Tampilkan postingan dengan label Tabloid SOCCER dan media lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tabloid SOCCER dan media lain. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Maret 2010

Juan Vargas "El Loco"


Boks Playmaker Juan Manuel Vargas

Boks 1: Benar-benar "Gila"

Bukan hanya bomber Persib Bandung, Cristian Gonzales saja yang mendapat julukan El Loco. Juan Vargas pun mempunyai julukan serupa. El Loco adalah julukan dari bahasa Spanyol yang berarti "Si Gila".

Lain halnya dengan Gonzales yang mendapat julukan El Loco karena kegilaannya di lapangan dalam mencetak gol, Vargas mendapat julukan tersebut karena sifatnya di luar lapangan. Mood-nya bisa berubah dalam sekejap.

“Aku rentan terhadap perubahan suasana hati. Aku bisa menghabiskan seluruh sesi latihan dengan tertawa dan bercanda, tapi setelah itu di ruang ganti aku mungkin merasa tidak enak untuk berbicara dengan siapa pun,” akunya sambil tersenyum.

Hal tersebut membuat teman-temannya menganggap Vargas benar-benar “gila” sampai-sampai dijuluki El Loco. Yah, asal kegilaan itu masih dalam taraf wajar, tentunya tak masalah. (Luzman)

Ayah Dua Putri
Kebahagiaan luar biasa pasti dirasakan Juan Vargas akhir tahun lalu. Sesaat setelah dirinya terpilih sebagai salah satu pemain terbaik Serie-A, istrinya Blanca Rodriguez melahirkan. Bayi mungil yang kemudian diberi nama Anica Rodriguez Vargas Leah itu lahir pada tanggal 28 Desember 2009 pukul 5 sore waktu Italia.

“Sore ini lahir Anica Rodriguez Vargas Leah, putri dari Juan Manuel Vargas, dengan berat 3 kg dan 900 gram. Selamat kepada semua fans Fiorentina,” demikian bunyi situs resmi klub, it.violachannel.tv.

Vargas dan istrinya pun sangat berbahagia. Kedua pasangan ini langsung merayakan liburan natal dan tahun baru dengan anggota keluarga baru. Kehadiran Anica membuat Vargas mempunyai dua putri. Putri pertama lahir pada 2007 dan diberi nama Luana.

“Aku senang dan bersemangat. Ini akan menjadi pesta yang menyenangkan,” kata pemain yang dijuluki El Loco itu sesaat setelah kelahiran putri keduanya. Ya, menjadi ayah dari dua buah hati tentunya dapat menjadi pelecut semangat bagi Vargas untuk terus berprestasi di lapangan hijau. (Luzman)

(Rubrik Playmaker Tabloid Soccer, Edisi 39/X, 27 Maret 2010)

Rising Star James McCarthy: Menepis Liverpool
Lahir: Glasgow (Skotlandia), 12 November 1990
No. kostum: 24 (Wigan Athletic)
Tinggi/ berat: 180 cm/ 72 kg
Klub: Hamilton Academical (2006-09), Wigan Athletic (2009-…)
Posisi: Midfielder


“Saya yakin dia akan memiliki karier yang bagus dalam sepak bola. Sekarang terserah pada kita untuk membinanya dengan hati-hati dan memupuk bakat yang benar-benar luar biasa yang jarang terjadi dalam hitungan bulan dan tahun,” manajer Wigan, Roberto Martinez.


Empat tahun lalu nyaris tak ada yang mengenal James McCarty. Maklum, dia hanya bermain di klub Divisi I Liga Skotlandia, Hamilton Academical. Setelah membawa Hamilton promosi ke Scottish Premier League, dia terpilih menjadi Scottish Premier League Young Player of the Year musim 2008-09 saat berumur 18 tahun.

Torehan prestasi itu membuat banyak klub kepincut. Salah satunya Liverpool. Namun dia justru memilih Wigan Athletic. Pada Juli 2009, dia resmi pindah ke Wigan dengan nilai transfer 1,2 juta pounds (Rp 16,5 miliar).

“Aku masih terlalu muda, 16 tahun saat itu. Jika aku pindah ke Liverpool aku akan terjebak dalam bangku cadangan dan tidak bermain banyak.” kata McCarthy.

Di Wigan, dia bisa mewujudkan mimpinya. Bermain di posisi sayap atau di belakang striker, McCarthy tak kesulitan menembus skuad utama Wigan lewat permainan apiknya. Dia tampak tak canggung menembus atmosfer Premier League.

Martinez pun tak ragu untuk terus memasangnya. Sejauh ini dia telah bermain dalam 13 pertandingan bersama Wigan, mencetak gol di Piala FA saat melawan Hull City dan Wolverhampton Wanderers di Premier League. McCarthy pun menjadi aktor kunci keberhasilan Wigan menekuk tim yang dulu pernah meminatinya Liverpool pada 8 Maret lalu dengan skor 1-0. (Luzman)



Rubrik Rising Star Tabloid Soccer Edisi 39/X, 27 Maret 2010

Senin, 22 Maret 2010

Samir Nasri: Baca Al-Fatihah Sebelum Tanding


Boks Playmaker Samir Nasri
Boks 1: Baca Al-Fatihah sebelum Tanding


Saat ini skuad Prancis memang banyak dihuni pemain-pemain Muslim. Mulai dari Karim Benzema, Franck Ribery, Hatem Ben Arfa, Nicolas Anelka, dan tentunya Samir Nasri.

Pemain yang dijuluki The New Zidane ini tampak selalu menengadahkan tangannya sesaat sebelum pertandingan layaknya umat Muslim. Saat melaksanakan ritual itu dia memanjatkan doa dan Al-Fatihah meminta kepada Allah SWT agar diberi kemudahan dalam bertanding.

Namun, tidak seperti rekannya Benzema dan Anelka, dia memilih untuk tidak berpuasa pada bulan Ramadhan lalu. Cuaca yang panas dan kompetisi yang padat membuat dia merasa tak sanggup untuk berpuasa.

“Aku tidak akan berpuasa pada bulan Ramadhan. Berpuasa sulit dilakukan saat musim panas. Dan dengan pertandingan demi pertandingan yang akan dijalani, itu tidak baik bagi tubuh,” kata pemain yang menggemari Angelina Jolie ini kepada fifa.com.
(Luzman)

Boks 2: Dekat dengan Tatiana Golovin
Dalam memilih pasangan, ternyata Nasri tertarik kepada sesama olahragawan. Adalah Tatiana Golovin, petenis Prancis berdarah Rusia yang dapat menarik hati Nasri. Keduanya mulai berhubungan sejak Mei 2008.

Kisah asmara mereka terungkap dalam majalah Prancis, Gala lewat foto lengkap dengan pemberitaan eksklusif. Nasri kaget ketika hubungannya diekspos. “Ketika kami pertama kali berkencan, langsung muncul pemberitaan besar-besaran di berbagai media, namun sekarang sudah mulai mereda,” kata pemain berdarah Aljazair itu. “Saat kembali ke Marseille, para suporter benar-benar luar biasa dan bergairah ketika mendapatkan kesempatan untuk berbicara dengan pemain, terutama ketika ada sesuatu yang berjalan tidak seperti biasanya, mereka akan bertanya,” lanjutnya.

Kini Nasri dan Tatiana dikabarkan tinggal bersama di daerah Hampstead, London Utara. Berbeda dengan di Marseille (Prancis), saat di London (Inggris), Nasri jarang digosipkan. “Di sini orang-orang menjaga jarak, segalanya berjalan lebih tenang, dan orang-orang lebih hormat,” aku Nasri.

Liburan musim panas lalu kedua pasangan ini kedapatan tengah berlibur di Pantai Miami, Florida (AS). Mereka bersama-sama dengan Djibril Cisse dan istrinya Jude Littler. (Luzman)

Rubrik Playmaker Tabloid Soccer Edisi 38/X, 20 Maret 2010

Kamis, 18 Maret 2010

Eljero Elia: Mimpi ke Afrika Selatan


Sangat jarang pemain muda sukses menjadi pemain inti sebuah klub besar. Apalagi klub tersebut mempunyai peluang untuk meraih juara di liganya. Namun anggapan tersebut dimentahkan oleh Eljero Elia. Striker asal Belanda itu sukses menembus jajaran pemain inti di Hamburg, yang sementara ini bercokol di peringkat kelima Bundesliga 1.

Melihat performanya di lapangan cukup wajar Elia mendapatkan hal tersebut. Pada 2009 lalu, pemain yang memulai kariernya di ADO Den Haag itu mendapat predikat Dutch Football Talent of the Year. Penampilan gemilangnya bersama Twente membuat raksasa Bundesliga, Hamburg membelinya pada musim panas 2009.

Sejak bergabung dengan Hamburg, permainan Elia terus berkembang. Pemain 22 tahun ini punya keseimbangan dalam bertahan dan menyerang. Kecepatan menjadi salah satu ciri khas dalam permainannya.

Berkat performa gemilangnya, kepercayaan diri Elia bertambah. Ambisi untuk menjadi bagian dari skuad De Oranje di Piala Dunia 2010 pun dicanangkan. “Piala Dunia di Afrika Selatan ada di kepalaku setiap hari. Itulah salah satu tujuan utamaku saat ini. Aku ingin memenangkan gelar dengan Hamburg dan menjadi bagian dari skuad Belanda di Piala Dunia Aku bisa melakukan itu jika terus tampil di puncak performa” kata Elia.

Melihat performa yang semakin meningkat dari sang pemain bukan tak mungkin Elia menjadi bagian dari skuad Bert van Marwijk dan memperkuat De Oranje di Piala Dunia 2010 nanti. = Luzman

Fakta Elia
Lahir: Voorburg (Belanda), 13 Februari 1987
Tinggi/berat: 176 cm/ 70 kg
Nomor kostum: 11 (Hamburg)
Karier klub: ADO Den Haag (2004-07), FC Twente (2007-09), Hamburg (2009-…)
Posisi: winger
" Elia benar-benar merupakan pemain besar dan bermain luar biasa. Dia datang dari bangku cadangan saat half time dan langsung memainkan peran utama dalam kebangkitan kami setelah turun minum. Energinya sangat penting untuk hasil yang baik," Bert van Marwijk, pelatih Belanda
Rising Star Tabloid SOCCER Edisi 38/X, 20 Maret 2010


Futsal ground

Nirwana Futsal

Dari Bioskop ke Arena Bertanding

Saat ini cukup sulit untuk mencari lahan kosong di Jakarta. Diperlukan kreativitas untuk memanfaatkan lahan dan kesempatan yang ada. Hal itulah yang melatarbelakangi dibentuknya Nirwana Futsal di daerah Pasar Minggu, Jakarta Selatan.


Pada awalnya, tempat ini merupakan bioskop yang kerap disalahgunakan menjadi lokasi prostitusi. Sadar hal itu cukup meresahkan masyarakat, pemilik lahan yakni Lukman Arifin dan Jansen Sinambela memutuskan untuk membangun tempat futsal. Diyakini lapangan futsal jauh lebih baik dibandingkan bioskop. Sambutan dari masyarakat setempat pun sangat baik.


“Selain pertimbangan bisnis, niat kami membangun tempat futsal juga karena kami peduli dengan generasi muda dan pertimbangan bahwa di Pasar Minggu belum ada tempat bermain futsal,” ungkap Jansen.


Nirwana Futsal memiliki empat lapangan yang berjenis rumput sintetis dengan ukuran 15 x 25 meter. Karena baru dalam tahap soft opening pada Februari lalu, fasilitas yang ada masih dalam tahap pembangunan. Kamar ganti, toilet, kantin, shower, dan mushola masih belum siap digunakan 100 persen.


Setelah masa promosi pada 8-11 Februari, saat ini sudah berlaku tarif umum. Bagi member dan anak sekolahan akan mendapat diskon khusus. Mudah-mudahan saja dari bioskop yang “disulap” menjadi lapangan futsal ini akan lahir bakat-bakat handal. (Luzman)

Fasilitas

Ada

Tidak

Tribun Penonton

V

Kamar ganti khusus

V

Kamar mandi

V

Shower air panas/dingin

V

Mushola

V

Kantin

V

Hot spot

V

Parkir Mobil

V

Parkir Motor

V

Tarif umum

Lapangan sintetis

- 17.00 – 00.00 Rp 250.000 per jam

- 07.00 – 17.00 Rp 150.000 per jam

Kenyamanan

- Berada di daerah keramaian dan lokasinya mudah dikenal masyarakat

- Empat lapangan dengan rumput sintetis bertandar internasional

- Fasilitas sport area seperti kolam renang, waterboom, dan lain-lain (masih dalam tahap pembangunan)

Suara pelanggan

“Bermain di sini cukup nyaman. Namun sayang penerangan di sini terlalu terang sehingga sedikit menyilaukan,” Setya, pengunjung.

How to get there?

Nama: Nirwana Futsal

Alamat: Jl. Raya Ragunan, Depan Pasar Minggu, Jakarta Selatan

à Naik angkutan umum jurusan Pasar Minggu. Turun di Pasar Minggu, jalan kaki melalui samping Toko Sepatu Ebony.


Rubrik Futsal Ground, Tabloid SOCCER Edisi 38/X, 20 Maret 2010

Sabtu, 13 Maret 2010

Cacau: Mantan Pedagang Asongan


Box Playmaker Cacau

Box 1: Mantan Pedagang Asongan
Sebelum mengadu nasib ke Jerman, Cacau sangat akrab dengan kemiskinan. Dia tidak berasal dari keluarga berada. Menurut dia, uang adalah sesuatu yang langka dalam kehidupan mereka. Dia bahkan sempat menjadi pedagang asongan, berjualan minuman kaleng di pinggir jalan.

"Saat Natal dan Tahun Baru, banyak mobil yang menuju pantai melewati kampungku. Itu membuat kemacetan yang sangat parah. Bayangkan, deretan mobil yang terjebak macet bisa mencapai 45 km. Berjualan minuman jelas bisnis yang bagus," kisah Cacau.

Kesulitan itu dipahami betul oleh sang ibu. Melihat Cacau bersama kedua saudaranya, Ademir dan Vladimir, sering bermain bola di jalanan, dia menyuruhnya menjadi pemain profesional. "Ibuku bilang aku harus menjadi pemain sepak bola. Hanya dengan itu aku bisa mendapatkan banyak uang," aku Cacau.

Tetapi itu ternyata tidak mudah. Cacau sempat ditolak Palmeiras saat berumur 16 tahun. Pelatih klub itu menilainya tak begitu istimewa. Namun, dia tak patah semangat. Dia selalu berdoa dan berusaha. Pada akhirnya, Tuhan menjawab permohonannya.

Lewat perantaraan Osmar de Oliveira Moreira, sepupu pelatihnya, Mogi das Cruzes, Tuhan membimbing Cacau. Osmar adalah penyanyi sekaligus pendiri band Tuque Samba Brasil yang berada di Jerman. Dialah yang lantas membawa Cacau ke Jerman.

Cacau lantas bergabung dengan klub Divisi V, Turk Gugu Muenchen, lalu pindah ke tim amatir 1 FC Nuernberg. Performanya membuat Klaus Augenthaler, pelatih tim senior Nuernberg terpikat. Cacau lantas dikontrak dengan gaji 2.500 euro (Rp 31,4 juta). Sejak saat itulah uang tak jadi menjadi barang langka baginya. (Luzman)

Box 2: Gara-gara Salah Sebut
Bagaimana bisa Claudemir Jeronimo Barreto dipanggil Cacau? Itulah pertanyaan yang berkecamuk di benak banyak orang. Salah besar jika ada yang menganggap itu dikarenakan Cacau suka makan cokelat. Menurut pengakuannya kepada Majalah So Foot, itu terjadi gara-gara sebuah insiden yang terjadi pada perayaan ulang tahun keduanya.

"Di Brasil, kami biasa bernyanyi ketika merayakan ulang tahun. Nah, saat berumur dua tahun, aku harus menyanyikan nama asliku, Claudemir. Tapi aku tak bisa melafalkannya dengan baik. Malah Cacaudemir yang keluar dari mulutku. Sejak saat itulah ibuku dan teman-temanku selalu memanggilku Cacau," kisah dia.

Kini, nama itu bakal terpatri dalam buku sejarah timnas Jerman. Pasalnya, dia menjadi pemain pertama yang menggunakan nama panggilan di kostumnya. (Luzman)

dimuat di rubrik Playmaker Tabloid Soccer Edisi 37/X, 13 Maret 2010




Leonardo Bonucci: Pengganti Nesta

Saat hendak menghadapi Kamerun, allenatore Gli Azzuri, Marcello Lippi resah. Sebabnya Alessandro Nesta enggan kembali ke timnas. Bujukan terakhirnya tak mempan meluluhkan hati defender AC Milan itu. Namun, begitu laga usai, Lippi tampaknya bisa bernapas lega dan segera melupakan Nesta. Soalnya, debutan Alessandro Bonucci bermain sangat apik.

Meski bermain dengan formasi 3-4-3 yang tak begitu dikenalnya, Bonucci tampil solid bersama Fabio Cannavaro dan Giorgio Chiellini. Baik dalam duel satu lawan satu maupun perebutan bola udara, Bonucci tampil oke. Berkat kelugasannya, striker Samuel Eto'o tak berkutik.

Bonucci mengaku sangat gembira. "Aku harap ini menjadi titik awal. Aku selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik dan menjadi diri sendiri. Aku akan bekerja keras untuk timnas," ungkap Bonucci.

Performa apik defender asal Bari itu pun menuai pujian dari banyak pihak. Tak terkecuali Lippi. "Bonucci bermain dengan karakter dan kualitas tinggi. Selain Andrea Cossu, dia membuat saya puas," puji dia.

Pemain yang kerap dibanding-bandingkan dengan Giuseppe Bergomi karena postur dan karakter permainannya itu kini memiliki peluang besar untuk tampil di Piala Dunia.

Bonucci pribadi sangat memimpikan hal itu. "Aku terus bermimpi dan berharap itu berlanjut sampai Piala Dunia," kata dia. "Soal Nesta, aku tak peduli. Satu hal yang pasti, aku akan berjuang keras dari pekan. Setelah itu, semuanya terserah pelatih. Putusan ada di tangannya." (Luzman)

"Saya rasa Bonucci dapat pergi ke Piala Dunia dan bermain baik. Dia memiliki talenta dan masa depan cerah karena selalu ingin berkembang lebih baik dari waktu ke waktu."
Pelatih Bari, Giampiero Ventura
Fakta Bonucci
Lahir: Viterbo (Italia), 1 Mei 1987
No kostum: 19 (Bari)
Tinggi/berat: 190 cm/ 82 cm
Klub: Inter Milan (2006-07), Treviso (2007-09), Pisa (2009), Bari (2009-...)
Posisi: Defender

Kabar terakhir: Bonucci lebih berpeluang ke Inter daripada ke Juventus. Bonucci dulu memang sempat menjadi tim Primavera Inter dan bermain di skuad utama Inter beberapa kal ihttp://duniasoccer.com/Duniasoccer/Internasional/Liga-Italia/Serie-A/News/Bonucci-Lebih-Berpeluang-ke-Inter
dimuat di Rubrik Rising Star Tabloid Soccer Edisi 37/X, 13 Maret 2010

Selasa, 23 Februari 2010

Luis Fabiano: Kalahkan Kaka


Terpilih sebagai pemain terbaik Brasil di Eropa, Fabiano siap mempersembahkan gelar bagi Sevilla

Tahun 2010 sepertinya akan menjadi tahun spesial bagi striker Sevilla, Luis Fabiano. Pelan namun pasti namanya kian menjulang. Termutakhir, dia sukses mengalahkan kompatriotnya yang jauh lebih populer, Ricardo Kaka, dalam pemilihan terbaik Brasil yang merumput di Eropa.

Pada Minggu (14/2) lalu Fabiano terpilih sebagai pemenang Samba Gold Award, penghargaan tahunan yang diberikan sambafoot.com untuk pemain terbaik Brasil yang berlaga di Eropa. Pemilihnya adalah para fans dan beberapa pemilih khusus, yakni para bintang dan legenda Brasil macam Carlos Alberto, Cafu, Jairzinho, Rivelino, Penny dan Caludio Taffarel.

Fabiano meraih 20,91 persen suara. Posisi kedua ditempati kiper Inter Milan, Julio Cesar dengan 17,58 persen. Kaka sendiri hanya mampu menempati posisi ketiga dengan 16,35 persen. Posisi selanjutnya ditempati Alexandre Pato (AC Milan), Grafite (Wolfsburg), dan Daniel Alves (Barcelona).

Sebenarnya tak perlu terkejut dengan raihan yang diraih mantan striker Sao Paulo ini. Tahun 2009 lalu dia keluar sebagai top skorer Piala Konfederasi dengan raihan lima gol. Musim ini, walaupun sempat berkutat dengan cedera dia sukses mencetak 15 gol dari total 24 pertandingan dalam tiga kompetisi, yakni sembilan gol di Liga BBVA, dua di Liga Champions, dan empat gol di Copa del Rey.

Mengenai kesuksesannya tersebut Fabiano memilih untuk bersikap merendah. “Aku sangat senang dan bangga karena sanggup melalui tahun yang sangat baik. Aku ingin berbagi dengan rekan timku karena tanpa mereka tak mungkin aku dapat meraih gelar ini,” kata Fabiano

Faktor Pembeda Sevilla
Permainan Fabiano bersama Sevilla musim ini tengah mengilap. Akhir pekan lalu, misalnya. Dia menjadi pahlawan Los Rojiblancos ketika melawan Osasuna dengan mencetak satu-satunya gol penentu kemenangan timnya. "Luis Fabiano yang membuat perbedaan di Andalusia (Sevilla)," kata entrenador Sevilla, Manolo Jimenez.

Permainan Fabiano yang semakin gemilang membuatnya kembali jadi incaran banyak klub. Kabar terbaru dari Inggris menyebutkan, Chelsea dan Manchester City berebut meminangnya. Seperti dilansir The Sun, kedua klub tersebut sudah menyiapkan dana sekitar 15 juta pounds (sekitar Rp225 miliar) guna membawanya ke Inggris.

Namun Fabiano masih bahagia di Sevilla. “Aku hanya ingin menjalani kontrakku, aku senang dan bahagia tinggal di Sevilla dan di kota ini. Masih banyak harapan yang ingin aku wujudkan bersama Sevilla dan sama sekali tidak ada rencana untuk pindah klub,” kata pemain berumur 29 tahun ini kepada Marca.

Fabiano bertekad meraih hasil yang terbaik bersama Sevilla musim ini. Salah satu gelar yang paling mungkin digapai ialah Copa Del Rey, di mana Sevilla akan menghadapi Atletico Madrid di Santiago Bernabeu 26 Mei mendatang.

Di Liga BBVA, Fabiano optimistis bisa mengejar poin yang diraih Barcelona. Sesaat setelah mencetak gol kemenangan atas Osasuna dia yakin persaingan Liga BBVA kembali terbuka mengingat banyaknya pemain Barecelona yang cedera.

“Aku pikir dengan banyaknya pemain inti yang sembuh dari cedera, Sevilla akan kembali ke jalur kemenangan. Kami akan bermain di Liga Champions, kami memiliki kesempatan untuk memenangkan sebuah gelar, kami sudah bermain baik di Liga. Aku akan pergi ke Piala Dunia dengan sebuah gelar untuk Sevilla,” tegasnya

Ambisi yang sangat besar dari Fabiano. Patut untuk dinanti. (Luzman)

Fakta Fabiano di Liga BBVA
Main: 13
Starter: 10
Pengganti: 3
Menit bermain: 955
Total tembakan: 44
Gol: 9
Kaki kanan: 5
Kaki kiri: 3
Sundulan: 1

Dimuat di Tabloid Soccer Edisi 34/X, Rubrik Spain halaman 14

Senin, 22 Februari 2010

Iker Muniain: Melahap Rekor Demi Rekor


Iker Muniain Goni
Lahir: Pamplona (Spanyol), 19 Desember 1992
Tinggi/berat: 171 cm/ 58 kg
Posisi: Striker
Nomor kostum: 27 (Athletic Bilbao)
Karier klub:
Athletic Bilbao 2009-


Akademi Athletic Bilbao terkenal sering menelurkan pemain yang berkualitas. Bukti teranyar kini muncul. Dialah adalah Iker Muniain yang mengawali debutnya di tim senior Bilbao dalam usia sangat muda.

Muniain melakoni laga perdana di tim senior pada 30 Juli 2009 di kualifikasi Europa League melawan BSC Young Boys.

Sayang Bibao kalah 0-1. Meski timnya kalah, Muniain mencatat rekor sebagai pemain termuda yang pernah memakai kostum Bilbao di laga resmiyakni di usia 16 tahun, 7 bulan dan 11 hari.

Rekor itu membuat Muniain terlecut. Satu minggu kemudian, dia mencetak gol pertamanya bagi Bilbao melawan BSC Young Boys di Swiss. Hasilnya, Bilbao menang 2-1, dan lolos ke babak playoff. Dalam pertandingan ini, dia kembali masuk ke klub buku rekor klub sebagai pemain termuda untuk mencetak gol (16 tahun, 7 bulan dan 18 hari) di pertandingan resmi.

Tak puas dengan dua rekor tersebut, Muniain mencetak rekor lain pada 30 Agustus 2009. Dia menjadi pemain termuda di Liga BBVA saat Bilbao menang 1-0 atas RCD Espanyol. Muniain belum berhenti. Dia muncul menjadi pencetak gol termuda di Liga BBVA, ketika Bilbao bermain seri 2-2 melawan Real Valladolid pada 4 Oktober 2009.

“Setelah melewati banyak hal aku terus bekerja keras dengan rekan timku, karena kerja keras yang membuatku seperti sekarang. Aku tidak akan melakukan hal lain kecuali harus bekerja dan bekerja untuk mencapai apa yang aku inginkan," kata dia (Luzman)

“Melihat kontribusi golnya bagi tim, Muniain pasti akan menjadi pemain yang berkualitas, bukan hanya untuk tim ini. Kalau dia terus bermain seperti ini, aku yakin dia akan menjadi pemain kelas dunia." (Joseba Andoni Etxeberria, kapten Athletic Bilbao)
(Rubrik Rising Star Tabloid Soccer edisi 34/X, 20 Februari 2010)

Cara Membuat Twitter: Sangat Mudah

Untuk membuat account twitter cukup mudah. Tinggal buka saja www.twitter.com, lalu sign up. Selanjutnya isi formulir yang disediakan. Untuk username, akan berlaku www.twitter.com/username. Setelah menerima surat konfirmasi lewat emai, twitter Anda sudah bisa digunakan. Lewat twitter kita bisa meng-update status atau memberikan informasi dengan mudah.

Selanjutnya Anda bisa mem-follow atau di-follow seseorang. Dengan adanya kemampuan untuk mengikuti orang (Follow People) ataupun mempunyai pengikut (Follower) maka Twitter pun telah menjadi semacam social messaging. Kita bisa berkomunikasi dengan orang-orang yang menjadi pengikut kita atau dengan orang yang kita follow.

Kalau Anda mem-follow orang-orang terkenal atau portal berita seperti TvOneNews, detikcom, atau DuniaSoccer maka Anda akan menerima berita terkini dengan singkat dan cepat, sehingga Anda bisa terus up to date dengan berbagai berita dan kejadian dari seluruh penjuru dunia lewat twitter.

Untuk memberikan komen bisa menggunakan @reply. Fungsi @reply ini bisa Anda temukan pada profile twitter seseorang, namun ada cara mudah mempergunakan fungsi @reply yakni dengan menulis langsung di box update Anda sendiri. Cara mempergunakan fungsi @reply adalah tulis: @username (spasi) komentar Anda dimana username diisi dengan username orang yang ingin Anda berikan komentarnya. Sebagai catatan, apa yang Anda tulis dengan fungsi @reply akan selalu ada di public timeline, itu artinya orang lain pun bisa membaca apa komentar Anda tersebut. Komentar yang diberikan dengan fungsi @reply akan bisa dilihat pada menu @username orang yang bersangkutan.

Untuk pengguna I-Phone dan Blackberry, ada banyak aplikasi untuk menggunakan Twitter seperti TweetDeck, Twitfon Lite, BlackBird, dan Twitterberry. Yang jelas semuanya bisa membuat pengguna semakin mudah menggunakan Twitter. (Luzman)


(Rubrik Indo Soccer Tabloid Soccer Edisi 34/X, 20 Februari 2010, halaman 28)

Minggu, 21 Februari 2010

Javier Goychochea: Penakluk Penalti


Sergio Javier Goycochea
Lahir: Lima (Argentina), 17 Oktober 1963
Tinggi: 185 cm
Posisi: Penjaga gawang

Karir klub
1979–1982 Defensores Unidos
1982–1988 River Plate
1988–1990 Millonarios
1991 Racing Club
1992 Brest
1992 Cerro Porteño
1993 Olimpia
1993–1994 River Plate
1994–1995 Mandiyú
1995–1996 Internacional
1996–1997 Vélez Sársfield
1997–1998 Newell's Old Boys

Tim nasional
1988–1994 Argentina

Prestasi
Copa America: 1991, 1993 (Argentina)
Liga Argentina: 1986 (River Plate)
Copa Libertadores: 1986 (River Plate)
Intercontinental Cup: 1986 (River Plate)
Interamerican Cup: 1987 (River Plate)
Liga Colombiana: 1988 (River Plate)
Liga Paraguaya: 1993 (Olimpia)


Sergio Goycochea: Penakluk Penalti
"Kiper legendaris Argentina. Mampu empat kali menaklukkan algojo penalti dalam satu putaran final Piala Dunia"


Penyerang akan dikenang lewat gol-golnya yang gemilang. Sedangkan kiper tentunya akan dikenang lewat penyelamatan-penyelamatannya. Terlebih jika melakukan penyelamatan dalam adu penalti secara spektakuler. Hal itu dilakukan Sergio Goycochea, kiper timnas Argentina di Piala Dunia 1990.

Sebelumnya tak ada yang menyangka Goycochea akan bersinar di Piala Dunia yang berlangsung di Italia tersebut. Ia hanyalah kiper ketiga dalam skuad Carlos Bilardo.

Rupanya cedera yang dialami kiper utama, Nery Pumpido saat penyisihan grup menghadapi Uni Soviet menjadi berkah bagi Goycochea. Dia menggantikan Pumpido pada menit ke-11 dan menjadi terus menjadi pilihan utama dalam pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Aksinya yang paling diingat adalah ketika harus melalui babak adu penalti di perempat final melawan Yugoslavia dan semifinal versus Italia. Kematangan mental Goycochea benar-benar diuji.

Kiprah hebat Goycochea bermula ketika babak perempat final berakhir 0-0 hingga perpanjangan waktu. Adu penalti pun digelar. Penendang pertama Yugoslavia Dragan Stojkovic, menempa mistar gawang.

Tak disangka, saat itu tendangan bintang Argentina, Diego Maradona juga sanggup digagalkan kiper Yugoslavia, Tomislav Ivkovic. Situasi menjadi tegang. Argentina dalam posisi antara “mati” dan “hidup”.

Untung ada Goycochea. Pada saat menentukan, secara spektakuler dia mampu menggagalkan tendangan dua algojo Yugoslavia Dragoljub Brnovic dan Faruk Hadzibegic. Skor berubah jadi 3-2. Dan, Argentina pun melangkah ke semifinal menghadapi tuan rumah Italia.

Gagal Juara
Tantangan terbesar Goycochea terjadi saat babak semifinal. Pertandingan berakhir 1-1 dalam waktu normal. Lagi-lagi dia harus melalui adu penalti. Dalam fase itu Goycochea harus menghadapi tekanan 59.978 penonton di Stadion San Paolo, Napoli yang sebagian besar mendukung tuan rumah.
Namun, ia kembali melakukan aksi gemilang. Algojo Italia, Roberto Donadoni dan Aldo Sereni hanya bisa termangu melihat tendangannya digagalkan Goycochea. Skor 4-3 dalam adu penalti sekaligus membawa Albiceleste ke partai puncak menghadapi Jerman Barat.

Berbekal kiper tangguh di bawah mistar, Argentina yakin bisa mengulang prestasi Piala Dunia 1986 yang menjadi juara dengan mengalahkan Jerman Barat. Sayang harapan tinggal harapan. Argentina yang tak diperkuat bintang andalannya Claudio Caniggia bermain buruk di partai puncak.

Hingga peristiwa nahas itu terjadi. Jerman Barat mendapat hadiah penalti. Goycochea yang diharapkan bisa mengulang kehebatannya di perempatfinal dan semifinal tak bisa menggagalkan tendangan penalti Andreas Brehme. Skor 1-0 untuk Jerman Barat dan tak berubah hingga pertandingan berakhir.

Goychochea memang gagal juara. Namun penampilan gemilangnya sepanjang turnamen dengan menggagalkan empat penalto tersebut membuatd ia terpilih dalam tim All Star Piala Dunia 1990. (Luzman)

Infografis: Terbanyak Sepanjang Sejarah
Tidak banyak kiper yang sanggup menggagalkan penalti dalam turnamen sekelas Piala Dunia. Apalagi empat tendangan penalti. Biasanya hanya dua tendangan penalti yang digagalkan. Berikut kiper yang pernah menggagalkan penalti di Piala Dunia

Carlos Roa (Argentina), menggagalkan dua penalti dalam pertandingan Argentina vs Inggris di babak 16 besar Piala Dunia 1998

Thomas Ravelli (Swedia), sukses menghalau dua penalti dalam pertandingan Rumania vs Swedia di perempat final Piala Dunia 1994

Borislav Mikhailov (Bulgaria), menyelamatkan gawangnya dua kali dari penalti dalam pertandingan Meksiko vs Bulgaria di babak 16 besar Piala Dunia 1994

Tafarel (Brazil), menggagalkan dua penalti dalam pertandingan Brasil vs Belanda di babak semifinal Piala Dunia 1998

Jens Lehmann (Jerman), menghentikan dua penalti dalam pertandingan Argentina vs Jerman di babak perempatfinal Piala Dunia 2006

Oleksandr Shovkovskyi (Ukraina) menggagalkan dua penalti dalam pertandingan Swiss vs Ukaraina di babak 16 besar Piala Dunia 2006

(Tabloid Soccer Edisi 34/X, 20 Februari 2010, rubrik soccer classic halaman 15)

Senin, 15 Februari 2010

Pandev: Maafnya Hanya untuk Laziale


Box 1 : Maafnya Hanya untuk Laziale

Kepindahan Pandev menyisakan kontroversi. Dia pindah ke Inter setelah memenangkan pengadilan atas kasus kontraknya di Lazio. Dia pun meminta maaf atas kepindahannya yang terjadi dengan cara yang “tidak biasa” itu. Bukan kepada manajemen Lazio, melainkan kepada para Laziale.

Pandev memilih harian Roma, Il Messaggero, untuk menyampaikan surat terbukanya kepada para suporter Lazio. Dia meminta maaf, sekaligus berpamitan karena harus pindah klub."Beberapa bulan terakhir banyak mengajarkanku betapa buruknya kebohongan itu. Aku tak ingin menggunakan kata-kata manis tapi palsu bahwa aku harus pergi. Aku selalu berusaha jujur sejak hari pertama di Formello," tulisnya.

"Apa yang kukatakan mungkin melukai sebagian orang. Mulai 2010, aku akan menjadi lawan. Aku akan merayakan kemenangan dengan seragam baru yang berbeda dengan I Biancocelesti. Dalam beberapa tahun, berkali-kali aku berpikir akan bersama Lazio sepanjang hidup. Sayangnya, ini tak mungkin dan ini biasa terjadi dalam sepak bola," tambahnya.

Pandev mengaku tak pernah sekali pun terpikirkan akan meninggalkan Lazio dengan cara yang tak mengenakkan itu. Sesungguhnya dia lebih suka memenangkan duel melawan defender lawan di lapangan dibandingkan di pengadilan.

"Seharusnya tak berakhir seperti ini. Tapi, ini di luar kekuasaanku. Arrivederci Roma dan selamat tahun baru Lazio," ujarnya akhir 2009 lalu.


Infografis 1: Kreator pun Eksekutor
Goran Pandev bisa dikatakan melengkapi lini depan Inter Milan yang sarat dengan nama baru musim ini. Secara statistik, meski bergaji termurah, Pandev tak kalah mentereng. Hal ini bisa dibuktikan dari lima laga perdana ketiga striker sejak berkostum I Nerazzurri.

Dalam urusan mencetak gol, Pandev memang kalah dari Milito. Tapi dia memiliki keahlian lain, yakni dalam memberikan assist. Untuk urusan mencetak gol pun, Pandev lebih efektif dibandingkan dua striker lainnya. Dia hanya memerlukan 9 tendangan tepat untuk menciptakan tiga gol.

Berikut perbandingan striker anyar Inter pada 5 laga perdananya.

Statistik 5 Laga Pertama di Inter


Eto’o

Milito

Pandev

Menit

449

439

403

Tendangan melenceng

16

13

9

Tendangan ke gawang

5

9

7

Melanggar

8

7

3

Dilanggar

9

7

13

Gol

3

5

3

Assist

0

2

3


Infografis 2: 5 Fakta Menarik Pandev


  1. Pandev merupakan pemain Makedonia kedua yang berkarier di Italia. Pemain pertama adalah Darko Pancev, yang bermain bersama Inter Milan antara 1992–1995.
  2. Di Makedonia dan Lazio, Pandev bermain di posisi berbeda-beda. Di Lazio, ia biasa bermain di belakang Tomasso Rocchi. Di timnas Makedonia, sejak kedatangan pelatih Srecko Katanec, Pandev bebas bermain di lapangan tengah atau menjadi striker tunggal.
  3. Maret 2009, Pandev dianugerahi “Macedonia's Medal for Service” oleh Presiden Branko Crvenkovski, sebagai pengakuan atas prestasi olahraga dan kontribusi untuk mengembangkan dan memopulerkan olahraga di Makedonia serta mempromosikannya ke luar negeri.
  4. Dia memiliki sejumlah grup di Facebook, sebuah halaman MySpace dan juga situs pribadi, www.goranpandev.com
  5. Di timnas Pandev berstatus top skorer telah mencetak 22 gol dari 52 pertandingan, mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Gjorgji Hristov dengan 17 golnya. Pandev menyamai rekor Hristov saat melawan Spanyol, Agustus 2009.

Rubrik Playmaker Tabloid Soccer, edisi 33/X, 13 Februari 2010




Jumat, 12 Februari 2010

Nicolas Lodeiro: Kembaran Messi


Rising Star: Marcelo Nicolas Lodeiro Benitez

Lahir: Paysandu (Uruguay), 21 Maret 1989
Tinggi/berat: 173 cm/ 70 kg
Posisi: Midfielder
Nomor kostum: 45 (Ajax)
Klub: Nacional (2007-2009)
Ajax Amsterdam (Januari 2010-...)

Jika ada pemain yang dianggap setara Lionel Messi, Nicolas Lodeiro ialah salah satunya. Pemain Uruguay asal klub Nacional itu memang punya banyak kesamaan dengan Messi.

Pertama, postur tubuhnya nyaris sama dengan Messi. Dia pun memiliki teknik individu yang bagus. Meskipun posisinya berada di lini tengah, dia memiliki umpan jitu dan tendangan bebas akurat. Kelebihan lainnya terletak pada naluri bertahan yang dia miliki. Sesuatu yang asing untuk pemain Amerika Selatan.

Dengan kelebihannya itu, wajar Lodeiro dianggap sebagai pahlawan saat membawa timnas U-20 Uruguay menembus semifinal CONMEBOL U-20. Prestasi yang tak dicapai negeri itu dalam 20 tahun terakhir.

Lodeiro pun memiliki kemiripan dengan Messi dalam hal kerendahan hati. “Sebagai gelandang yang mengatur permainan aku memainkan peran yang menghubungkan dengan pemain lainnya, kadang-kadang tim benar-benar bergantung pada aku. Itu tidak menggangguku sebab itulah tanggung jawab."

Penampilan gemilang bersama timnas junior dan Nacional membuat Lodeiro diburu banyak klub. Barcelona dan Liverpool adalah dua klub yang disebut-sebut meminatinya. Namun akhirnya Ajax Amsterdam yang beruntung.

Selain itu, dia pun diharapkan publik untuk memperkuat timnas senior pada Piala Dunia 2010 nanti. Sebuah lompatan besar mengingat Piala Dunia itu pun menjadi ajang debut Messi. (Luzman)

“Dia bermain dengan kepalanya. Dia tidak lambat juga tidak cepat, namun memiliki tembakan hebat dan bisa memiliki umpan yang akurat”
Daniel Enriquez, Head of Sport di Nacional.
Tabloid Soccer, Edisi 33/X, 13 Februari 2010, edisi khusus liga champions.. ditulis saat jobtraining

Rabu, 10 Februari 2010

Link tulisanku di dunia soccer

Ini link berita-berita buatanku yang ada di www.duniasoccer.com saat jobtraining. Ada yang artikel terjemahan, ada pula yang hasil liputan.


(1)http://www.duniasoccer.com/Duniasoccer/Internasional/Liga-Italia/Serie-A/News/Cinta-Dinho-Berbuah-Kesuksesan


(2)http://duniasoccer.com/Duniasoccer/Internasional/Liga-Italia/Serie-A/News/Mourinho-Bikin-Albertini-Bingung


(3)http://duniasoccer.com/Duniasoccer/Internasional/Liga-Spanyol/Kompetisi-Lain/News/Keinginan-Gago-Ditolak-Valdano


(4)http://duniasoccer.com/Duniasoccer/Internasional/Liga-Spanyol/La-Liga/News/Gabriel-Milito-Tepis-Rumor-Pensiun


(5)http://duniasoccer.com/Duniasoccer/Internasional/Liga-Spanyol/Kompetisi-Lain/News/Lazio-Segera-Dapatkan-Eguren


(6) http://duniasoccer.com/Duniasoccer/Internasional/Liga-Dunia/Liga-Lain/News/Peluru-Masih-Bersarang-di-Kepala-Cabanas


(7)http://www.duniasoccer.com/Duniasoccer/Internasional/Antarnegara/Piala-Dunia/News/Sogokan-Maradona-Senilai-Stadion-Baru


(8)http://www.duniasoccer.com/Duniasoccer/Indonesia/Kompetisi-Indonesia-Lain/News/Trofi-Piala-Dunia-Hadirkan-Semangat


(9)http://duniasoccer.com/Duniasoccer/Indonesia/Liga-Indonesia/News/Hat-trick-Mushafry-Bungkam-Persitara


(10)http://duniasoccer.com/Duniasoccer/Internasional/Liga-Inggris/Kompetisi-Lain/News/Bridge-Tak-Ingin-Diusik


(11)http://duniasoccer.com/Duniasoccer/Internasional/Liga-Spanyol/La-Liga/News/Madrid-Melukai-Hati-Laporta


(12)http://duniasoccer.com/Duniasoccer/Internasional/Liga-Spanyol/La-Liga/News/Henry-dan-Ibra-Dibela-Cruyff


(13)http://duniasoccer.com/Duniasoccer/Internasional/Liga-Spanyol/La-Liga/News/Metzelder-Ingin-Pulang-Kampung


(14)http://duniasoccer.com/Duniasoccer/Internasional/Liga-Spanyol/La-Liga/News/Laporta-Pilih-Menutup-Telinga


(15)http://duniasoccer.com/Duniasoccer/Internasional/Antarnegara/Piala-Dunia/News/Del-Bosque-Waspadai-Inggris-dan-Brasil


(16)http://duniasoccer.com/Duniasoccer/Internasional/Liga-Spanyol/La-Liga/News/Madrid-Tak-Layak-di-Puncak-Klasemen


(17)http://duniasoccer.com/Duniasoccer/Internasional/Antarnegara/Piala-Dunia/News/Argentina-Jangan-Tergantung-Messi


(18)http://www.duniasoccer.com/Duniasoccer/Internasional/Liga-Inggris/Piala-FA-dan-Piala-Liga/News/Jadwal-Semifinal-Piala-FA


(19)http://duniasoccer.com/Duniasoccer/Internasional/Liga-Italia/Serie-A/News/Inter-Tak-Butuh-Pelatih


(20)http://duniasoccer.com/Duniasoccer/Internasional/Antarklub/Liga-Europa/News/Zaccheroni-Siap-Kalahkan-Fulham


(21)http://duniasoccer.com/Duniasoccer/Internasional/Antarklub/Champions/News/Wenger-Minta-Wakil-Inggris-di-Perempat-Final


(22)http://duniasoccer.com/Duniasoccer/Internasional/Antarklub/Champions/News/Nani-Ingin-Seperti-Beckham


(23)http://duniasoccer.com/Duniasoccer/Indonesia/Liga-Indonesia/News/Maung-Bandung-Menang-Dramatis


(24)http://www.duniasoccer.com/Duniasoccer/Internasional/Antarklub/Champions/News/Cech-Absen-Lawan-Inter

Entri yang Diunggulkan

Ketika Ada Seseorang yang Tak Mau Melepaskan Tanganmu

Ada masa dalam hidup ketika kita merasa kehilangan hampir semuanya. Aku pernah berada di titik itu. Sebuah pernikahan berakhir. Aku jauh ...