Selasa, 04 Juni 2013

Italia Belum Pernah Juara Tanpa Pemain Inter

Skuad akhir untuk Piala Konfederasi 2013. Dan lagi-lagi tak ada pemain Inter Milan dalam skuad Gli Azzurri. Pelatih Cesare Prandelli mencoret Andrea Ranocchia dari skuad. Ini untuk kali ketiga secara berturut-turut Italia tidak diwakili oleh satu pun pemain Inter. Sebelumnya tak ada pemain La Beneamata dalam Piala Dunia 2010 dan Euro 2012.

 Bagaimana hasilnya? Di Piala Dunia 2010, Italia selaku juara bertahan gagal lolos penyisihan grup. Pada Euro 2012 meskipun berhasil lolos ke final, pada akhirnya harus dipermalukan Spanyol 0-4. Sesuai namanya Internazionale memang lebih menginternasional dengan banyak pemain asing.

 Namun bukan berarti Inter tak pernah menyumbang untuk Italia. Faktanya no, Inter no party. Dari 5 turnamen besar yang dimenangkan Italia, semuanya ada kontribusi pemain Inter. Italia belum pernah juara tanpa pemain Inter.

 1. Piala Dunia 1934 

Dalam turnamen ini, Italia memiliki 4 pemain Inter yakni Luigi Allemandi, Armando Castellazzi, Attilio Demaria, Giuseppe Meazza. Meazza menjadi andalan utama pelatih Vittorio Pozzo dan sukses menyumbangkan dua gol. Sementara Allemandi begitu diandalkan di lini belakang.

 2. Piala Dunia 1938
Kali ini ada 5 pemain Inter yakni Giovanni Ferrari, Pietro Ferraris, Ugo Locatelli, Giuseppe Meazza, Renato Olmi. Meazza bertindak sebaai kapten tim. Peran Ferrari dan Locatelli juga begitu signifikan dalam membaa Italia juara untuk kali kedua.

 3. Piala Eropa 1968 Keberhasilan Italia merebut Piala Eropa satu-satunya hingga saat ini, tak bisa terlepas dari pemain Inter. Tercatat ada 4 pemain La Beneamata yang menghiasi skuat Ferruccio Valcareggi. Mereka adalah Tarcisio Burgnich, Angelo Domenghini, Giacinto Facchetti, dan Sandro Mazzola. Saat itu Facchetti bertindak sebagai kapten tim dan menjadi kunci rapatnya pertahanan Italia. Mazzola adalah sang kreator serangan di lini tengah.

 4. Piala Dunia 1982
Ada 5 pemain Inter yang membawa Italia menjadi juara dunia untuk kali ketiga. Pemain itu adalah Giuseppe Bergomi, Giampiero Marini, Ivano Bordon, Gabriele Oriali, dan Alessandro Altobelli. Bergomi adalah andalan Gli Azzurri di posisi bek kanan. Oriali diandalkan sebagi gelandang bertaha, Alobelli ikut mencetak 1 gol di partai final kontra Jerman Barat. 

5. Piala Dunia 2006
 Ini satu-satunya momen Italia juara yang saya saksikan langsung. Waktu Italia juara sebelumnya saya belum lahir, hehe. Di sini hanya ada satu pemain Inter yaitu Marco Materazzi. Namun peran dia begitu penting di partai final melawan Prancis. Dia mencetak gol penyama kedudukan dan juga mencetak gol saat adu penalti. Yang tak bisa dilupakan adalah provokasinya terhadap Zinedine Zidane. Meski tindakannya tak bisa dibenarkan, kartu merah yang diterima Zidane adalah salah satu kunci Italia bisa memenangkan pertandingan 

Satu lagi adalah Fabio Grosso. Meski masih tercatat sebagai pemain Palermo, namun dia sepakat bergabung dengan Inter setelah Piala Dunia. Peran Grosso begitu penting. Dia membuat Italia mendapat hadiah penalti saat melawan Australia, dan mencetak gol pembuka Italia di masa extra time saat melawan Jerman.

Minggu, 02 Juni 2013

Daftar 7 Tim Eropa Peraih Treble Winners

Sejarah tercipta di Olympiastadion, Berlin, Sabtu 1 Juni 2013. Bayern Munich memastikan diri sebagai tim Jerman pertama yang meraih treble winners atau tiga gelar dalam satu musim. Die Roten sukses menaklukkan VfB Stuttgart 3-2 dalam final DFB-Pokal.

Istilah treble merujuk jika suatu klub mampu meraih liga domestik, piala domestik, dan Liga Champions Eropa dalam satu musim. Gelar lain yang hanya terdiri dari satu atau dua pertandingan seperti Community Shield, Piala Super Eropa, Piala Super Italia, atau Piala Dunia Antarklub tak termasuk kategori treble.

Bayern tercatat sebagai tim ketujuh Eropa yang berhasil meraih treble. Goteborg (Swedia), Galatasaray (Turki), Liverpool (Inggris), Porto (Portugal), dan CSKA Moskow (Rusia) juga sempat meraih tiga gelar dalam semusim. Namun trofi Eropa yang mereka menangkan adalah Liga Europa bukan Liga Champions.

Berikut daftar 7 tim elit Eropa yang pernah meraih treble:
1. Glasgow Celtic musim 1966-67

Glasgow Celtic musim 1966-67

Tim Eropa pertama yang sempat meraih treble adalah Glasgow Celtic. Klub asal Skotlandia ini meraihnya pada musim 1966-67. Celtic sanggup meraih Scottish Football League, Scottish Cup, dan Liga Champions (masih bernama European Cup atau Piala Champions) pada saat itu.

Bermaterikan pemain seperti Stevie Chalmers, Jimmy Johnstone, Bobby Lennox, dan Billy McNeill, Celtic tak terbendung di kompetisi domestik dan Eropa. Di final Piala Champions, Celtic sanggup menjungkalkan jagoan Italia, Inter Milan dengan skor 2-1.

Musim itu Celtic bukan hanya meraih tiga gelar. Tim yang dilatih Jock Stein ini juga berhasil meraih Scottish League Cup dan Glasgow Cup.

2. Ajax Amsterdam musim 1971-72

Ajax tercatat sebagai tim kedua Eropa yang meraih treble. Dimotori pemain legendaris, Johan Cruijff, raksasa Belanda ini memang begitu disegani pada musim 1971-72. Tim yang dilatih Stefan Kovacs ini berhasil meraih Eredivisie, KNVB Cup, European Cup dalam satu musim.

Di final European Cup, Ajax sukses menaklukkan Inter Milan 2-0. Johan Cruijff mencetak dua gol de Amsterdammers dalam laga yang berlangsung di Feijenoord Stadion, Rotterdam. Ini disebut-sebut sebagai puncak kesuksesan "total football".

3. PSV Eindhoven musim 1987-88
Tim Belanda lainnya, PSV Eindhoven menyusul jejak Ajax pada musim 1987-88. PSV memang begitu tangguh musim itu dengan generasi emasnya, yakni Ronald Koeman, Eric Gerets, Soren Lerby, dan Wim Kieft. Ditambah polesan tangan dingin pelatih Guus Hiddink, PSV sukses mengumpulkan gelar Eredivisie, KNVB Cup, European Cup dalam satu musim.

Di final European Cup, PSV sukses menaklukkan raksasa Portugal, Benfica 6-5 lewat adu penalti. Sebelumnya kedua tim bermain imbang 0-0 dalam 120 menit. Lima pemain PSV musim tersebut berhasil membawa Belanda menjuarai Piala Eropa 1988.

4. Manchester United musim 1998-99


Musim 1998-99 adalah musim bersejarah bagi Manchester United. Di musim ini, mereka berhasil mencatatkan sejarah sebagai satu-satunya tim Inggris yang meraih treble hingga saat ini.

MU yang diperkuat pemain-pemain seperti David Beckham, Ryan Giggs, Dwight Yorke begitu menakutkan. Mereka menyabet Premier League, Piala FA, dan Liga Champions.

Final Liga Champions musim 1998-99 tak akan pernah dilupakan sepanjang sejarah. Laga yang berlangsung di Camp Nou itu berlangsung sangat dramatis. Dua gol kemenangan Setan Merah dicetak oleh Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer di masa injury time.

5. Barcelona musim 2008-09

Di bawah tangan dingin Pep Guardiola, Barcelona menjelma menjadi kekuatan yang menakutkan. Thierry Henry, Lionel Messi, dan juga Samuel Eto'o menjadi kunci kekuatan raksasa Catalan ini meraih treble musim 2008-09. Gelar La Liga, Copa Del Rey, dan Liga Champions berhasil diraih mereka musim itu. Kemenangan 2-0 atas Manchester United di final Liga Champions menyempurnakan musim Barca saat itu.

Barcelona juga mencatat sejarah sebagai satu-satunya tim sepakbola yang meraih sextuple atau 6 gelar sepanjang satu tahun. Pada 2009, Alzugranas juga berhasil meraih Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub.

6. Inter Milan musim 2009-10

Inter Milan musim 2009-10

Hanya semusim setelah sukses Barcelona, tim Eropa lain kembali berhasil mencatatkan prestasi treble. Inter Milan yang diasuh oleh Jose Mourinho berhasil mencapai prestasi fenomenal ini.

La Beneamata berhasil meraih gelar Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions dalam satu musim. Sepasang gol Diego Milito di final Liga Champions membuat Inter menaklukkan Bayern Munich 2-0. Hingga kini, Inter tercatat sebagai satu-satunya tim Italia yang meraih treble.

Catatan lain berhasil diraih oleh Samuel Eto'o. Striker timnas Kamerun ini berhasil menjasi pemain pertama yang sanggup meraih treble berturut-turut dengan 2 tim yang berbeda. Semusim sebelumnya Eto'o meraihnya bersama Barcelona.

7. Bayern Munich musim 2012-13

Bayern Munich juara Liga Champions 2012/2013

Musim 2012-13 ini menjadi musim bersejarah bagi Bayern Munich. FC Hollywood berhasil memastikan gelar Bundesliga saat kompetisi masih menyisakan 6 pertandingan.

Armada Jupp Heynckes berhasil meraih agregat sangat telak di babak perempat final dan semifinal Liga Champions. Juventus disingkirkan dengan agregat 4-0, sementara Barcelona didepak dengan agregat 7-0.

Di partai final Liga Champions, Die Roten berhasil mengalahkan tim sesama Jerman, Borussia Dortmund dengan skor 2-1. Musim Bayern menjadi sempurna setelah mengalahkan VfB Stuttgart 3-2 di final DFB-Pokal dini hari tadi. Die Roten menjadi tim Jerman pertama yang meraih treble.

Ini juga menjadi kado perpisahan yang indah untuk pelatih Jupp Heynckes yang akan digantikan Pep Guardiola musim depan. Hal yang terjadi dengan Bayern mirip dengan Inter pada 2010. Saat itu Inter juga ditinggalkan oleh Jose Mourinho yang sukses mempersembahkan treble.

Jumat, 03 Mei 2013

Wembley, I'm Coming!

Impian itu akhirnya tercapai. Saya bisa menyaksikan secara langsung final kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa, Liga Champions. Ya, saya bakal nonton langsung di Stadion Wembley partai final yang mempertemukan dua tim asal Jerman, Bayern Munich dan Borussia Dortmund. Der Klassiker!

Kisah ini bermula di Gandaria City, 11 April 2013. Saat itu saya mendapatkan tugas liputan Champions League Trophy Tour. Lumayan bisa foto bareng trofi Liga Champions, dapet foto ama Christian Karembeu juga.



Nah saat itu panitia memberikan kode unik yang katanya bisa mengantarkan nonton final Liga Champions di Wembley. Normalnya, untuk mendapatkan kode itu harus beli Heineken dulu. Tapi saya bisa langsung dapat kodenya karena ikut konferensi pers. Nah, saya lalu mengaktifkan kode itu di www.heineken.com/ucl.

Nama kompetisinya Heineken Check in to Win. Setelah itu dapet email yang katanya harus foto dengan gambar trofi Liga Champions yang ada di attach email. Sekaligus harus check in di Cilandak Town Square. Tapi saya pikir, “ah males ah harus foto segala. Harus di Citos segala lagi. Siapa yang motoin ntar.”

 Tapi beberapa hari kemudian, panitia menelepon saya. Katanya gpp ga usah di Citos juga, asal check in di foursquare. Ya weslah, iseng-iseng aja, ga terlalu berharap juga. Saya mikirnya agar memenuhi syarat aja deh. Nah akhirnya saya foto di depan apartemen saya aja, Apartemen Taman Rasuna. Yang motoin ibu saya, kebeneran lagi main ke Jakarta. Ini fotonya.   Sebelumnya saya nanya dulu "Bu ini yang ngadain bir gpp?" Kata ibu ga masalah asal kita ga minum birnya.

Mungkin karena yang memfoto adalah Ibu saya, jadi membawa berkah. Mungkin juga berkat jersey Inter yang dipakai saya. Beberapa hari kemudian tepatnya tanggal 30 April, panitia menelepon saya. Katanya saya salah satu pemenangnya dan akan berangkat ke Wembley.. Wow, Wembley, I’m coming!!

Ada hal unik juga sih. Sebenarnya saya berencana ke Jerman dengan program Aup Air atau homestay ke Jerman. Ini batasnya sampai usia 25 tahun atau 27 Mei 2013. Tapi sampai sekarang belum ada kabar aja, keluarga di Jerman kebanyakan ingin yang perempuan. Ya tak apalah. Tidak ke Jerman tapi bisa ke Inggris dan menyaksikan 2 tim Jerman.

“Sebenarnya saya ingin ke Jerman. Namun tiba-tiba pesawat yang saya tumpangi berbelok ke Inggris. Dan di sana ada dua tim asal Jerman.”

Ini kali kedua saya naik pesawat terbang, sebelumnya waktu bayi masih 3 bulan ke Palu ga inget apa-apa hehe.. Ini yang pertama saya ke luar negeri. Moga di sana ga ndeso :D

Bicara soal keberuntungan, ini bukan kali pertama saya menang kuis atau undian. Cuma mungkin ini hadiah yang terbesar. Saat jaman SMP dan SMA, saya sering banget menang kuis kecil-kecilan gitu di Fantasi, Hoplaa, Majalah Orbit, dan lain-lain. Paling yah hadiah kaos gitu.

Waktu SD, saya pernah menang lomba mewarnai dapet hadiah walkman. Waktu SMA, saya pernah dapet hadiah DVD pas acara Samsung 10 km (acara lari). Jam dinding pas doorprize pernah juga. Terus apa lagi ya? Hhe..

Ya begitu lah, yang jelas saya mau ke Wembley. Berangkat tanggal 23 dan pulang tanggal 26. Semoga lancar, selamat sampai sana dan kembali pun selamat sampai Tanah Air.



......Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.... ( Q.S.65 ;2-3)

Update dikit
Waktu pertama kali ketemu semua pemenang, ditanya bagaimana awal menang kuis. Yang lain cerita proses unik fotonya, dan lain-lain. Serius semua. Dan giliran saya, saya bilang "Saya mah sebenernya ga niat da" HhAHAHAHAA. Polos amat ya.

Pada akhirnya, saya dan rombongan gagal berangkat ke Wembley, karena visa tidak selesai sebelum laga final. Tapi berangkat ke London ya tetap. Ya ga masalah lah, belum tentu bisa ke London lagi hehe.

Ini artikel perjalanan saya ke London:
1. Kisah Shalat dan Muslim di London
2. FC Internazionale ada di Stamford Bridge, Anfield, Wembley
3. Menikmati Sihir Hogwards di Museum Harry Potter
4. Pengalaman Berkunjung ke 5 Stadion di Inggris

Sabtu, 27 April 2013

Mengenang Ceramah Uje: Pemabuk Juga Pasti Ingin Masuk Surga

Sosok rendah hati dan bijaksana itu telah tiada. Ustad Jeffry Albuchori  atau yang biasa disapa Uje telah meninggalkan kita semua. Jumat dini hari, 26 April 2013, Uje mengalami kecelakaan motor di kawasan Pondok Indah Jakarta Selatan.

Indonesia berduka. Banyak yang mengidolakan sosok ustad gaul ini. Isi ceramahnya begitu mengena dan mudah untuk diterima. Terkadang diselipi humor namun tetap mengena.

Alhamdulillah saya pernah menyaksikan ceramah beliau secara langsung. Saat itu di masjid Al Bakrie, Rasuna Epicentrum, 24 Januari 2013. Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Uje sanggup mengemas ceramah dengan begitu interaktif dan menyenangkan.

Isi ceramah beliau saat itu masih lekat dalam ingatan saya. Ya, entah mengapa saya begitu ingat semua apa yang disampaikan beliau saat itu. Padahal kalau khutbah Jumat, beberapa jam yang lalu pun saya sudah lupa hehe.

Hadirin yang datang saat ceramah itu sebagian besar ibu-ibu dan ada juga anak-anak. Bukti Uje memang bisa diterima oleh semua kalangan.  Di tengah-tengah ceramah Uje melontarkan pertanyaan pada hadirin “Di sini siapa yang ingin masuk surga?”

“Semua orang juga ingin masuk surga. Malah pemabuk yang lagi sakau juga pasti ingin masuk surga. Ini cerita aja, temen. Bukan gue. Eh iya deh iya gue,” kata Uje.

“Ada temen lagi mabuk nanya ke temennya,” kata Uje dalam ceramah itu.

“Eh lu mau masuk neraka atau surga? Kata temen yang lagi sakau,”

“Ya gue walau gini juga mau masuk surga cooy, hikk,” Uje menirukan orang yang sedang mabuk.

Yah begitulah Uje. Dalam ceramah apa adanya. Namun begitu mudah diterima. Saat itu beliau bercerita sedikit mengenai masa lalunya yang kelam, yang sempat akrab dengan kehidupan malam.
Oh iya dalam ceramah itu juga Uje bercerita mengenai sosok Nabi Muhammad SAW. Nabi yang begitu mulia yang semua orang mencintainya dengan suri tauladan luar biasa.

Uje melontarkan pertanyaan pada hadirin, “Nabi Muhammad suka bohong atau tidak?” Hadirin menjawab serentak,” Tidak.” Kalau Uje??? Kata hadirin,”Sukaaaa..”

“Pengorbanan Rasulullah itu begitu luar biasa. Saat itu beliau sampai dilempari kotoran, dihina. Dakwah begitu berat. Kalau sekarang? Enak. Uje datang, disambut... Ujee... Tapi jangan nanti pas keluar dilemparin sepatu ya,”

Selamat jalan Uje. Semoga Engkau mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aaamminn..

Jumat, 26 April 2013

Bundesliga Kawah Candradimuka Pemain Asia

Penulis: Adrian Ratmadi. (twitter @adrian_R)

Kesuksesan dua tim Budesliga atau liga Jerman menembus semifinal Liga Champions dan sukses dalam leg 1 semifinal kompetisi para jawara di Eropa itu membuktikan bahwa kualitas Bundesliga tidak bisa di pandang sebelah mata. Selama ini banyak sekali orang yang menganggap kompetisi sepak bola di Jerman berada di bawah kompetisi sepak bola negara tetangga meraka seperti Inggris, Spanyol dan Italia.

Sekarang faktanya dua tim dari Bundesliga sukses menaklukkan dua tim dari La liga dengan skor yang cukup besar. Itu dapat memberi gambaran bahwa Bundesliga memiliki kualitas yang tidak bisa dianggap sebelah mata. Selain itu iklim kompetisi yang ketat mengharus seluruh peserta Bundesliga siap dan sigap dalam menjalani roda kompetisi yang berputar setiap minggunya.


Melihat dari fakta diatas tak heran beberapa negara asia seperti korea selatan,jepang,Australia,arab Saudi dan Filipina “menyekolahkan” pemain nya di Bundesliga. Iklim kompetisi yang ketat dan disiplin tingkat tinggi menjadi daya tarik negara asia tersebut untuk mengirim pemain nya ke klub-klub yang berkompetisi di Bundesliga,negara yang paling banyak mengirim pemain nya ke kompetisi Bundesliga adalah korea selatan dan jepang.

Kedua negara tersebut memang sejak lama mempercayakan Bundesliga menjadi “Kawah Candra Dimuka” bagi pemain-pemain nya agar menjadi pemain yang professional dan berskill layaknya pemain eropa terutama jerman.  Shinji Kagawa pemain jebolan Bundesliga yang sekarang  bermain di Manchester United merupakan contoh sukses nya Bundesliga menepa bakat-bakat dari negara asia.
Untuk musim kompetisi 2012-2013 (yang sebentar lagi berakhir) tercatat beberapa pemain asia sudah menjadi tulang punggung klub-klub Bundesliga bahkan ada yang masuk kedalam jajaran pencetak gol terbanyak.Beberapa pemain asal negara asia yang musim ini bersinar di Bundesliga diataranya adalah :

1. Hiroshi Kiyotake,pemain kelahiran tahun 1989 ini menjadi pemain dari negara asia yang masuk jajaran pemain yang memberikan umpan terbanyak di Bundesliga bersama dengan Thomas Müller dan Franck Ribery dari FC Bayern Munich dengan 10 assist. Pemain asal Jepang yang bermain di 1.FC Nuremberg ini menjadi motor serangan dari klub yang bermarkas di Grundig Stadion yang mempunyai kapasitas 48,553 penonton.

2. Heung Min Son,pemain yang berasal dari negara Korea Selatan kelahiran tahun 1992 ini menjadi pemain asia tersubur dalam urusan mencetak gol. Penyerang asal Korea Selatan yang bermain di klub Hamburger SV ini sudah mencetak 11 gol dan menempati posisi ke-9 dalam jajaran pencetak gol terbanyak di Bundesliga musim kompetisi 2012-2013.

Selain pemain-pemain diatas tadi masih banyak pemain asal negara asia yang mempunyai peran penting di klub-klub peserta Bundesliga seperti Hajiime Hosogai pemain bertahan asal jepang yang bermain di Bayern 04 Leverkusen,Hirosi Kiyotake pemain tengah yang bermain di  1.FC Nuremberg , Cha Du-Ri pemain bertahan asal korea selatan yang bermain di Fortuna Dusseldorf dan masih banyak lagi yang lainnya.

Tidaklah mengherankan bagaimana tim nasional Jepang dan Korea Selatan menjadi macan asia karena pemain nya di tempa di kompetisi-kompetisi eropa terutama Bundesliga yang memiliki iklim kompetisi yang ketat dan disiplin tingkat tinggi yang di terapkan klub-klub professional di sana. Selain itu sarana dan pra sarana di Jerman terkenal lengkap dan canggih,selain penerapan sport sains yang baik sehingga seluruh kebutuhan pemain baik yang berupa kebutuhan dalam bidang teknik permainan, gizi dan lain-lain nya terjaga dengan baik dan benar.

Semoga suatu saat ada pemain yang berasal dari Indonesia yang bisa sukses menimba ilmu di Bundesliga dan menjadi pemain professional yang berkualitas dan bisa menjadi kebanggan seluruh rakyat Republik Indonesia.

Minggu, 21 April 2013

5 Tahun Kumaha Anjeun

Tepat 5 tahun lalu blog ini hadir. Tak terasa 5 tahun telah berlalu dan Alhamdulillah saya masih eksis di blog ini. Yah mungkin di saat orang lain yang dulu sempat mengurus blog sudah malas meng-update blognya.

Yah karena lagi ultah mau flashback dikit deh.

Blog ini dibuat saat saya masih duduk di bangku kuliah di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. Tujuan awal bikin blog ini adalah share aja mengenai tulisan saya yang numpuk di hardisk komputer.

Nama blog ini saya sengaja cari yang khas Sunda. Kumaha Anjeun yang jika diterjemahkan secara harfiah berarti gimana kamu atau terserah Anda. Di sini ada akronim juga yakni Kumpulan Catatan dan Artikel antara Inter Milan dan Persib Bandung.

Yup dua tim favorit saya, Inter dan Persib yang sama-sama punya warna kebesaran biru. Namun akhirnya banyak juga tulisan di luar itu, terutama mengenai pemain bola Islam karena menurut saya pembahasan ini menarik juga.

Seiring berlalunya waktu, saya jadi tidak terlalu sering update juga. Faktor pertama, sekarang saya kerja di VIVAbola yang udah tiap hari nulis. Masa udah kerja nulis, pas senggang nulis juga, kan jenuh juga hehe. Mending cari yang seger-seger di lobi. #eh

Terus saya juga udah sering nulis di Twitter @luzman_karami dan @LoGueInteristi. Yah intinya emang rada males update ;D

Tapi Alhamdulillah sih masih sering update walau ga sesering dulu dan masih ada juga pengunjungnya.

DAN tepat hari ini 21 April 2013, saya dapat kado istimewa.

Inter menang tepat di hari ultah blog ini. Menang 1-0 atas Parma. Grazie Inter.

Prestasi Inter saat ini memang sedang menukik. Inter sudah tak setangguh dulu. Mungkin ada banyak faktor, sperti pembelian pemain yang kurang pas, dan juga banyaknya pemain yang cedera. Inter juga belum menemukan sosok pengganti yang tepat setelah ditinggalkan Jose Mourinho.

Sehari sebelumnya, Persib menang juga dengan skor yang sama 1-0, atas Parma. Benar-benar sesuatu. Sama-sama 1-0 yang cetak gol sama-sama botak, Sergio van Dijk dan Tommaso Rocchi.

Kalau untuk Persib kelemahan mendasar adalah tak punya mental bagus saat tandang. Persib baru sekali menang tandang lawan Pelita Bandung Raya, itu juga sebenarnya di kandang karena main di Siliwangi.

Yah seperti itulah analisis singkat saya di hari ultah ini.

Grazie untuk semua pengunjung Kumaha Anjeun yang setia sehingga blog ini berusia 5 tahun.

Sabtu, 13 April 2013

Brief für Familie in Deutschland (Aupair Programm)

 Liebe Gastfamilien,
                Ich heiβe Luzman Rifqi Karami. Man kann mich Luzman nennen. Ich bin 24 Jahre alt. Jetzt arbeite ich als Sport Journalist beim VIVAnews, ein Online-Portal in Jakarta. Ich habe Kommunikation im Jahre 2011 an der Unpad studiert.
                Ich komme aus Bandung, eine bekannte Stadt in Indonesia. Jetzt bin ich wohne in Apartemen Taman Rasuna (eine Wohnung in Jakarta) Turm 18 Süd Unit 29H. Mein Vater ist eine Angesstelter beim Arutmin (eine Privatfirma in Jakarta). Ich lebe mit meinem Vater in die Wohnung, aber meine Mutter wohnt in Bandung mit meinem Bruder und meiner Schwester. Mein Bruder und meine Schwester studieren an der Universitas Padjadjaran.
Meine Hobbys sind Artikel schreiben, Fuβball sehen, Rad fahren, und Buch lesen. Meine Lieblingsmannschaft ist Inter Mailand, ein italienischer Fußballverein aus Mailand. Ich weiß auch den Fußballverein in Deutschland zum Beispiel Bayern München, Schalke 04, und Borussia Dortmund. Die Katze gefält mir. Meine Familie haben fünf Katzen in Bandung.
                 Ich spiele gern mit den Kindern und spiele oft mit meinen Cousinen in Jakarta. Sie sind Naufalfalah Yugi Pranoto (14 Jahre alt), Mazayahalwa Erta Pranoto (10 Jahre alt), und Nayla Hanania Pranoto (5 Jahre alt). Unsere Hobbys sind Schwimmen, Fernsehen, ins Kino gehen, Fuβball spielen, Ratespielen, und so weiter.
                Wenn ich Aupair programm als Aupair-Jugend in Deutschland folgen, möchte ich mein Deutsch verbessern, neue Kultur wissen und Erfahrungen wissen, und neue Freunde kennen lernen. Ich möchte auch mit den neun deutschen Kindern spielen und ich möchte Fuβball sehen in das Stadion.  Ich habe eine Planung an der Universität deutschen zu studieren.
                Ich warte auf Ihre positive Antworten und möchte gerne als einen Teil vor Ihrer Familie werden.  Ich danke Ihnen für Ihre Aufmerksamkeit.

Liebe Grüβe aus warmen Land, Indonesien


Luzman Rifqi Karam

Entri yang Diunggulkan

Pria Ini Tidak Datang ke CFD. CFD-lah yang Datang Kepadanya

Sebuah kisah spiritual, olahraga, dan pengalihan arus lalu lintas Suasana CFD dadakan depan kosan Ada banyak hal aneh yang terjadi sela...