Minggu, 27 September 2009
the jak, anjing, orange, kucing, biru, viking, indralayang
aku menutup diri di kamar. hanya bapakku yg boleh masuk.
saat itu bapakku memakai baju orange.
di luar ada suara anjing.
aku teringat di indralayang begitu banyak anjing.
aku tak suka anjing. aku suka kucing.
namun anjing dan kucìng sama2 makhluk Allah.
aku bingung melihat anjing dan orange bersamaan. secara tidak sadar aku berteriak, "the jak anjing!"
lalu aku melihat kasur berwarna biru. aku teringat persib, persija, orange,biru,the jak, viking. campur aduk dalam otak.
mengapa semua hrs bermusuhan? astagfirulahaldzim. kadang manusia sering berpikir sempit. semuanya sama, ciptaan allah!
kalo the jak anjing berarti viking kucing. sama-sama binatang.
sama2 egois dan tak ada yg benar.
maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan?
wallahu alam bissawab
Selasa, 15 September 2009
Mundurlah, Maradona!!!!!
Siapa yang paling bertanggung jawab atas hasil-hasil buruk Argentina? Tak lain dan tak bukan adalah sang legenda hidup Argentina itu sendiri, Diego Armando Maradona. Maradona yang dulu begitu dipuja berkat karena begitu berjasa membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia 1986. Begitu dikenang karena aksinya saat melawan Inggris. “Hand of God” yang begitu kontroversial dan gola kedua yang disebut sebagai “Goal of Century” setelah melewati enam pemain Inggris sebelum menceploskan bola. Aksi yang luar biasa yang sulit dicari tandingannya saat ini.

prestasi maradona dulu hanya tinggal kenangan
Namun saat beralih profesi menjadi pelatih Argentina bakat alam Maradona sebagai pemain tidak terlihat. Sebagai pelatih Maradona tampaknya tidak bisa mengatur ego para pemain bintang Argentina, Di bawah Maradona enath mengapa permainan gemilang para pemain di klubnya masing-masing langsung menguap begitu saja. Bagaimana mungkin seorang Lionel Messi yang begitu luar biasa saat level klub seperti anak kecil yang baru belajar bermain bola saat dilatih oleh Maradona!!
Bagaiman a mungjkin Argentina bisa bertekuk lutut dengan skor 6-1 melawan Bolivia. Walaupun itu sudah diprediksi karena ketinggian La Paz tetntunya tak ada yang menyangka skornya bisa setelah itu dan menjadi kekalahan terbesar sepanjang sejarah sepakbola Argentina. Bagamana mungkin argentina bermain tanpa hati melawan Brazil yang notabene smusuh bebuyutan dan kalah 3-1. Bagaimana mungkin Argentina bisa berda di posisi kelima zona Amerika latin hanya zona play off itu pun Masih belum aman!!! Siapa yang salah??? MARADONOO!!! UPS maradona..
Dulu Maradona sudah dianggap dewa saat menjadi pemain namun saat menjadi pelatih ia justru banyak didesak untuk mundur. Menurut saya Maradona saat ini sedang mempertaruhkan nama besarnya. Lebih baik dia mundur menyelamatkan harga dirinya, daripada tetap di posisi sekarang lalu Argentina gagal lolos public Argentina tentunya lebih mengingingat kegagalan ini dibandingkan kisah suksenya dulu. Maradona kini bukan dewa lagi. Ia lebih pantas melatih tim Divisi Utama Liga Indonesia.
Senin, 31 Agustus 2009
Milan Sudah, Next Barcelona!
Toh ternyata tujuh trofi itu tak berarti apa-apa bagi Milan. Hal itu tercermin dari derby della madoninna di Stadion Giuseppe Meazza (30/8). Inter unggul segala-galanya atas Milan, seolah-olah mengajari cara bermain sepak bola kepada rival sekotanya itu. Inter tampil sempurna sebagai tim kelas dunia, sedangkan Milan terlihat mirip dengan kesebelasan tarkam yang tampil di Desa Indralayang. (mentang-mentang baru KKN di Indralayang)
Empat gol yang dicetak Thiago Motta, Diego Millito, Douglas Maicon dan Dejan Stankovic membuat Milan yang bertindak sebagai tuan rumah begitu tak berdaya. Wesley Sneijder yang baru didatangkan dari Madrid pun tampil memukau. Permainan Inter begitu hidup. Kepergian Zlatan Ibrahimovic sungguh tak terasa. Justru kini Inter tampil sebagai sebuah tim. Berbeda saat masih ada Ibra, di mana aliran bola selalu tertuju kepada Ibra seorang.

Melihat penampilan yang tanpa celah seperti itu tampaknya Inter tak perlu takut menghadapi Barcelona tanggal 16 September mendatang. Seperti yang kita ketahui Inter berada di grup F bersama Barcelona, Dinamo Kiev, dan Rubin Kazan. Barcelona merupakan unggulan utama Liga Champions kali ini. Sukese meraih 5 gelar yakni Liga BBVA, Piala Raja Spanyol, Piala Super Spanyol, dan Piala Super Eropa.
"Tim ini harus bermain dengan karakter kuat, apalagi saat berlaga di Liga Champions dan bertemu Barcelona. Kami harus mengulangi atau bahkan melebihi performa di hari ini," kata Mourinho.
Mourinho tak lupa memberkan semangat pada pelatih Milan, Leonardo. "Saya katakan pada Leonardo untuk tetap percaya diri dan hidup terus berlanjut, karena timnya juga bermain bagus," pungkasnya.
Nilai Plus Inter
Hal yang paling disorot dalam laga Inter-Barca adalah reuni Eto’o melawan Barcelona dan Ibrahimovic melawan Inter. Melihat laga yang sudah dilakoni kedua tim, tampaknya Eto’o sudah mulai padu dengan permainan Inter, sedangkan Ibra masih belum menemukan permainan terbaiknya. Di Piala Super Eropa pun Ibra digantikan oleh Pedro Rodriguez yang akhirnya menjadi penentu kemenanagan Barca. Belum satu gol pun yang dicetak Ibra, berbeda dengan Eto’o yang justru sudah mencetak dua gol.
Selain Eto’o, Inter memiliki Thiago Motta yang juga pernah bermain bersama Blaugrana. Jangan lupakan pula Wesley Sneijder, mantan pemain Madrid yang sudah beberapa kali bersua Barcelona.
Satu lagi yang tak boleh dilupakan adalah sosok Jose Mourinho. Saat menjadi pelatih Chelsea ia sudah 6 kali bersua Barcelona di Liga Champions. Setidaknya Mourinho tahu bagaimana cara mengatasi Barcelona walaupun kini harus datang dengan tim yang berbeda.
Tak sabar rasanya menunggu Inter vs Barcelona. Moga skor 4-0 untuk kemenangan Inter kembali terulang. Angka 0 dan 4 kini menjadi wallpaper dalam handphone ku dan menjadi penghias mimpi indahku.

Bagaimana prediksi Anda??
big match sebelum lebaran: Inter vs Barcelona
Selasa, 25 Agustus 2009
Mereka Tetap Berpuasa
1. Mahammadou Diarra, Lassana Diarra, Karim Benzema (Madrid)
Bintang Real Madrid Lassana Diarra, Mahamadou Diarra dan Karim Benzema tidak melupakan kewajiban menjalankan ibadah puasa. Menurut harian AS, meski berpuasa mereka tetap serius menjalani program latihan.
Klub juga memberi dukungan bagi para pemainnya yang menjalani puasa. Dokter tim telah mendesain program sedemikian rupa sehingga pemain yang berpuasa tidak mengalami dehidrasi karena cuaca yang panas di Spanyol.
Program latihan itu juga tidak membuat mereka menjadi lemah atau mengalami cedera. Hanya, mereka akan mengalami penurunan berat badan. Menurut dokter tim hal tersebut masih normal karena mereka tengah berpuasa.
Bulan puasa juga tidak berpengaruh besar pada kompetisi Primera Liga Spanyol. Selama bulan suci bagi umat Islam itu, Madrid hanya menjalani tiga pertandingan melawan Deportivo la Coruna, Espanyol dan Xerez.
Hebatnya walaupun sedang berpuasa mereka bertiga tampil apik dalam laga persahabatan bertajuk Trofeo Santiago Bernabeu menghadapi Rosenborg (25/8). Dalam pertandingan yang berkesudahan 4-0 untuk Madrid itu Lass mencetak 1 gol, dan Benzema bahkan sanggup mencetak 2 gol. Terbukti puasa tidak menjadi halangan bagi mereka.

2. Sulley Ali Muntari
Pemain asal Ghana ini terkenal sebagai Muslim yang taat. Setiap mencetak gol ia selalu melakukan selebrasi sujud syukur. Ibadah puasa pun tetap ia jalani termasuk saat Inter ditahan Bari 1-1. (23/8)
Hal yang membuat Mourinho mengganti Muntari dengan Balotelli pada pertengahan babak pertama. Muntari terlihat sangat kelelahan. Mungkin fisiknya masih belum terbiasa menjalankan puasa sambil bertanding.
"Muntari punya masalah fisik karena berpuasa, mungkin cuaca panas ini tak memungkinannya berpuasa sambil bertanding," ujar Mourinho.
Laga derby melawan Milan nanti dapat menjadi pembuktian Muntari bahwa puasa tidak mengganggu kondisi fisiknya. Apalagi derby akan dilaksanakan malam hari setelah berbuka puasa.

3. Fredrick Kanoute
Striker Sevilla Freddie Kanoute menilai ibadah puasa di bulan Ramadhan tak menghalanginya untuk beraktifitas dan bermain sepakbola.
"Kadang memang terasa berat tetap berpuasa karena di Spanyol bagian selatan sangat panas, tapi, Alhamdulillah, aku bisa terus melakukannya."
"Banyak sekali pesepakbola muslim yang tak banyak orang tahu di Inggris, Spanyol, Prancis atau kompetisi di negara lain. Tapi menjaga keyakinan dan berpuasa Ramadhan adalah bukanlah sesuatu yang harus diungkapkan kepada dunia," jelas Kanoute.
"Secara pribadi, menjalankan tuntunan agama membantuku dalam bersepakbola dan sepakbola juga ikut membantuku tetap sehat dan menguatkanku. Tak ada konflik karena orang yang tahu tentang Islam, mereka tahu bahwa ibadah puasa itu malah menguatkan mereka yang menjalaninya, dan tidak malah melemahkan kaum Muslim."

4. Abdelkader Ghezzal (Siena)
Striker Siena asal Aljazair, Abdelkader Ghezzal, memilih untuk berpuasa hanya pada hari-hari istirahatnya. Musim panas di Italia saat ini mencapai temperatur 40 derajat celcius. Apalagi kompetisi Serie A baru dimulai. Kekuatan fisik dan naluri kompetitif sangat dibutuhkan untuk awal musim seperti ini.
"Aku memilih berpuasa pada hari istirahat, saat tak ada pertandingan atau latihan," ujar Ghezzal kepada AFP.
"Aku selalu menjalankan ibadah Ramadan, tapi aku harus mengubah kebiasaan itu demi alasan kesehatan sejak tahun pertama menjadi pemain profesional."
"Aku pernah berpuasa saat membela Crotone, tapi setelah dua pekan, aku merasa sakit dan terpaksa menghentikannya."
Ghezzal mengungkapkan, tak semua pemain memilih cara yang sama seperti dirinya. Bekas rekan setim yang kini membela Genoa, Houssine Kharja, tetap berpuasa kecuali pada hari pertandingan.
"Kharja, rekan setimku di Siena musim lalu yang sekarang di Genoa, berpuasa secara penuh, kecuali pada hari pertandingan," ujarnya.
5. Eric Abidal, Seydou Keita, Yaya Toure (Barcelona)
Ketiga pemain Barcelona ini kompak menyatakan menunda sebagian puasanya. Setiap dua hari sebelum pertandingan, mereka memutuskan tidak berpuasa.
“Itu pilihan logis bagi kami karena kami tak ingin tampil seadanya unruk Pep Guardiola. Kami tidak akan berpuasa dua hari menjelang pertandingan. Selebihnya kami akan berpuasa seperti biasa,” ucap Keita.
Selain sibuk berlatih bersama skuad El Barca mereka sudah siap dengan kesibukan lain bersama komunitas Muslim di Catalonia. Selama Ramadhan ini mereka akan mengadakan buka puasa bersama dengan kaum muslim, terutama yang hidupnya kurang beruntung.
***
Contoh yang luar biasa dari para pebola. Mungkin bisa menambah semangat kita dalam menjalani shaum di bulan Ramadhan ini. Puasa jangan pernah dijadikan halangan untuk beraktifitas.
sumber:
- www.goal.com
- harian tribun jabar
Sabtu, 22 Agustus 2009
Scudetto Kembali Milik Inter?
Melihat materi tim yang ada, Inter dan Juventus layak disebut sebagai unggulan utama. Beberapa rumah taruhan dan juga pengamat memprediksi Inter dan Juve akan bersaing ketat untuk meraih scudetto. Inter walaupun harus kehilangan Ibrahimovic, memperoleh tenaga baru yakni Samuel Eto’o dan Diego Millito. Juventus dengan Felipe Melo dan Diego tentunya dapat menjadi ancaman. Ditambah Juventus meraih beberapa hasil positif di ujicoba, mengalahkan Madrid dan juga menjadi juara Trofeo TIM.
Sedangkan Milan tampaknya harus melupakan mimpinya meraih scudetto. Hengkangnya Carlo Ancelloti dan Kaka, serta pensiunnya Maldini membuat kekuatan tim yang pernah menjuarai Liga Champions 7 kali ini menjadi timpang. Leonardo tampaknya masih sulit menemukan formula yang tepat. Datangnya Huntelaar masih belum memberikan jaminan.
Hal itu terlihat dari hasil uijicoba. Milan hanya meraih dua kemenangan dari 11 pertandingan. Parahnya, Milan sempat mengalami 8 kekalahan beruntun. Lebih memalukan lagi, dua kekalahan didapat dari rival sekota, Inter Milan. Tapi walau bagaimana pun Milan tetaplha Milan. Klub yang patut diwaspai dalam perebutan scudetto.
Sedangkan Roma walaupun tak banyak berubah dibandingkan musim lalu tetap harus diwaspadai.
Inter sendiri tetap layak menjadi unggulan utama peraih scudetto. Walaupun sempat kalah dari Lazio di ajang Supercoppa, Inter kini mengedepankan permainan indah. Sebelumnya Inter menghalalkan segala cara untuk menang. Permainan memesona terus dikembangkan Inter saat bertemu Juventus dan Milan di Trofeo TIM. Meskipun gagal mempertahankan gelar juara, penampilan Inter cukup impresif. Termasuk saat menang 1-0 atas timnas Bahrain.
Jika Inter juara berarti koleksi scudetto Inter menjadi 18 dan sanggup melebihi Milan. Target lain ialah meraih scudetto ke-20 sehingga bisa meraih dua bintang dan bisa disejajarkan dengan Juventus.
Target Liga Champions
Satu target lain yang sangat ingin diraih Inter ialah Liga Champions. Sudah hampir setengah abad Inter tidak meraihnya. Jika sukses meraihnya tentunya akan membungkam cibiran orang-orang yang mengatakan Inter jagoan lokal.
Di Liga Champions saingan terberat Barcelona dan Madrid. MU pun masih berbahaya walaupun harus kehilangan Ronaldo. Namun, Inter memiliki Eto’o yang memiliki mental Eropa. Sudah dua kali Eto’o menjadi penentu keberhasilan El-Barca meraih Liga Champions. Inter pun memiliki sosok Jose Mourinho yang begitu teruji. Seharusnya Inter bisa melaju minimal sampai semifinal.

Namun berdasarkan kenyataan itu Inter harus lebih realistis memandang targetnya musim ini. Kesempatan merebut scudetto memang masih besar. Namun, Liga Champions bisa menjadi kendala. Inter harus benar-benar focus jika tak ingin kehilangan dua gelar itu.
Dua kemenangan derby
Giornata kedua akan terjadi derby antara Milan dan Inter. Dua pertandingan derby di pramusim dapat menjadi gambaran kualitas kedua tim.
27 July 2009
Inter 2-0 AC Milan (HT: 1-0)
Scorer: Milito 4, 75.
Inter: 12 Julio Cesar (1 Toldo 85); 13 Maicon (39 Santon 69), 6 Lucio (23 Materazzi 77), 26 Chivu (2 Cordoba 73), 4 Zanetti (20 Obi 90+1); 11 Muntari (16 Burdisso 75), 19 Cambiasso (49 Destro 90), 8 Thiago Motta (14 Vieira 61); 5 Stankovic (15 Krhin 85); 22 Milito (7 Quaresma 77), 45 Balotelli (69' 30 Mancini 69).
Subs not used: -
Coach: José Mourinho.
AC Milan: 16 Kalac; 15 Zambrotta (44 Oddo 63), 14 Onyewu (13 Nesta 63), 25 Thiago Silva, 18 Jankulovski (77 Antonini 63); 8 Gattuso (5 Flamini 68), 21 Pirlo (20 Abate 46), 23 Ambrosini; 80 Ronaldinho (53 Oduamadi 68); 22 Borriello (52 Zigoni 46), 7 Pato.
Subs not used: 30 Storari, 4 Kaladze, 9 Inzaghi, 19 Favalli, 49 Di Gennaro, 51 Strasser, 54 Ikande.
Coach: Leonardo.
Referee: Jorge Gonzales.
Booked: Ronaldinho 34, Pato 67.
Att.: 42,531.
TIM Trophy: Inter 1-0 AC Milan (14 Agustus 2009)
Inter 1-0 AC Milan
Scorer: Balotelli 24.
Inter: 12 Julio Cesar; 39 Santon, 23 Materazzi, 25 Samuel, 26 Chivu (46 Caldirola 45); 14 Vieira, 5 Stankovic, 8 Thiago Motta; 7 Quaresma (30 Mancini 39), 22 Milito, 45 Balotelli.
Subs not used: 1 Toldo, 21 Orlandoni, 20 Obi, 24 Rivas, 48 Crisetig, 47 Alibec, 49 Destro.
Coach: José Mourinho.
AC Milan: 30 Storari; 44 Oddo, 13 Nesta, 19 Favalli, 77 Antonini; 5 Flamini, 8 Gattuso, 20 Abate; 80 Ronaldinho; 7 Pato, 11 Huntelaar.
Subs not used: 31 Roma, 4 Kaladze, 9 Inzaghi, 14 Onyewu, 22 Borriello, 56 Albertazzi, 51 Strasser, 57 Scampini, 53 Oduamadi, 54 Ikande, 49 Di Gennaro, 58 Verdi.
Coach: Leonardo.
Referee: Paolo Valeri (Roma).
Booked: Chivu 9, Antonini 29, Stankovic 32.
ditutup dengan pantun
Inter milan juara Serie-A,
jangan heran sudah biasa.
Bulan ramadhan sudah tiba,
saatnya menjalankan ibadah puasa
Senin, 27 Juli 2009
Welcome Eto'o-Millito
Hasilnya Inter ditahan imbang 2-2. Jose Mourinho masih mencoba-coba formasi. Formasi yang diterapkan pada babak kedua dan pertama berbeda. Gol Inter dicetak oleh Materazzi menit 51 dan Stankovic menit 68.
Selanjutnya menghadapi Club America di turnamen Champions World Series di AS. Hasilnya Inter kalah 6-5 dalam adu penalti. Setelah sebelumnya ditahan imbang 1-1. Selanjutnya menghadapi Chelsea Inter takluk 2-0. Namun hal tersebut sangat wajar mengingat Inter belum menurunkan pemain terbaiknya.
Hasil berbeda ditunjukkan Inter di partai derby menghadapi Milan. Dengan skuad terbaiknya, Inter sanggup mengalahkan Milan 2-0. Millito memborong dua gol. Pemain baru Inter itu langsung menunjukkan kualitasnya. Lucio dan Motta pun bermain baik.


Eto'o dan Millito pemain baru Inter
Eto'o didatangkan Inter sebagai bagian dari penjualan Zlatan Ibrahimovic. Inter tentunya tak perlu sedih kehilangan Ibra. Duet Eto'o-Millito akan sangat menakutkan. Musim lalu Eto'o mencetak 30 gol dan Millito 24. Bisa dibayangkan betapa dahsyatnya jika kedua pemain ini berada dalam satu klub.
Eto'o adalah pemain yang bisa memberikan dahaga Interisti akan gelar liga Champions, mengingat gelar Serie-A sudah terlalu "biasa" bagi Inter. Eto'o selalu tampil luar biasa di eropa, berbeda dengan Ibra yang kerap melempem di Eropa.
"Kami memberikan Eto'o sambutan luar biasa dari semua di Inter dan fans Nerrazzurri, yang sangat bangga bisa melihatnya bergabung di skuad ini dan yakin untuk bisa meraih kemenangan baru dan penting bersamanya," demikian catatan yang dirilis dalam situs resmi Inter.
Menarik ditunggu duet maut keduanya..
Oh iya buat yang mau download Interina volume 6..

Klik di sini
Catatan: saya posting tulisan ini saat melarikan diri dari lokasi KKN, ada jatah cuti 2 hari dimanfaatkan.. hehe.. besok harus kembali lagi ke Indralayang uy, di sana ga ada internet.. makan aja berkecukupan.. lumayan lah 2 hari di bandung senang-senang dulu.. bisa nonton Harry Potter. sampai tanggal 18 euy KKN nya(alah jadi curhat)
Hasil Pre Season Inter
17 July 2009
UCLA Bruins 2-2 Inter (HT: 0-1)
Scorers: Carasco 39, Materazzi 51, Stankovic 68, Griffin 71.
Inter (1st half): Belec; Cordoba, Burdisso, Samuel, Stankovic, Muntari, Vieira, Cambiasso, Obi, Mancini, Balotelli, Destro.
Inter (2nd half): Orlandoni; Mancini, Burdisso, Materazzi, Chivu; Quaresma, Khrin, Thiago Motta; Stankovic; Ibrahimovic, Milito.
Coach: José Mourinho.
UCLA Bruins: Perk; Sacharin (R.Hollingshead 60), Alvarado (Birnbaum 69), Avalos (Mandlebaum 74), Suits; Carasco (Rayner 46), Akugo, Stevens, Paul (Munoz 66); Nakazawa (Collins 65); Griffin.
Coaches: McClung, S.Hollingshead.
Referee: Alex Gorin.
Booked: Obi, Ibrahimovic
20 July 2009Inter 1-1 Club America (HT: 0-0; 5-6 after pens)
Scorers: Silva 51, Cordoba 61.
Penalties: Balotelli (goal, 1-0), Chitiva (goal, 1-1), Milito (goal, 2-1), Mosquera (goal, 2-2), Ibrahimovic (goal, 3-2), Silva (goal, 3-3), Vieira (miss, 3-3), Marquez (goal, 3-4), Burdisso (goal, 4-4), O.Rojas (goal, 4-5)
Inter: Belec; Santon (Krhin 78), Cordoba, Materazzi (Burdisso 46), Chivu (Zanetti 46); Cambiasso (Obi 63), Muntari (Balotelli 30); Stankovic (Vieira 46), Motta (Mancini 55), Quaresma (Ibrahimovic 55); Milito.
Subs not used: Orlandoni.
Coach: José Mourinho.
Club America: Navarrete; O.Rojas, Sanchez, Mosquera, R.Rojas; Reyna (A.Rivas 74), Beausejour (A.Sanchez 74), Pardo (Chitiva 86), Martinez (Silva 46); Esqueda, Cabanas (Marquez 85).
Subs not used: Pineda, Inigo, Rodriguez, Gonzalez, Konto, Giannis, Garcia.
Coach: Jesus Ramirez.
Referee: Baldomero Toledo (USA).
Booked: Reyna 21, Mosquera 35, Chivu 37, Vieira 75, Balotelli 79.
Sent off: Esqueda 80, Obi 87.
Att.: 31,026.
Inter 0-2 Chelsea (HT: 0-1)
Scorers: Drogba 11, Lampard (pen) 50.
Inter: Belec; Santon, Cordoba, Burdisso, Chivu (Mancini 60); Zanetti, Vieira, Cambiasso (Krhin 80), Obi (Milito 46); Thiago Motta (Ibrahimovic 60); Balotelli (Quaresma 80).
Subs not used: Orlandoni, Materazzi, Destro.
Coach: José Mourinho.
Chelsea: Cech (Turnbull 64); Ivanovic (Mancienne 62), Carvalho (Alex 46), Terry, Cole (Hutchinson 79); Essien (Belletti 64), Obi Mikel, Malouda (Deco 46); Lampard (Di Santo 88); Drogba (Anelka 46), Kalou (Sturridge 46).
Subs not used: Hilario, Shevchenko, Pizarro, Sinclair.
Coach: Carlo Ancelotti.
Referee: Ricardo Salazar (USA).
Booked: Burdisso 49, Ivanovic 59.
Att.: 81,224.
Inter 2-0 AC Milan (HT: 1-0)
Scorer: Milito 4, 75.
Inter: 12 Julio Cesar (1 Toldo 85); 13 Maicon (39 Santon 69), 6 Lucio (23 Materazzi 77), 26 Chivu (2 Cordoba 73), 4 Zanetti (20 Obi 90+1); 11 Muntari (16 Burdisso 75), 19 Cambiasso (49 Destro 90), 8 Thiago Motta (14 Vieira 61); 5 Stankovic (15 Krhin 85); 22 Milito (7 Quaresma 77), 45 Balotelli (69' 30 Mancini 69).
Subs not used: -
Coach: José Mourinho.
AC Milan: 16 Kalac; 15 Zambrotta (44 Oddo 63), 14 Onyewu (13 Nesta 63), 25 Thiago Silva, 18 Jankulovski (77 Antonini 63); 8 Gattuso (5 Flamini 68), 21 Pirlo (20 Abate 46), 23 Ambrosini; 80 Ronaldinho (53 Oduamadi 68); 22 Borriello (52 Zigoni 46), 7 Pato.
Subs not used: 30 Storari, 4 Kaladze, 9 Inzaghi, 19 Favalli, 49 Di Gennaro, 51 Strasser, 54 Ikande.
Coach: Leonardo.
Referee: Jorge Gonzales.
Booked: Ronaldinho 34, Pato 67.
Att.: 42,531.
Selasa, 07 Juli 2009
Pre-Season
Kebetulan saat ini semua sedang menikmati liburan. Termasuk kompetisi di Eropa dan Indonesia. Klub-klub tentunya menggunakan masa liburan ini untuk memperkuat skuadnya, bersiap untuk kompetisi mendatang. Tak ada istilah santai bagi klub di masa liburan ini. Sebab terlambat sedikit saja pemain buruan bisa terbang ke klub lain.
Banyak juga klub yang mengadakan pertandingan pre season. Dan tentunya yang paling ditunggu adalah saat MU menghadapi Indonesia All Star tanggal 20 Juli nanti. Dan kabarnya Persib akan menghadapi turnamen Selangor di Malaysia tanggal 30 Juli. Rencananya akan diperkuat tim binaan Persib plus Persib U-21. Dalam rangka seleksi tim Persib juga.
Bagaimana dengan Inter? Berikut pre season Inter
Jadwal Pre Season Inter
10-13 Juli Latihan di Appiano Gentile
13 Juli Training centre (TC) di Los Angeles, AS
19-26 Juli Ikut turnamen World Football Challenge
Champions World Series, 20/7/2009 vs Club America di Palo Alto
Champions World Series, 22/7/2009 vs Chelsea di Pasadena
Champions World Series, 26/7/2009 vs AC Milan di Boston
Trofeo Pirelli Sky, 30/7/2009 vs Monaco di Monaco
Super Cup, 8/8/2009 vs Lazio
Trofeo TIM, 14/8/2009 vs Juventus vs Milan di Pescara
Bagi mahasiswa ada yang memanfaatkan liburan ini untuk menghadapi semester pendek. Saya sendiri akan KKN di daerah Indralayang, Garut. Jadi ini mungkin posting terakhir jika di sana tidak ada koneksi internet. Kira-kira sekitar satu bulan saya di sana. Kalo mau komen daripada di shoutmix di tulisan ini saja atau di buku tamu agar saya bisa membacanya. Soalnya bakal ditinggal lama nih blognya.
Akhir-akhir ini begitu banyak yang memberikan komentar di posting saya yang Viking vs The Jak , kini sudah 67 komentar.. Persib kurang sigap nih belum ada kepastian kontrak, pemainnya banyak yang mau pindah.. huuhu...
Tak sabar menyaksikan Persib dan Inter kembali berlaga. Harus ada ide-ide bagus segar liburan nanti. Liburan di desa.. KKN.. hehe


Madrid boleh berbangga sanggup mendatangkan Kaka dan Ronaldo. Namun duet Ibra dan Millito akan menjadi duet paling menakutkan. Forza Inter!!
Entri yang Diunggulkan
Pria Ini Tidak Datang ke CFD. CFD-lah yang Datang Kepadanya
Sebuah kisah spiritual, olahraga, dan pengalihan arus lalu lintas Suasana CFD dadakan depan kosan Ada banyak hal aneh yang terjadi sela...
-
(last update 11 februari 2010) Menarik sekali membahas pertemuan Persib dan Persija karena dua klub ini merupakan dua klub legendaris dan me...
-
Dalam kehidupan sehari-hari kita tak akan bisa lepas dari yang namanya jadwal. Baik itu jadwal makan, jadwal tidur, jadwal kuliah, jadwal UA...
-
Insiden terjadi dalam laga Piala Super Spanyol leg kedua di Camp Nou, Rabu, 17 Agustus 2011 (Kamis dini hari WIB) menjelang akhir pertanding...