Terpilih sebagai pemain terbaik Brasil di Eropa, Fabiano siap mempersembahkan gelar bagi Sevilla
Tahun 2010 sepertinya akan menjadi tahun spesial bagi striker Sevilla, Luis Fabiano. Pelan namun pasti namanya kian menjulang. Termutakhir, dia sukses mengalahkan kompatriotnya yang jauh lebih populer, Ricardo Kaka, dalam pemilihan terbaik Brasil yang merumput di Eropa.
Pada Minggu (14/2) lalu Fabiano terpilih sebagai pemenang Samba Gold Award, penghargaan tahunan yang diberikan sambafoot.com untuk pemain terbaik Brasil yang berlaga di Eropa. Pemilihnya adalah para fans dan beberapa pemilih khusus, yakni para bintang dan legenda Brasil macam Carlos Alberto, Cafu, Jairzinho, Rivelino, Penny dan Caludio Taffarel.
Fabiano meraih 20,91 persen suara. Posisi kedua ditempati kiper Inter Milan, Julio Cesar dengan 17,58 persen. Kaka sendiri hanya mampu menempati posisi ketiga dengan 16,35 persen. Posisi selanjutnya ditempati Alexandre Pato (AC Milan), Grafite (Wolfsburg), dan Daniel Alves (Barcelona).
Sebenarnya tak perlu terkejut dengan raihan yang diraih mantan striker Sao Paulo ini. Tahun 2009 lalu dia keluar sebagai top skorer Piala Konfederasi dengan raihan lima gol. Musim ini, walaupun sempat berkutat dengan cedera dia sukses mencetak 15 gol dari total 24 pertandingan dalam tiga kompetisi, yakni sembilan gol di Liga BBVA, dua di Liga Champions, dan empat gol di Copa del Rey.
Mengenai kesuksesannya tersebut Fabiano memilih untuk bersikap merendah. “Aku sangat senang dan bangga karena sanggup melalui tahun yang sangat baik. Aku ingin berbagi dengan rekan timku karena tanpa mereka tak mungkin aku dapat meraih gelar ini,” kata Fabiano
Faktor Pembeda Sevilla
Permainan Fabiano bersama Sevilla musim ini tengah mengilap. Akhir pekan lalu, misalnya. Dia menjadi pahlawan Los Rojiblancos ketika melawan Osasuna dengan mencetak satu-satunya gol penentu kemenangan timnya. "Luis Fabiano yang membuat perbedaan di Andalusia (Sevilla)," kata entrenador Sevilla, Manolo Jimenez.
Permainan Fabiano yang semakin gemilang membuatnya kembali jadi incaran banyak klub. Kabar terbaru dari Inggris menyebutkan, Chelsea dan Manchester City berebut meminangnya. Seperti dilansir The Sun, kedua klub tersebut sudah menyiapkan dana sekitar 15 juta pounds (sekitar Rp225 miliar) guna membawanya ke Inggris.
Namun Fabiano masih bahagia di Sevilla. “Aku hanya ingin menjalani kontrakku, aku senang dan bahagia tinggal di Sevilla dan di kota ini. Masih banyak harapan yang ingin aku wujudkan bersama Sevilla dan sama sekali tidak ada rencana untuk pindah klub,” kata pemain berumur 29 tahun ini kepada Marca.
Fabiano bertekad meraih hasil yang terbaik bersama Sevilla musim ini. Salah satu gelar yang paling mungkin digapai ialah Copa Del Rey, di mana Sevilla akan menghadapi Atletico Madrid di Santiago Bernabeu 26 Mei mendatang.
Di Liga BBVA, Fabiano optimistis bisa mengejar poin yang diraih Barcelona. Sesaat setelah mencetak gol kemenangan atas Osasuna dia yakin persaingan Liga BBVA kembali terbuka mengingat banyaknya pemain Barecelona yang cedera.
“Aku pikir dengan banyaknya pemain inti yang sembuh dari cedera, Sevilla akan kembali ke jalur kemenangan. Kami akan bermain di Liga Champions, kami memiliki kesempatan untuk memenangkan sebuah gelar, kami sudah bermain baik di Liga. Aku akan pergi ke Piala Dunia dengan sebuah gelar untuk Sevilla,” tegasnya
Ambisi yang sangat besar dari Fabiano. Patut untuk dinanti. (Luzman)
Fakta Fabiano di Liga BBVA
Main: 13
Starter: 10
Pengganti: 3
Menit bermain: 955
Total tembakan: 44
Gol: 9
Kaki kanan: 5
Kaki kiri: 3
Sundulan: 1
Dimuat di Tabloid Soccer Edisi 34/X, Rubrik Spain halaman 14