kalau ada niat baik pada akhirnya pasti ada jalan keluar.

Yah, begitulah kira-kira awal perkenalanku dengan istriku hingga akhirnya menikah pada 8 Agustus. Untuk sementara, istriku masih tinggal di Cirebon untuk menyelesaikan studinya. Dan Insya Allah setelah lulus tahun depan akan ikut aku ke Jakarta.

Rabu, 16 Juli 2014

Piala Dunia, Kejutan, dan Kontroversi

Piala Dunia 2014 sudah berakhir. Jerman akhirnya keluar sebagai yang terbaik usai menundukkan Argentina 1-0 di partai puncak. Berbagai drama dan kejutan terjadi dalam turnamen yang berlangsung di Brasil ini.

Ada banyak hal menarik di Piala Dunia 2014. Yang pertama adalah faktor kejutan. Kejutan ini banyak terjadi di babak penyisihan grup. Kejutan terbesar adalah tersisihnya Spanyol di babak penyisihan grup. Padahal La Furia Roja berstatus sebagai juara bertahan Piala Eropa dan Piala Dunia.

Masalah regenerasi  merupakan hal yang perlu diperhatikan Spanyol. Bayangkan saja, wajah-wajah yang membawa Spanyol juara Piala Eropa 2008 masih ada dalam skuad. Bandingkan dengan Prancis dan Jerman yang kini mulai dihuni darah muda.

Hal lain yang menjadi kejutan adalah Kosta Rika. Bayangkan, tim asal Amerika Tengah ini tergabung di grup neraka, grup D yang dihuni 3 juara dunia: Inggris, Italia, dan Uruguay.  Los Ticos diprediksi hanya jadi korban pembantaian. Namun, mereka justru sanggup keluar sebagai juara grup.

Meski akhirnya disingkirkan oleh Belanda di perempat final, toh itu pun hanya melalui adu penalti. Akhirnya Keylor Navas dan kawan-kawan tak pernah kalah lewat waktu normal. Sesuatu yang luar biasa.

Kontroversi tentu saja mengenai gigitan Luis Suarez. Pemain ini sepertinya belum berhenti dari kebiasaannya menggigit lawan. Dia menggigit bahu Giorgio Chiellini. Anehnya, Barcelona tetap mau membelinya dari Liverpool meskipun dia sedang menjalani hukuman 4 bulan akibat tindakan kontroversialnya tersebut.

Dan, keberhasilan Jerman menjadi juara sebenarnya bukan hal aneh juga. Sejak awal saya memang menjagokan Jerman dan Argentina, dan keduanya masuk final.

Jerman sudah membangun im sejak lama. Mereka konsisten masuk semifinal  sejak Piala Dunia 2002. Namun, saat itu Der Panzer hanya sanggup menjadi runner-up. Pada 2006 dan 2010 mereka tak kenal menyerah, meskipun pada akhirnya hanya sanggup menempati peringkat ketiga. Dan pada akhirnya, pada 2014 Jerman memetik hasil dari usaha pantang menyerah mereka. Jerman menjadi juara untuk kali keempat setelah menunggu 24 tahun.

Pelajaran dari kesuksesan Jerman adalah jangan pernah berhenti mencoba. Tetap yakin suatu saat mimpi itu bisa menjadi kenyataan meskipun beberapa kali kegagalan menghampiri. Usaha dan kerja keras pada akhirnya bisa membuahkan hasil meskipun tidak langsung.


Piala Dunia sudah berakhir. Dan menunggu 4 tahun lagi melihat turnamen ini berlangsung di Rusia. Empat tahun lagi saya sudah berkepala tiga, dan insya Allah sudah punya istri dan anak. Dari Piala Dunia ke Piala Dunia memang banyak perubahan yang terjadi.

Selasa, 01 Juli 2014

Jelang Ramadan, Masjid di Brasil Kian Semarak

Fans Aljazair (REUTERS/Louafi Larbi )
VIVAbola - Ada suasana berbeda di Mesquita da Luz, masjid yang terletak di Rua Gonzaga Bastos, Rio de Janiero, Brasil. Jika biasanya masjid yang terletak dekat Estadio Maracana terlihat sepi, kali ini suasana ramai terlihat.

Rupanya perhelatan Piala Dunia 2014 yang berbarengan dengan bulan suci Ramadan membuat masjid tersebut kian semarak. Ribuan fans yang sebagian besar dari negara Aljazair, Bosnia-Herzegovina, Iran, dan Nigeria berdatangan ke masjid yang juga dikenal sebagai Masjid El Nur tersebut.

Hal tersebut diungkapkan imam Masjid El Nur, Mohamed Zeinhom Abdien. Menurutnya, pendatang baru berdatangan jelang Ramadan yang akan dimulai pada Sabtu malam.

"Biasanya ada 100, atau mungkin 150 orang datang setiap hari Jumat untuk salat setelah imam mengumandangkan azan," kata Abdien seperti dikutip The New York Times.

"Namun, pada saat Piala Dunia, itu berarti ada banyak fans dari Aljazair, presenter TV, dan beberapa pemain," tambahnya.

Abdien berjanji akan membantu fans dan pemain yang beribadah puasa. Hidangan berbuka puasa dan kajian Al-Quran akan dipelajari di Masjid El Nur.

"Setiap malam kami akan menyediakan makanan berbuka puasa. Jadi, kami akan berpuasa di sini, mempelajari Al-Quran, dan kami akan beribadah. Ketika datang ke sini di bulan Ramadan, Anda akan merasa seperti berada di negara Muslim," kata Abdien.

Abdien berharap Brasil bisa menjadi juara tahun ini. Mengenai kewajiban Muslim berpuasa di bulan Ramadan, Abdien menjawab dengan tegas.

"Mereka berpikir bisa tidak berpuasa sampai Piala Dunia selesai, namun beberapa ada yang tetap berpuasa meskipun sambil bermain. Mengapa? Karena ini adalah agama. Ini ada di hati dan kepala," kata Abdien. (umi)

Selasa, 03 Juni 2014

Kutukan 100 Tahun dan Doa Orang yang Teraniaya

Tiga do’a yang dikabulkan, yaitu do’a orang yang berpuasa, do’a orang yang bepergian, dan do’a orang yang teraniaya.” (HR. Uqaili, dari Abu Hurairah) 
Dari Mu’adz bin Jabal Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Takutlah kepada doa orang-orang yang teraniaya, sebab tidak ada hijab antaranya dengan Allah (untuk mengabulkan)”.(Shahih Muslim, kitab Iman 1/37-38)

Kejadian ini berlangsung 52 tahun yang lalu, tepatnya setelah Benfica menjuarai European Cup 1962. Pelatih Benfica, Bela Guttman meminta kenaikan gaji kepada manajemen Benfica.

Sebenarnya permintaan Guttman tergolong wajar. Sebab, pria berdarah Yahudi itu dua kali beruntun membawa Benfica menjuarai European Cup? Namun, manajemen Benfica menolaknya mentah-mentah.

Merasa teraniaya, Guttman pun mundur dan melontarkan sebuah pernyataan yang mengguncang dunia.

"Not in a hundred years from now will Benfica ever be European champion" (Dalam 100 ke depan, mulai saat ini, Benfica tak akan menjadi juara di Eropa)

Ucapan ini sepertinya tak akan pernah terbukti. Sebab setahun kemudian, Benfica kembali menembus partai final European Cup. Naas, mereka takluk 1-2 dari AC Milan.

Mungkin saat itu belum ada yang percaya dengan ucapan Guttman. Terbukti, dua tahun berselang Benfica kembali menembus final. Lagi-lagi mereka kalah, 0-1 dari Inter Milan.

Sekali, dua kali kalah mungkin belum bisa dibilang aneh. Nyatanya European Cup 1968, mereka kembali kalah di partai puncak, 1-4 dari Manchester United.

Guttmann akhirnya meninggal dunia pada 28 Agustus 1981. Namun, ucapan Guttman tetap terbukti meskipun dia telah tiada. Total, Benfica sudah menembus 8 partai final sejak ucapan kontroversial Guttman, dan dalam 8 kesempatan itu mereka selalu kalah!!!!

Apa pelajaran yang bisa kita petik dari kisah ini? Hati-hatilah dalam berhubungan dengan sesama manusia, jangan sampai menyakiti hati orang lain. Apa jadinya jika orang yang sakit hati dengan kita lalu mendoakan yang buruk tentang kita dan doa itu terkabul?

Jika manajemen Benfica saat itu sadar, mungkin saja mereka akan menaikkan gaji Guttman. Apa artinya menaikkan gaji dibandingkan 100 tahun tanpa gelar Eropa?

Senin, 02 Juni 2014

Dua Puluh Enam

27 Mei 2014 lalu usiaku bertambah satu. Tak terasa kini aku sudah berusia26 tahun. 26 tahun sejak kali pertama aku dilahirkan di dunia.

Terbersit dalam pikiran, apa sih yang sudah aku lakukan dalam 26 tahun belakangan ini? Apa justru lebih banyak kesia-siaan yang sudah aku lakukan?


Sedikit evaluasi saja, mungkin dalam 26 tahun ini banyak hal yang sudah kulalui. Senang maupun duka. Suka maupun sedih. Masalah pekerjaan, aku pernah tak digaji. Masalah percintaan, aku pernah beberapa kali gagal meskupun sudah kunjungan  antar orangtua. Masalah bisnis, aku pernah dikhianati.

Hal senang juga banyak. Pernah tinggal di apartemen. Orang tua yang selalu mendukung. Hidup senantiasa berkecukupan, teman-teman yang baik yang selalu membuat bahagia, sekarang ada calon istri yang selalu membuat tersenyum.

Saat ini, aku hanya berharap semoga aku bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi di usia yang baru ini. Semoga aku senantiasa menjadi pribadi yang selalu bersyukur atas semua nikmat yang diberikan ALLAH SWT. Aku juga ingin membuat orang tuaku dan orang-orang terdekatku bahagia. Dan semoga cintaku pada dia berlanjut di pelaminan :)

Entri yang Diunggulkan

Pria Ini Tidak Datang ke CFD. CFD-lah yang Datang Kepadanya

Sebuah kisah spiritual, olahraga, dan pengalihan arus lalu lintas Suasana CFD dadakan depan kosan Ada banyak hal aneh yang terjadi sela...