Di sini, saya menjual berbagai baju koko klub.
Selasa, 07 Juni 2016
Jual Baju Koko Berbagai Klub Bola
Di bulan Ramadan ini, tentunya asik kalo punya baju koko. Tentunya tidak meninggalkan kebanggan terhadap klub masing-masing. Baju koko ini juga bisa digunakan saat lebaran nanti.
Minggu, 29 Mei 2016
Kejutan di Hari Ulang Tahun
27 Mei 2016 kemarin, saya tepat berusia 28 tahun. Tentunya, saya berharap di usia yang baru ini, saya bisa lebih baik lagi, bisa lebih dewasa, dan segala cita-cita bisa tercapai.
Alhamdulillah, pas ultah kemarin ada sedikt surprise dari teman-teman kantor.
Sesaat sebelum saya pulang pukul 17.00 WIB, ada es krim sandwich yang dilengkapi lilin dan juga gorengan. hehe. makasih semua.
Dan ketika saya ke rumah mertua saya di perdatam, saya dapat surprise dari istri tercinta,.
Kue ulang tahun dan kado yang spesial, thank you honey.
foto-foto deh buat dokumentasi di blog
Sabtu, 28 Mei 2016
Di Kala Duo Milan Hanya Bisa Jadi Penonton Saat Duo Madrid Berpesta
Final Liga Champions musim ini adalah sebuah ironi untuk dua tim asal Kota Milan, AC Milan
dan Inter Milan. Mereka harus rela jadi "tamu" di kandang sendiri, dan menyaksikan pesta dua
tim kota Madrid, Atletico Madrid dan Real Madrid.
San Siro atau Giuseppe Meazza hanya bisa terdiam, setelah Madrid akhirnya keluar sebagai
juara. Lewat drama sengit, Los Blancos menekuk Los Rojiblancos lewat drama adu penalti
dengan skor 5-3. Sebelumnya, laga berakhir imbang 1-1 dalam 90 menit, hingga babak tambahan waktu.
Situasi ini jelas suatu ironi, sebab Inter dan Milan sebenarnya punya sejarah panjang di Liga Champions. Meski di liga domestik perolehan gelar mereka kalah dari Juventus, tapi di Eropa mereka adalah "rajanya".
Milan tercatat sebagai pengoleksi trofi terbanyak kedua dengan 7 trofi, hanya kalah dari Madrid dengan raihan 11 gelar. Inter dengan torehan 3 trofi, masih punya gelar lebih banyak dari Juve, yang baru 2 kali juara. Selain itu, ada catatan lain yang tak bisa diraih Milan dan Juve, namun bisa diraih Inter.

Tak lain adalah raihan treble winners di tahun 2010. Sampai detik ini, La Beneamata adalah satu-satunya wakil Italia yang mampu meraih prestasi ini.
Sayang, pencapaian treble ini seolah menjadi akhir prestasi Italia di Liga Champions. Setelah itu, 4 kali trofi Si Kuping Besar diraih wakil Spanyol, Madrid dan Barcelona. Dua lainnya diraih Inggris dan Jerman, atas nama Chelsea dan Bayern Munich.
Inter dan Milan sendiri sudah cukup lama absen di Liga Champions. Kali terakhir, Inter tampil di musim 2011-12. Kala itu, Inter disingkirkan Olympique Marseille di babak 16 besar.
Sedangkan Milan terakhir kali mencicipi Liga Champions di musim 2013-14. Atletico Madrid yang menghentikan langkah Rossoneri di babak 16 besar.
Tentunya banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan Milan dan Inter untuk bisa memulihkan status sebagai "raja Eropa". Cukuplah final kali ini menjadi ironi yang tak lagi terulang.
dan Inter Milan. Mereka harus rela jadi "tamu" di kandang sendiri, dan menyaksikan pesta dua
tim kota Madrid, Atletico Madrid dan Real Madrid.
San Siro atau Giuseppe Meazza hanya bisa terdiam, setelah Madrid akhirnya keluar sebagai
juara. Lewat drama sengit, Los Blancos menekuk Los Rojiblancos lewat drama adu penalti
dengan skor 5-3. Sebelumnya, laga berakhir imbang 1-1 dalam 90 menit, hingga babak tambahan waktu.
Situasi ini jelas suatu ironi, sebab Inter dan Milan sebenarnya punya sejarah panjang di Liga Champions. Meski di liga domestik perolehan gelar mereka kalah dari Juventus, tapi di Eropa mereka adalah "rajanya".
Milan tercatat sebagai pengoleksi trofi terbanyak kedua dengan 7 trofi, hanya kalah dari Madrid dengan raihan 11 gelar. Inter dengan torehan 3 trofi, masih punya gelar lebih banyak dari Juve, yang baru 2 kali juara. Selain itu, ada catatan lain yang tak bisa diraih Milan dan Juve, namun bisa diraih Inter.

Tak lain adalah raihan treble winners di tahun 2010. Sampai detik ini, La Beneamata adalah satu-satunya wakil Italia yang mampu meraih prestasi ini.
Sayang, pencapaian treble ini seolah menjadi akhir prestasi Italia di Liga Champions. Setelah itu, 4 kali trofi Si Kuping Besar diraih wakil Spanyol, Madrid dan Barcelona. Dua lainnya diraih Inggris dan Jerman, atas nama Chelsea dan Bayern Munich.
Inter dan Milan sendiri sudah cukup lama absen di Liga Champions. Kali terakhir, Inter tampil di musim 2011-12. Kala itu, Inter disingkirkan Olympique Marseille di babak 16 besar.
Sedangkan Milan terakhir kali mencicipi Liga Champions di musim 2013-14. Atletico Madrid yang menghentikan langkah Rossoneri di babak 16 besar.
Tentunya banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan Milan dan Inter untuk bisa memulihkan status sebagai "raja Eropa". Cukuplah final kali ini menjadi ironi yang tak lagi terulang.
Jumat, 06 Mei 2016
Sukses Leicester, Pembuktian Tak Ada yang Tak Mungkin di Sepakbola
Kejutan luar biasa terjadi di sepakbola Inggris musim ini. Leicester City, yang musim sebelumnya nyaris degradasi, keluar sebagai juara Premier League.
Sukses Leicester ini ibarat dongeng. Di antara kepungan tim-tim elit Premier League yang punya dana melimpah, mereka malah bisa keluar sebagai juara. Semangat tak kenal takut dan tak kenal lelah, itulah yang bisa membuat The Foxes keluar sebagai yang terbaik.
Sukses Leicester musim ini memang sangat layak. Tim besutan Claudio Ranieri menjadi tim yang paling konsisten musim ini. Hanya dua kali kalah dari Arsenal, serta sekali dari Liverpool. Pujian untuk sukses Leicester terus berdatangan.
Ini membuktikan tak ada yang tak mungkin dalam sepakbola. Begitu juga dengan di kehidupan ini. Semangat dan kerja keras bisa mewujudkan mimpi yang sebelumnya terlihat tak mungkin.
Menarik untuk jadi perhatian, apakah sukses Leicester akan berlanjut musim depan. Apalagi, mereka pasti bertambah sibuk dengan harus tampil di Liga Champions. Leicester juga dipastikan harus bekerja keras mengamankan pemain dari incaran tim-tim besar Eropa.
Sukses Leicester ini ibarat dongeng. Di antara kepungan tim-tim elit Premier League yang punya dana melimpah, mereka malah bisa keluar sebagai juara. Semangat tak kenal takut dan tak kenal lelah, itulah yang bisa membuat The Foxes keluar sebagai yang terbaik.
Sukses Leicester musim ini memang sangat layak. Tim besutan Claudio Ranieri menjadi tim yang paling konsisten musim ini. Hanya dua kali kalah dari Arsenal, serta sekali dari Liverpool. Pujian untuk sukses Leicester terus berdatangan.
Menarik untuk jadi perhatian, apakah sukses Leicester akan berlanjut musim depan. Apalagi, mereka pasti bertambah sibuk dengan harus tampil di Liga Champions. Leicester juga dipastikan harus bekerja keras mengamankan pemain dari incaran tim-tim besar Eropa.
Minggu, 17 April 2016
Surat untuk Istriku
Pas lagi malam senin-an, lagi romantisan ama istri, tiba-tiba istri ubek-ubek laptop. Ketemu deh surat rahasia ini hehe
Sayang,
maafkan aku
Sayangku,
maaf aku belum bisa menjadi suami yang sempurna untukmu. Maafkan aku yang masih
sering mengecewakanmu dengan sikapku yang kekanak-kanakan.
Sayang,
maafkan aku yang tak selalu bisa berada di sisimu. Di awal-awal pernikahan, kita
harus berjauhan. Kamu melanjutkan kuliah di Cirebon, sedangkan aku bekerja di
Jakarta.
Tapi
tahukah sayang, meski jauh aku selalu merasa dekat denganmu? Kamu selalu ada di
hatiku. BBM dan telpon darimu membuatku terus merasa ada di sampingmu.
Sayang,
maafkan aku karena aku tak bisa memberikan banyak harta untukmu. Kita masih
harus tinggal berdesakan di kosan kecil dan dipenuh berbagai barang.
Doakan aku
sayang, agar bisa terus membimbingmu, bersama-sama menggapai surga Allah SWT.
Meski aku belum bisa memberikan yang terbaik, aku berharap kita bisa saling
melengkapi, menutupi kekurangan satu sama lain.
Dari
suamimu yang masih banyak kekurangan.
Minggu, 13 Maret 2016
Membedah Film Spider-Man Versi Howard Webb & Andrew Garfield
Salah satu tokoh Superhero kesukaan saya itu Spider-Man. Dari zaman waktu kecil suka banget superhero yang satu ini. Soalnya, keren gitu, bisa keluar jaring labalaba dan bisa loncat dari gedung ke gedung.
Begitu ada filmnya, saya selalu ngikutin baik waktu jaman Tobey Maguire maupun Andrew Garfield. Nah, begitu ada DVD collection lengkap, langsung beli deh. Sekalian nostalgia nonton satu per satu.
Jadi tertarik ngebedah satu per satu filmnya nih.
Tapi, sebelumnya saya kasian juga ama Uncle Ben. Ini filmnya diulang-ulang. Di Spider-Man Tobey Maguire meninggal, hidup lagi di Andrew Garfield, tur mati lagi. Hentar di 2017 ada lagi versi baru Spiderman. Uncle Ben ada lagi, ditembak lagi. Kasian ya.
1. Spiderman (2002), Spiderman 2 (2004), Spiderman 3 (2007)
Dibanding versi yang amazing Spider-man, saya lebih suka Spider-Man versi perdana yang diperankan Tobey Maguire. Soalnya, di sini konfliknya kena banget. Musuhnya
juga lebih banyak, dan lebih menegangkan.
Ada soal persahabatan Peter Parker dan Harry Osborn, yang tadinya sahabat jadi musuh. Ini juga membuat cerita menjadi menarik. Lalu, mengenai misteri kematian paman
Peter Parker. Di mana ada penyesalan Peter yang malah memberi jalan penjahat untuk membunuh ayahnya.
Sosok Peter yang merupakan remaja labil sangat terlihat dalam film ini. Di mana dia bingung apakah ingin melanjutkan karir sebagai Spiderman, atau ingin menjadi manusia bisa sebagai Peter Parker.
Nah, seharusnya ini film ada Spiderman 4 dan juga film Venom. Tapi, akhirnya batal karena berbagai alasan. Sayang sekali ya. Padahal seru yang versi ini.
2. The Amazing Spider-Man (2012), The Amazing Spider-Man 2 (2014)
Di 2012, film Spiderman diulang dari awal lagi. Yang memerankan Peter Parker adalah Andrew Garfield. Di sini pacar Peter Parker bukan Mary Jane tapi Gwen Stacy.
Yang membedakan dengan film sebelumnya, di sini ada cerita mengenai orang tua Peter. Di mana, dia begitu penasaran siapa orang tuanya.
Musuhnya juga berbeda dengan versi pertama. Di sini ada Lizard dan juga Electro. Tapi, saya pribadi sih lebih suka yang versi awal.
3. Civil War (2016), Spider-Man (2017)
Nah selanjutnya, Spider-Man bakal nongol lagi. Pemerannya ganti lagi. Sekarang Tom Holland aktor 19 tahun.
Pertama bakal muncul di versi Captain America: Civil War. Trus ada di film Spider-Man yang ngulang dari awal lagi. Kasian yang Uncle Ben nya mati hidup lagi :(
Begitu ada filmnya, saya selalu ngikutin baik waktu jaman Tobey Maguire maupun Andrew Garfield. Nah, begitu ada DVD collection lengkap, langsung beli deh. Sekalian nostalgia nonton satu per satu.
Jadi tertarik ngebedah satu per satu filmnya nih.
Tapi, sebelumnya saya kasian juga ama Uncle Ben. Ini filmnya diulang-ulang. Di Spider-Man Tobey Maguire meninggal, hidup lagi di Andrew Garfield, tur mati lagi. Hentar di 2017 ada lagi versi baru Spiderman. Uncle Ben ada lagi, ditembak lagi. Kasian ya.
1. Spiderman (2002), Spiderman 2 (2004), Spiderman 3 (2007)
Dibanding versi yang amazing Spider-man, saya lebih suka Spider-Man versi perdana yang diperankan Tobey Maguire. Soalnya, di sini konfliknya kena banget. Musuhnya
juga lebih banyak, dan lebih menegangkan.
Ada soal persahabatan Peter Parker dan Harry Osborn, yang tadinya sahabat jadi musuh. Ini juga membuat cerita menjadi menarik. Lalu, mengenai misteri kematian paman
Peter Parker. Di mana ada penyesalan Peter yang malah memberi jalan penjahat untuk membunuh ayahnya.
Sosok Peter yang merupakan remaja labil sangat terlihat dalam film ini. Di mana dia bingung apakah ingin melanjutkan karir sebagai Spiderman, atau ingin menjadi manusia bisa sebagai Peter Parker.
Nah, seharusnya ini film ada Spiderman 4 dan juga film Venom. Tapi, akhirnya batal karena berbagai alasan. Sayang sekali ya. Padahal seru yang versi ini.
2. The Amazing Spider-Man (2012), The Amazing Spider-Man 2 (2014)
Di 2012, film Spiderman diulang dari awal lagi. Yang memerankan Peter Parker adalah Andrew Garfield. Di sini pacar Peter Parker bukan Mary Jane tapi Gwen Stacy.
Yang membedakan dengan film sebelumnya, di sini ada cerita mengenai orang tua Peter. Di mana, dia begitu penasaran siapa orang tuanya.
Musuhnya juga berbeda dengan versi pertama. Di sini ada Lizard dan juga Electro. Tapi, saya pribadi sih lebih suka yang versi awal.
3. Civil War (2016), Spider-Man (2017)
Nah selanjutnya, Spider-Man bakal nongol lagi. Pemerannya ganti lagi. Sekarang Tom Holland aktor 19 tahun.
Pertama bakal muncul di versi Captain America: Civil War. Trus ada di film Spider-Man yang ngulang dari awal lagi. Kasian yang Uncle Ben nya mati hidup lagi :(
Rabu, 09 Maret 2016
11 Bintang Muslim Luar Biasa di Sepakbola Eropa
Repost VIVAbola tulisan saya
2. Pemain Belakang
Di posisi belakang, ada Mehdi Benatia yang merupakan seorang muslim yang taat. Pemain 28 tahun ini sempat menolak memegang bir di saat sesi pemotretan produk sponsor di Bayern Munich.
Benatia kerap menjadi andalan di lini belakang Bayern. Dua musim bersama FC Hollywood, 3 gol dari 34 pertandingan disumbangkan pemain 28 tahun ini.
Selanjutnya, ada bek tengah Manchester City, Bacary Sagna. Mantan pemain Arsenal ini pernah mengungkapkan kebahagiaan sebagai seorang muslim, lewat akun Facebook miliknya, beberapa waktu lalu.

"Saya ingin berterima kasih kepada Tuhan karena telah memberikan saya kehidupan yang hebat untuk kesehatan, dikelilingi oleh orang-orang luar biasa, bisa melihat, berjalan, berbicara dan dilahirkan menjadi seorang Muslim, Alhamdulillah," ungkap pemain Prancis berdarah Senegal ini.
Masih di posisi bek, ada pemain muda masa depan Chelsea, Kurt Zouma. Darah muslim Zouma berasal dari kedua orang tuanya yang merupakan imigran dari Afrika Tengah. Pemain 21 tahun ini beberapa kali menunjukkan diri sebagai seorang muslim lewat selebrasi sujud syukur maupun berdoa sebelum pertandingan.
- Saat ini, bintang-bintang muslim mampu menembus persaingan di liga-liga top Eropa. Kehadiran mereka tak hanya menjadi pelengkap. Para pemain ini tampil luar biasa bersama klub masing-masing.
Para pemain bintang ini tetap teguh menjalankan keyakinannya, meskipun menjadi minoritas di Eropa. Gelandang Arsenal, Mesut Oezil misalnya. Pemain berdarah Jerman-Turki ini merupakan pemeluk muslim yang taat. Bukan cuma menunaikan salat lima waktu, dia kerap membaca Alquran serta berusaha ikut berpuasa saat Ramadan.
Tak sulit menyusun skuad starting XI yang terdiri dari pemain-pemain muslim. Ada pemain luar biasa dari berbagai lini, dari mulai kiper, bek, gelandang, striker yang beragama Islam. Tak ketinggalan, ada juga pelatih muslim yang menangani tim hebat.
Berikut skuad muslim yang kini tampil di liga top Eropa:
1. Penjaga gawang
Di sektor ini, ada penjaga gawang Inter Milan, Samir Handanovic. Darah muslim Handanovic mengalir dari orang tuanya yang berasal dari Bosnia-Herzegovina.
Keberhasilan La Beneamata menempati puncak klasemen sementara Serie A, tak terlepas dari peran gemilang Handa. Inter hanya kebobolan 11 gol dari 17 pertandingan, dan tercatat sebagai tim yang paling sedikit kebobolan.
***
2. Pemain Belakang
Di posisi belakang, ada Mehdi Benatia yang merupakan seorang muslim yang taat. Pemain 28 tahun ini sempat menolak memegang bir di saat sesi pemotretan produk sponsor di Bayern Munich.
Benatia kerap menjadi andalan di lini belakang Bayern. Dua musim bersama FC Hollywood, 3 gol dari 34 pertandingan disumbangkan pemain 28 tahun ini.
Selanjutnya, ada bek tengah Manchester City, Bacary Sagna. Mantan pemain Arsenal ini pernah mengungkapkan kebahagiaan sebagai seorang muslim, lewat akun Facebook miliknya, beberapa waktu lalu.

"Saya ingin berterima kasih kepada Tuhan karena telah memberikan saya kehidupan yang hebat untuk kesehatan, dikelilingi oleh orang-orang luar biasa, bisa melihat, berjalan, berbicara dan dilahirkan menjadi seorang Muslim, Alhamdulillah," ungkap pemain Prancis berdarah Senegal ini.
Masih di posisi bek, ada pemain muda masa depan Chelsea, Kurt Zouma. Darah muslim Zouma berasal dari kedua orang tuanya yang merupakan imigran dari Afrika Tengah. Pemain 21 tahun ini beberapa kali menunjukkan diri sebagai seorang muslim lewat selebrasi sujud syukur maupun berdoa sebelum pertandingan.

***
3. Pemain Tengah
Bintang muda Juventus yang menjadi buruan raksasa Eropa, Paul Pogba merupakan seorang muslim. Ada foto Pogba yang tak lupa menjalankan ibadah salat Jumat, saat mengunjungi Dubai, Uni Emirat Arab pada akhir tahun 2014.

Pogba mengikuti jejak ibunya Yeo yang juga seorang muslim. Dia beberapa kali terlihat sedang berdoa sebelum pertandingan berlangsung.
Satu lagi pemain muslim hebat di lini tengah adalah gelandang ManCity, Yaya Toure. Permainan pemain internasional Pantai Gading ini tengah menanjak dengan raihan 3 gol dalam 4 pertandingan terakhir di Premier League.

Toure dikenal sebagai muslim yang taat. Dia pernah menolak hadiah bir yang merupakan hadiah yang biasa diberikan untuk man of the match di Premier League. usai insiden ini, Premier League memberikan hadiah minuman alternatif untuk penganut Islam.
Tak bisa dilupakan gelandang Arsenal, Mesut Oezil. Pemain internasional Jerman ini menjadi pemain kunci yang membawa The Gunners menempati puncak klasemen Premier League.

Oezil sudah membukukan 16 assist musim ini. Hanya tertinggal empat assist dari rekor Premier League yang diraih Thierry Henry pada musim 2003 (20 assist).
Riyad Mahrez tak bisa dilupakan jika menyebut gelandang muslim paling fenomenal saat ini. Bintang Leicester City ini mampu membawa timnya bersaing di papan atas Premier League. Itu tak lepas dari kontribusi Mahrez, yang mencetak 13 gol dari 19 pertandingan.

Nama Sofiane Feghouli juga layak untuk dikedepankan. Sejak membela Valencia pada musim 2010-11, pemain internasional Aljazair ini selalu menjadi andalan. 29 gol dari 182 penampilan disumbangkan Feghouli untuk Los Che. Feghouli kini menjadi incaran tim papan atas Eropa, di antaranya Mannchester United dan Inter Milan.

Bintang muda Juventus yang menjadi buruan raksasa Eropa, Paul Pogba merupakan seorang muslim. Ada foto Pogba yang tak lupa menjalankan ibadah salat Jumat, saat mengunjungi Dubai, Uni Emirat Arab pada akhir tahun 2014.

Pogba mengikuti jejak ibunya Yeo yang juga seorang muslim. Dia beberapa kali terlihat sedang berdoa sebelum pertandingan berlangsung.
Satu lagi pemain muslim hebat di lini tengah adalah gelandang ManCity, Yaya Toure. Permainan pemain internasional Pantai Gading ini tengah menanjak dengan raihan 3 gol dalam 4 pertandingan terakhir di Premier League.

Toure dikenal sebagai muslim yang taat. Dia pernah menolak hadiah bir yang merupakan hadiah yang biasa diberikan untuk man of the match di Premier League. usai insiden ini, Premier League memberikan hadiah minuman alternatif untuk penganut Islam.
Tak bisa dilupakan gelandang Arsenal, Mesut Oezil. Pemain internasional Jerman ini menjadi pemain kunci yang membawa The Gunners menempati puncak klasemen Premier League.

Oezil sudah membukukan 16 assist musim ini. Hanya tertinggal empat assist dari rekor Premier League yang diraih Thierry Henry pada musim 2003 (20 assist).
Riyad Mahrez tak bisa dilupakan jika menyebut gelandang muslim paling fenomenal saat ini. Bintang Leicester City ini mampu membawa timnya bersaing di papan atas Premier League. Itu tak lepas dari kontribusi Mahrez, yang mencetak 13 gol dari 19 pertandingan.
Nama Sofiane Feghouli juga layak untuk dikedepankan. Sejak membela Valencia pada musim 2010-11, pemain internasional Aljazair ini selalu menjadi andalan. 29 gol dari 182 penampilan disumbangkan Feghouli untuk Los Che. Feghouli kini menjadi incaran tim papan atas Eropa, di antaranya Mannchester United dan Inter Milan.
***
4. Penyerang
Di lini depan ada bintang AS Roma, Mohamed Salah. Pemain 23 tahun ini menjadi andalan Giallorossi musim ini dengan torehan 6 gol dari 19 pertandingan. Pemain internasional Mesir ini beberapa kali menunjukkan jati diri sebagai seorang muslim, dengan selebrasi sujud syukur.

Selanjutnya, ada penyerang Real Madrid, Karim Benzema. Meski digoyang karena skandal video seks Mathieu Valbuena, Benzema tetap menunjukkan diri sebagai predator ganas di depan gawang. Sebanyak 16 gol disumbangkan pemain internasional Prancis ini dari 17 pertandingan.

5. Pelatih
Tak banyak pelatih muslim yang menukangi tim papan atas Eropa. Namun, Real Madrid baru saja memiliki pelatih muslim. Tak lain adalah Zinedine Zidane yang baru saja ditunjuk sebagai suksesor Rafael Benitez yang dipecat.

Meski tak punya banyak pengalaman sebagai pelatih, Zidane diharap mampu mengangkat prestasi Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan. Terlebih, pria berkepala plontos ini punya banyak prestasi semasa menjadi pemain.
Di sela-sela kesibukannya di lapangan hijau, Zidane tak pernah melupakan kewajibannya sebagai seorang muslim. Dia mengaku tak pernah lupa menjalankan ibadah salat 5 waktu.
"Salat adalah sumber kekuatanku. Karena setelah salat, hati serasa tenang," kata Zidane beberapa saat lalu.
Di lini depan ada bintang AS Roma, Mohamed Salah. Pemain 23 tahun ini menjadi andalan Giallorossi musim ini dengan torehan 6 gol dari 19 pertandingan. Pemain internasional Mesir ini beberapa kali menunjukkan jati diri sebagai seorang muslim, dengan selebrasi sujud syukur.
Selanjutnya, ada penyerang Real Madrid, Karim Benzema. Meski digoyang karena skandal video seks Mathieu Valbuena, Benzema tetap menunjukkan diri sebagai predator ganas di depan gawang. Sebanyak 16 gol disumbangkan pemain internasional Prancis ini dari 17 pertandingan.
5. Pelatih
Tak banyak pelatih muslim yang menukangi tim papan atas Eropa. Namun, Real Madrid baru saja memiliki pelatih muslim. Tak lain adalah Zinedine Zidane yang baru saja ditunjuk sebagai suksesor Rafael Benitez yang dipecat.
Meski tak punya banyak pengalaman sebagai pelatih, Zidane diharap mampu mengangkat prestasi Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan. Terlebih, pria berkepala plontos ini punya banyak prestasi semasa menjadi pemain.
Di sela-sela kesibukannya di lapangan hijau, Zidane tak pernah melupakan kewajibannya sebagai seorang muslim. Dia mengaku tak pernah lupa menjalankan ibadah salat 5 waktu.
"Salat adalah sumber kekuatanku. Karena setelah salat, hati serasa tenang," kata Zidane beberapa saat lalu.
Langganan:
Postingan (Atom)
Entri yang Diunggulkan
Pria Ini Tidak Datang ke CFD. CFD-lah yang Datang Kepadanya
Sebuah kisah spiritual, olahraga, dan pengalihan arus lalu lintas Suasana CFD dadakan depan kosan Ada banyak hal aneh yang terjadi sela...
-
(last update 11 februari 2010) Menarik sekali membahas pertemuan Persib dan Persija karena dua klub ini merupakan dua klub legendaris dan me...
-
Dalam kehidupan sehari-hari kita tak akan bisa lepas dari yang namanya jadwal. Baik itu jadwal makan, jadwal tidur, jadwal kuliah, jadwal UA...
-
Insiden terjadi dalam laga Piala Super Spanyol leg kedua di Camp Nou, Rabu, 17 Agustus 2011 (Kamis dini hari WIB) menjelang akhir pertanding...



















