Riuh rendah suara Interisti menyambut kemenangan Inter 1-0 atas Chievo, Minggu 20 September 2015. Ya, ini memang momen langka yang luar. Inter ada di puncak klasemen, meninggalkan dua rival, AC Milan dan Juventus.
Inter tak berdaya di ajang International Champions Cup. Pun begitu saat tampil di Trofeo TIM. Dua kali dipermalukan Milan di laga derby.
Tapi semua itu berubah saat sudah memasuki kompetisi sesungguhnya. Inter belum tersentuh. Kokoh di puncak klasemen, dengan 12 poin rekor empat kemenangan beruntun. Tiga kali clean sheet dan baru sekali kebobolan.
5 - Including last season, Inter have now won 5 Serie A games in a row for the first time since November 2012. Favorite? #ChievoInter
— OptaPaolo (@OptaPaolo) 20 September 2015
Skema yang dijalankan oleh pelatih Roberto Mancini mulai bisa diterapkan para pemain. Stevan Jovetic sempat moncer di awal dengan 3 gol dari 2 pertandingan. Fredy Guarin tampil sebagai pahlawan di laga derby. Mauro Icardi juga membuktikan diri di laga kontra Chievo.
Saat Inter tempati puncak klasemen usai kemenangan derby, itu merupakan kali pertama terjadi sejak 5 tahun lalu. Tentu saja, walau masih sementara, Interisti perlu menikmati ini. Ini momen langka dan moga saja bertahan hingga akhir musim.
Lantas di mana posisi Milan dan Juve? Hingga pekan keempat ini, dua tim ini masih belum konsisten. Juve ada di peringkat 13, Milan posisi 9. Tapi dengan Serie A yang masih panjang kedua tim ini tentu bisa bangkit dan menjadi pesaing kuat Inter.
Mumpung masih 4 pertandingan mau share video 4 laga Inter
Inter 1-0 Atalanta
Carpi 1-2 Inter Inter 1-0 Milan Chievo 0-1 Inter




