Sabtu, 12 Desember 2009

Tak Hingga (∞)


ada sebuah bilangan yang disebut tak hingga (∞)
lebih besar daripada tiap-tiap yang kemungkinan dapat dibayangkan
bukan benar-benar bilangan
tak berlaku seperti bilangan yang biasa kita pakai
tak memiliki akhir

begitu pula cinta love love
di luar batas logika
kekuatan yang mengubah segalanya
sama seperti bilangan itu

seseorang bangun pada sepertiga malam
rukuk, sujud, dan menangis pada yang Kuasa
doa
doa
padahal orang lain memilih tidur terlelap :music::ngiler:
ia bangun padahal tak ada orang atau alarm yang membangunkan
karena kekuatan tak hingga (∞)

di satu sisi
ada yang terbangun menonton sepakbola ::
menyaksikan tim kesayangannya berjuang di ajang liga champions
karena kekuatan tak hingga (∞)

ada pula yang terbangun
mengejar deadline, mencari berita penting
dengan gaji tak seberapa
karena kekuatan tak hingga (∞)
:nocomment:

ada yang berani meninggalkan kuliahnya
padahal ia sedang di luar negeri
begitu mendengar ibunya sakit parah
ia pulang ke tanah air segera
karena kekuatan tak hingga (∞)

jalak harupat stadion yang begitu jauh
hujan turun dengan lebatnya
macet di sepanjang jalan
namun stadion tetap penuh
karena kekuatan tak hingga (∞)

jika mengibaratkan dengan bilangan
cinta adalah tak hingga (∞)
waktu, jarak, dan dimensi tak jadi soal

begitu luar biasa yang menciptakan bilangan Tak Hingga itu
ALLAH SWT
yang memiliki kekuasaan TAK HINGGA

sembahsembah


"Dialah Pelindung (yang sebenarnya) dan Dia menghidupkan orang-orang yang mati,
dan Dia adalah Mahakuasa atas segala sesuatu"
(42:9)

(Beberapa orang berkata bahwa tak hingga ialah tiap bilangan, kecuai 0, yang dibagi oleh 0.
∞ = n÷0)
http://id.wikipedia.org/wiki/Tak_hingga

Sabtu, 05 Desember 2009

Inter Kebalikan Persib??


Membahas Inter dan Persib rasanya tak akan ada habisnya. Dua klub ini adalah klub besar yang sama-sama hebat. Sama-sama punya suporter fanatik. Karena hal yang luar biasa itu, saya membuat blog yang khusus membahas Inter dan Persib. Blog Kumaha Anjeun, sekarang sudah PR 4! (PR=page ranking, 1-10, 1 terendah, 10 tertinggi). Ini sebuah bukti persib dan inter sangat dicintai.

Saya membuat grup Bobotoh Interisti dan anggotanya sekarang 129 orang.. Hal yang sudah cukup menjadi bukti Persib dan Inter satu hati.

Mau bukti yang lain???
Saya pernah membuat tulisan Inter =Persib . Dalam tulisan ini saya membeberkan fakta bahwa hasil persib selalu identik dengan Inter. Let's see..

(21/9) Torino 1-3 INTER
(22/9) PERSIB 3-1 PSIS

(24/9) INTER 1-0 Lecce
(25/9) PERSIB 1-0 Pelita Jaya

(5/10) INTER 2-1 Bologna
(6/10) PKT 1-2 PERSIB

(29/10) Fiorentina 0-0 INTER
(30/10) PERSIB 0-0 Persijap


sekarang berlaku teori kebalikan!!

Aneh tapi nyata saudara-saudara!!! Musim ini pun hasil Inter selalu sama dengan Persib! Tapi yang terjadi adalah kebalikannya!! Kalo persib menang maka Inter kalah dengan skor yang sama. Begitu sebaliknya.. TIDAK PERCAYA!! believe it or not!! simak data berikut ini!!!

(24/11) Barcelona 2-0 INTER
(24/11) PERSIB 2-0 Persitara

(29/11) INTER 1-0 Fiorentina
(29/11) Persipura 1-0 PERSIB

(5/12) Juventus 2-1 INTER
(6/12) PERSIB ?? Persela

Kita saksikan pertandingan nanti sore.. Kalo hasilnya 2-1 berarti Inter dan Persib adalah pasangan yang sempurna..

"Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah"
(51:49)

Dakwah Melalui Sepak Bola



by: Sri Lestari

Sepak bola bisa dibilang olahraga yang sangat familiar. Banyak sekali football lover di muka bumi ini. Ada yang senang menggocek bola, namun ada juga yang hanya senang mengamatinya saja. Fans dari suatu klub pun bisa mencapai berjuta-juta jiwa.

Bisakah sepak bola dijadikan salah satu media untuk berdakwah? Menurut saya "ya". Seorang pebola muslim macam Ribery, van Persie, Kanoute, Muntari, dan masih banyak lagi yang mempunyai banyak fans, pengaruh mereka bisa mengalahkan ulama kondang sekalipun. Sebagai manusia biasa, wajar jika kita mengidolakan seseorang kemudian kita berusaha untuk mencontoh tingkah laku orang yang kita idolakan. Termasuk ketika kita mengidolakan pebola.

Tindakan Ribery yang berdoa sebelum bertanding, van Persie tetap puasa walau terik matahari menyengat pada waktu bertanding dan dia tetap bisa mencetak gol, Kanoute yang menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membangun mushola dan tindakan beraninya menutup sponsor di kostum Sevilla walau sekarang tidak lagi, dan Muntari sujud syukur setelah mencetak gol sebagai bentuk terima kasihnya kepada Allah, bisa saja berpengaruh terhadap seseorang yang merupakan penggemar mereka dan fans tersebut bisa saja meniru apa yang dilakukan oleh idolanya. Atau karena saking cintanya terhadap sepak bola, seseorang bisa saja berusaha untuk meniru gerak-gerik pebola. Salah memang jika kita melakukan suatu ibadah hanya untuk meniru sang idola, bukan karena Allah. Tapi semua butuh proses, siapa tahu dari karena idola bisa sadar menjadi karena Allah.

Banyak orang berduyun-duyun ke stadion, tetapi ke pengajian? Saya pun jika melihat pertandingan di TV kemudian di channel lain ada pengajian, saya malah memilih untuk melihat pertandingan (Astaghfirullah). Begitu kuatnya pengaruh sepak bola untuk para pecinta bola. Jika bisa memanfaatkan keadaan tersebut, sepak bola bisa dijadikan arena untuk berdakwah entah itu yang berdakwah pemain bolanya, pelatihnya, wasitnya, atau kita sebagai pecinta bola sehingga kita bisa untuk sama-sama mendekatkan diri kepada Allah SWT.

(Insya Allah ini akan jadi bab Pengantar dalam buku "Sepakbola dan ISLAM")

Jumat, 27 November 2009

Ingat Idul Adha, Ingat Persib

Apa hubungannya persib dengan Idul Adha? Tidak ada! :ngiler:Yupz, Persib adalah sebuah kesebelasan di Kota bandung yg begitu luar biasa. sedangkan Idul Adha adalah perayaan umat islam yg jatuh tepat pada hari ini. sangat kontradiktif.

lalu mengapa saya membuat tulisan ini? apakah ada hubungannya dgn rumput stadion yang hijau? rumput stadion bisa jadi makanan kambing dan sapi sehingga persib terpaksa bertanding di stadion tanpa rumput. bisa jadi, tapi bukan itu esensi dari tulisan ini.

apa makna terbesar dari idul adha? belajar ikhlas. lihat bagaimana perjuangan nabi ibrahim a.s. yg begitu ikhlas mengorbankan anaknya ismail, yg begitu sangat dicintainya. untuk menunaikan perintah Allah SWT. Rasa cintanya pada Allah melebihi apa pun. ia rela mengurbankan sesuatu yang sangat dicintainya dgn sangat ikhlas.

kita lihat apakah sikap ikhlas itu tertanam dalam pemain persib, manajemen, pelatih, dan juga bobotoh? pemain begitu tampil luar biasa ketika bermain di hadapan bobotoh. tapi begitu loyo saat bermain tandang, tak ada hasrat untuk menang. karena hanya sedikit yang mendukung mereka? ikhlaskah mereka?
sang pelatih mati2an berjuang ketika tekanan datang. ultimatum karena jika gagal menang maka ia dipecat. ia melakukan tgsnya karena takut dipecat :nangis:atau rasa cinta pada persib?

bobotoh selalu memenuhi stadion ketika persib bertanding. jika menang mereka memuji timnya. jika kalah kerap bertindak anarkis. apakah itu yg namanya cinta?:gatau: jika cinta tentunya dapat terus menerima apa adanya. tak ada tuntutan berlebih. tak ada kata harus menang atau juara. yang penting sang idola sudah berusaha maksimal. tak perlu membebani sang idola. biarlah bermain lepas dgn semangat juang tinggi.

ikhlas, sabar, dan tawakal semuanya harus ditanamkan pada diri kita. itulah esensi dari idul adha. ::
laga tandang melawan persipura di makassar 29 november dan melawan persiwa di wamena 2 desember adalah sebuah pembuktian.

berjuang untuk menjadi yang terbaik!
hidup persib!
selamat hari raya idul adha 1430 H

merajukcelebrateminum

Tak Ada Toleransi untuk Rasis!


by: Citra Purnama, ICI Regional Malang

Isu rasis tengah menghangat kembali dalam satu minggu belakangan ini di Eropa, dan sorotan itu mengarah ke tanah Italia. ”Korban” kali ini adalah striker Inter, Mario Balotelli.

Peristiwa penghinaan Balotelli terjadi ketika Juventus menghadapi Udinese di serie-A, akhir pekan lalu. Saat pertandingan itu, ada momen dimana pendukung Juventus dari kubu Curva Nord dan Curva Sud bernyanyi, "Bila Anda melompat, Balotelli (maaf) mati."

Jika dicermati, nyanyian itu memang tidak berbau rasisme. Tapi, tetap saja, aksi pendukung Juventus dinilai tidak menyenangkan dan provokatif. Pengadilan Olah Raga Italia telah menyatakan itu salah dan Juventus dikenai denda 18.000 poundsterling.

Seakan tidak kapok, selang beberapa hari, tindakan tidak terpuji itu kembali diulangi para pendukung juve saat pertandingan Liga Champions melawan Bordeaux. Mereka fans tim asal Turin yang menyaksikan pertandingan, bernyanyi dan menyuarakan yel-yel yang menyangkut Balotelli (lagi). Belum jelas apakah benar nyanyian-nyanyian itu berbau rasis atau tidak, yang jelas kini sedang dalam penyelidikan UEFA. Jika terbukti rasis, maka Juve terancam bertanding di tempat netral saat laga kandang terakhir melawan Bayern Munich.

Jean-Claude Blanc, Presiden Juve kabarnya telah memanggil perwakilan fans untuk membantu klub menghapus citra buruk klub. Sejalan dengan itu, Sissoko perwakilan pemain kulit hitam di klubnya mengatakan bahwa Juve bukan klub rasis. Kemudian, Cannavaro menilai apa yang juventini teriakkan bukanlah rasis.

Di luar itu, Pierluigi Cashiragi dan Clarence Seedorf ikut berkomentar dan menilai, semua yang terjadi bukanlah rasis dan jauh dari rasis. Semua lebih karena kelakukan dan kepribadian Mario Balotelli yang menjengkelkan. Sehingga bagaimanapun dia akan selalu menjadi target. Balotelli mendapatkan perlakukan dari fans Juve karena tingkah lakunya yang arogan, bukan karena warna kulit.

Sebenarnya apa sih rasis itu?:bye:
Rasis adalah tindakan diskriminatif atas dasar ras atau agama; orang dengan prasangka bahwa salah satu ras lebih unggul dari lainnya. Merujuk pula kepada istilah rasisme. Rasisme adalah suatu sistem kepercayaan atau doktrin yang menyatakan bahwa perbedaan biologis yang melekat pada ras manusia menentukan pencapaian budaya atau individu – bahwa suatu ras tertentu lebih superior dan memiliki hak untuk mengatur yang lainnya (wikipedia).

Yaa mungkin saja memang benar bahwa tidak semua cemoohan orang yang ditujukan kepada Balotelli bermaksud rasis. Namun karena objek sasaran adalah seorang Balotelli yang kebetulan berwarna kulit hitam, sehingga segala bentuk cemooh atau hinaan jadinya selalu dikait-kaitkan dengan rasis. Mungkin jika cemoohan itu dilontarkan pada pemain berkulit putih, belum tentu kejadiannya akan sama.

Tapi itu bukanlah pembelaan untuk melakukan hinaan kepada orang lain. Mau hinaannya bernada rasis atau tidak, tetap saja ”menghina” bukanlah tindakan yang terpuji. Sebenarnya saya juga kadang-kadang suka jengkel juga sama Balotelli. Saya yakin banyak juga interisti yang kadang jengkel karena melihat ulahnya. Tapi dilihat dari konteksnya, tetap saja tindakan fans Juve tidak benar dan jauh dari tindakan yang bisa dibela. Sikap Balotelli lebih didorong oleh gejolak anak muda yang masih labil dan sensitif, sehingga kadang arogan. Tapi, perasaan tidak ada juga tindakan Balotelli yang secara sengaja mengganggu "mereka".

Yaahaa...terlepas dari rasis atau tidak, fenomena ini membuat saya terheran. Tapi sebelum saya heran, Mourinho sudah heran duluan. Heran karena yang dilakukan fans Juve ini sungguh bikin ketawa sekaligus menyedihkan. Alasan paling sederhana adalah karena hinaan-hinaan itu dilontarkan bukan pada saat petandingan JUVE vs INTER. :nocomment:women:music:gelakgulingDalam konteks ini tidak ada pertemuan antara Balotelli dan fans Juve. Lalu kenapa juga mereka sibuk-sibuk menghina Balotelli ?! Atas alasan apa?!

”Sementara Balotelli berada di Barcelona untuk mempersipkan diri menghadapi Barca, di sana (markas Juventus) banyak orang yang mencaci maki namanya,” kata Mourinho.

Ada banyak pemain yang telah melakukan hal yang lebih buruk daripada Balotelli dan tidak mendapat perlakuan buruk. Dimana-mana saat anda berada di stadion mendukung tim kesayangan adalah dengan cara memotivasi pemain untuk bermain dengan baik. Nyanyikan yel-yel dukungan sekencang-kencangnya. Terutama jika mereka dalam keadaan terjepit dan dipecundangi seperti pada saat Bordeaux vs Juve. Mengapa harus repot menghina pemain tim yang tidak sedang bermain melawan tim anda?! Meski bukan rasis, tapi tetap saja salah, karena itu bukanlah cara untuk mendukung tim anda! Dengan kata lain jelas kurang kerjaan. Tambah lagi, buntutnya bisa mendatangkan hukuman.

Jangan ditiru! :konslet:Semoga kita semua selalu bisa menunjukkan sikap yang beradab. Biarin aja anjing mengonggong kafilah berlalu. Kalau terpancing, pasti akan merugikan diri kita sendiri.

Forza Interista e dire no al razzista!
pace e amore ^^

P.S::puppyeyes: Rasisme adalah sesuatu yang tidak bisa diterima oleh akal. Menurut saya, manusia tidak pernah meminta untuk diciptakan dengan warna kulit tertentu, dari golongan, atau dari suku dan ras tertentu. Semuanya adalah anugerah yang diberikan Tuhan kepada umat manusia sejak lahir, dengan segala keanekaragaman yang ada di muka bumi ini. Lalu jika kita merendahkan orang lain dengan alasan warna kulit/ras, lalu siapa kita ini? Hak darimana?

Any comment?!

Loading image

Click anywhere to cancel

Image unavailable

Loading image

Click anywhere to cancel

Image unavailable

Jumat, 20 November 2009

Apa Maksud Balotelli?


Balotelli adalah seorang Milanisti? :konslet:Yupz, seperti yang dilansir oleh beberapa media bahwa Balotelli mengaku sebagai pengagum AC Milan yang tak lain adalah rival bebuyutan klub yang dibelanya saat ini, Inter Milan. Walau saudara sekota, tetapi kentara sekali rivalitas klasik antara AC Milan dan Inter Milan. Jika Balotelli mengaku sebagai pengagum klub di luar Italia, mungkin masih bisa dimaklumi. Tetapi ini beda dan bisa dibilang sungguh kontroversial. Apa maksud Balotelli mengeluarkan pernyataan seperti itu? Tidak mungkin dia hanya bertujuan untuk iseng. Apakah dia sudah mulai tidak nyaman menjadi bagian dari skuad I Nerazzuri? Apakah dia sudah merasa tidak cocok dengan sang allenatore, Jose Mourinho?:puppyeyes: Tak bisa dipungkiri, Balotelli hanyalah pemain cadangan. Maklum, dia masih muda, jadi wajar jika Jose belum memberi kesempatan lebih kepadanya.

Kenapa Milan yang Balotelli kagumi? Bukankah seharusnya seorang pemain menjadi pengagum klub yang sejatinya dia bela saat ini? Ataukah ada keinginan terpendam dalam benak Balotelli bahwa dia ingin menjadi bagian dari serdadu San Siro? Hanya Allah dan Balotelli yang tahu. :sombong:

Sebenarnya Balotelli terlalu berani untuk mengeluarkan statement tersebut. Bukankah dia bisa saja dikucilkan oleh rekan-rekannya karena telah mengagumi suatu klub yang rivalitasnya dengan Il Biscione tak perlu ditanya lagi. Bukankah hal itu bisa memicu konflik internal dan akan membuat dia tidak nyaman lagi berkostum biru hitam?


love:ngacir::love:ros

Minggu, 15 November 2009

Biru dan Merah Bersatu

Interisti Indonesia dan Milanisti Indonesia
by Sri Lestari

Interisti dan Milanisti, 2 poros fans suatu klub besar di Italia. Di Indonesia pun ada komunitas Interisti dan Milanisti. Inter Club Indonesia adalah komunitas pecinta Inter Milan di Indonesia sedangkan Milanisti Indonesia merupakan komunitas pecinta AC Milan di Indonesia. Rivalitas panas Milan dan Inter pun terasa hingga ke Milanisti dan Interisti di Indonesia. Tak jarang, mereka terlibat debat panas yang tak ada ujungnya. Hal itu bisa menimbulkan kebencian dan permusuhan.

Interisti jelas berbeda dengan Milanisti, khususnya untuk yang di Indonesia. Interisti Indonesia nampaknya solidaritasnya masih perlu diuji. Buktinya ada 2 komunitas Interisti di Indonesia, yakni ICI (Inter Club Indonesia) dan IN (Indonesia Nerazzura). Sepertinya ada ketidakcocokan antara ICI & IN. Interisti juga tidak senang melihat masa lalu dimana Milan masih jaya-jayanya dan Inter sedang terpuruk. Terlihat jelas sekali jika Interisti iri dengan prestasi Milan di masa lalu. Tetapi kini berubah. Keadaan berbalik. Saat ini Inter lebih digdaya daripada Milan.

Sedangkan Milanisti Indonesia, kekeluargaannya patut diacungi jempol. Rasa kekeluargaan yang tinggi, itu mungkin yang menjadi kebanggaan Milanisti Indonesia dan sering mereka dengung-dengunkan. Apa buktinya? Hanya ada 1 komunitas Milanisti di Indonesia yakni Milanisti Indonesia (MI) yang berdiri pada tahun 2003. Mereka juga tak henti mendukung Milan walau di saat Milan jatuh sekalipun. Berbeda dengan Interisti yang seolah bisu ketika Inter sedang terpuruk. Akhir-akhir ini saja mereka berani buka mulut karena Inter sedang jaya-jayanya. Oleh karena itu, Milanisti pun seolah tak mau melihat kenyataan saat ini karena Inter sedang berada di atas dan Milan dalam keadaan terpuruk. Milanisti hanya terbuai masa lalu dimana Milan sedan apik-apiknya.
Disamping ada perbedaan tentu ada persamaan. Milanisti Indonesia dan Interisti Indonesia sama-sama pecinta sepak bola Italia dan tentunya paham dengan gaya sepak bola Italia. Mereka juga sama-sama sering mengadakan nonbar saat klub masing-masing berlaga.

Gathering juga mereka lakukan untuk semakin mempererat hubungan antar anggota.


Bagaimana dengan Interisti dan Milanisti yang terdapat di negara aslinya Italia?
Sepertinya yang di Italia sulit dicari perbedaannya. Mereka sama sering menghujat klub bagi yang ultars. milanisti di sana tidak begitu loyal dengan Milan. 15.000 Milanisti Italia tak mau memperpanjang keanggotaannya. Yang mudah diamati adalah Interisti dan Milanisti yang terdapat di Indonesia.:senam::damn:starmen2men:konslet::nggaya::puppyeyes::love::konslet:

Entri yang Diunggulkan

Pria Ini Tidak Datang ke CFD. CFD-lah yang Datang Kepadanya

Sebuah kisah spiritual, olahraga, dan pengalihan arus lalu lintas Suasana CFD dadakan depan kosan Ada banyak hal aneh yang terjadi sela...