Rabu, 12 November 2008

Derby d'Italia

Setelah menang dengan susah payah melawan Udinese (9/11), Inter kembali menjadi capolista. Setelah ini Inter akan diuji kemapanannya sebagai pemuncak klasemen saat menghadapi Palermo (15/11). Akhirnya Inter sanggup mempertahankan posisi puncak setelah membungkam Palermo 2-0 lewat 2 gol Zlatan Ibrahimovic. Namun ujian sesungguhnya ialah pertandingan melawan rival abadi, Juventus (22/11). Kebetulan Juventus berada dalam tren postitif setelah sempat terpuruk di awal musim. Madrid dapat dikalahkan di Santiago Bernabeu. Terakhir (13/11), Genoa pun ditekuk dengan skor 4-1.


Inter vs Juventus, selalu menarik dan dinantikan


Selalu ada drama menarik dalam pertandingan ini

Sebuah rivalitas yang sudah mengakar dan memiliki sejarah panjang.. Walaupun bukan derby tensi pertandingan ini kerap lebih panas dari pertandingan derby dan sering disebut sebagai Derby d'Italia. (sumber ada di Soccerseries Inter Milan)

Siapa yang tak tahu kalau rival besar Inter bukan hanya AC Milan. Inter masih punya lawan lain yang sangat dibenci, Juventus. Apa buktinya? Di sejumlah situs unofficial Inter kerap ditemui halaman yang menunjukkan kebencian kepada Juventus.

Contohnya,di situs interfc.it. Di portal itu terdapat halaman anti-Juve Isinya bisa membuat tifosi Juventus panas. Terdapat gambar-gambar yang melecehkan. Satu yang paling mencolok ialah foto seekor anjing yang sedang buang air besar di atas logo Juventus.

Kebencian bukan hanya ditunjukkan oleh situs unofficial Inter. Portal resmi Inter juga menyiratkan hal serupa. Faktanya, Inter kerap memasang polling yang berkaitan dengan Juventus. Tercatat, setidaknya terdapat 10 polling yang melibatkan Juventus. Isinya bermacam-macam. Yang jelas, menunjukkan rasa tidak suka kepada Juventus. Sebuah polling yang digelar sejak 17 hingga 21 Oktober 2002 agaknya bisa memberi gambaran.

Saat itu, pejabat humas Inter ingin tahu apa arti pertandingan melawan Juventus menurut tifosinya. Jawaban polling sangat mengejutkan. Sebanyak 54,2% responden menjawab partai lawan Juventus bagaikan pertarungan melawan kerajaan setan! Tak heran, saat menang atas Juventus, pesta besar selalu dilakukan. Caranya bermacam-macam. Yang paling gampang lalah memasang polling lagi. Hal inilah yang dilakukan Inter pada musim 2003-04. Setelah menundukkan Juventus, manajemen Inter menanyakan arti kemenangan itu kepada tifosi. Hasilnya, 64,43% responden berkata, selalu menyenangkan menang atas Juventus. Terasa spesial. Wah kayaknya kalau musim ini Inter menang lawan Juventus, saya harus buat polling.. hehe..

Kebencian Inter atas Juventus bisa dimaklumi. Harus diakui selama ini, Inter masih kalah dari Juventus dalam banyak hal. Mulai dari koleksi scudetto hingga rekor pertemuan. Lihat saja, I Nerazzurri baru mengoleksi 16 scudetti. Bandingkan dengan 27 gelar I Bianconeri. Rekor pertemuan kedua tim juga berpihak kepada Juventus. Yang lebih menyakitkan, Juventus ternyata menorehkan sejarah kelam kepada Inter. Rekor kekalahan tandang terbesar mllik Inter, ternyata dilakukan oleh Juventus. Tepatnya pada musim 1960-61 ketika Inter takluk 1-9.

Luka Inter kerap diperparah oleh hasil-hasil kontroversial dengan Juventus. Yang paling fenomenal terjadi pada musim 1997-98. Saat itu, kedua tim bersaing memperebutkan scudetto.

Hingga pekan ke-30, Inter menempel ketat Juventus dengan selisih satu angka. Partai Juventus kontra Inter di pekan ke-31, diprediksi jadi penentuan juara. Malang bagi Inter. Mereka kalah 0-1 karena keputusan wasit yang kontroversial. Saat itu, striker Inter, Ronaldo, dijatuhkan oleh
Mark luliano. Kubu Inter meminta penalti. Wasit Piero Ceccarini menolaknya. l Nerazzurri akhirnya kebobolan oleh gol Alesandro Del Piero. Mereka kalah 0-1. Scudetto pun melayang ke Turin.

Hasil ini semakin menambah kebencian kepada Juventus. Deretan dendam yang telah ada bertambah besar dan tidak akan pernah hilang. Ketika Juventus divonis turun ke kompetisi Serie B, Seluruh Interisti bersorak merayakan “kejatuhan” Si Nyonya Tua (julukan Juventus). Hal ini berarti hanya Inter satu-satunya tim Serie A yang belum pernah turun tahta. Mkanya kalau mau juara jangan nyogok wasit dong, harus fair play.. hehe

Musim lalu (2007-08) saat Juventus kembali ke Serie-A, Juventus memang tetap tak bisa menghadang Inter meraih scudetto ketiga kalinya berturut-turut. Namun Juventus menggoreskan setitik luka bagi para Interisti karena sanggup mengalahkan Inter 2-1 di Giuseppe Meazza. Satu-satunya kekalahan Inter di kandang sendiri musim itu.

Di babak perempat final Coppa Italia kedua tim pun sempat bertemu. Walaupun hanya di ajang Coppa, kedua tim tetap bertadning serius. Wlaupun Juventus sukses menahan imbang Inter di Giuseppe Meazza 2-2, Inter justru dapat mengalahkan Juventus di Olimpico Turin dengan skor 3-2. Inter lolos ke semifinal dengan agregat 5-4.

Tanggal 22 November nanti tentunya sangat menarik untuk ditunggu. Siapakah yang akan menjadi pemenangnya?
Silakan prediksinya ditulis di kolom komentar...

Baca Juga:
-
Antara Soeharto dan Juventus
- Rivalitas Inter-Roma
- Derby della Madoninna

Minggu, 09 November 2008

Mushola di Jalak Memprihatinkan

Hari Sabtu (8/11) saya bersama 3 orang kawan saya menyaksikan pertandingan Persib vs Persita di Stadion si Jalak Harupat, Soreang. Pertandingan tersebut akhirnya dimenangkan Persib dengan skor 2-0. Gol kemenangan Persib diciptakan oleh Nova "Ngesot" Arianto menit ke-19 dan Hilton Morreira menit ke-26. Gol-golnya keren-keren lah.. kelas dunia euy.. heehe.
Dengan hasil ini Persib pun naik ke posisi 5, dengan menyisakan satu pertandingan melawan PSM di Makassar (15/11).


Menang deui euy..!!


Mau shalat harus pake koran euy

Saya menonton di tribun timur. Ada yang berbeda kali ini. Tiketnya pakai e-card euy. Inovasi baru. Udah diterapkan sih sejak lawan Persijap. Namun harganya jadi sedikit naik. Mungkin itu yang membuat tribun di samping barat terlihat lengang. Kalo di timur sih penuh. Selain itu pertandingan ini pun disiarkan langsung oleh antv, mungkin itu yang membuat bobotoh sedikit "hoream" datang ke stadion. Berbeda saat pertandingan melawan Pelita Jaya yang begitu penuh, kali ini stadion hanya terisi sekitar 25000 orang dari kapasitas stadion 40000. (tau dari Tribun Jabar yang nonton segitu, gak mungkin lah saya ngitung.. hehe).


Stadion tidak sepenuh biasanya

Sebelum pertandingan saya dan teman-teman saya melaksanakan salat maghrib terlebih dahulu. Ada yang sedikit ironis di sini. Musolanya kotor pisan euy.. parah lah tidak layak disebut musola.. musodong bukan musola ini mah.. ya iya dong masa ya iyalah, kedongdong masa kelahlah, bayi aja digendong masa digenlah, kalo ada jambret kan ditodong masa ditolah.. haha..

Eh, kembali ke jalan yang benar. Tempat wudunya malah dijadiin tempat kencing euy soalnya WC-nya tidak berfungsi.. jadinya terpaksa tayamum! kacau pisan atuh ieu mah..
musola na juga kotor gitu, dan tidak ada tikar /sajadahnya, jadi terpaksa beralaskan koran!
waduh.. stadion keren gini musholanya memprihatinkan. Bikin malu aja nih. padahal kan shalat tuh nomor 2, nomor 1 kan syahadat. Persib mah nomor 5 atuh, nomor 1 Persipura.. nomor 1 Inter dong.. hehe..

Yah intinya saya berharap kepada pengelola stadion Si Jalak Harupat agar lebih memperhatikan musola..
masa sih dibiarkan seperti itu.. Itu tempat beribadah loh.. jangan diacuhkan.. gimana persib dan bobotoh mau diridloi Allah kalo gini mah..

Begitu aja deh.. pertandingannya mah kan udah pada tau..
oh iya persib tuh selalu mencetak gol hanya di babak pertama aja yah.. tiap babak kedua tidak pernah mencetak gol..
lain kali harus lebih baik..
HIDUP PERSIB!

Read also:
-
Serunya Derby Jabar
- Nonton Persib, Jangan Lupakan Shalat!!

Senin, 03 November 2008

Skuad Muslim Best XI

Saat ini pemain-pemain Muslim di Eropa sudah cukup banyak. Pebola Muslim di Eropa kini selain para imigran dari negara-negara Muslim, juga dari penduduk Eropa yang berpindah agama menjadi mualaf. Di Piala Eropa 2008 tercatat makin banyak pemain Muslim yang berkiprah. Piala Eropa kali ini mencatat rekor sebagai Piala Eropa dengan pemain Muslim terbanyak. Bahkan di skuad Prancis tercatat ada sembilan pemain Muslim. Salah satunya adalah Franck Ribery.

Frank Ribery terlihat berdoa sebelum bertanding

“Islam adalah sumber kekuatan saya di dalam dan di luar lapangan sepakbola. Saya mengalami kehidupan yang cukup keras dan saya harus menemukan sesuatu yang membawa saya pada keselamatan. Hingga kemudian saya menemukan Islam,” kata Ribery.

Kita bisa menyusun sebuah skuad luar biasa dengan seluruh pemain Muslim. Berikut ini adalah skuad pemain-pemain Muslim dengan formasi 4-3-3:

Goalkeeper: Rustu Recber (Besiktas)

Defenders: Eric Abidal (Barcelona), Lilian Thuram (Barcelona), Kolo Toure (Arsenal), Khalid Boulahrouz (Chelsea)

Midfielders: Franck Ribery (Bayern), Mahamadou Diarra (Madrid), Samir Nasri (Arsenal)

Forwards : Robin van Persie (Arsenal), Zlatan Ibrahimovic (Inter), Frederick Kanoute (Sevilla)

Substitutes: Karim Benzema (Lyon), Nicolas Anelka (Chelsea), Yaya Toure (Barcelona), Mohamed Sissoko (Juventus), Hatem Ben Arfa (Marseille), Sulley Ali Muntari (Inter), Nihat Kahveci (Villareal)

Skuad yang cukup tangguh. Silakan dicoba di game FM.. hehe.. Yang istimewanya, selain berteknik tinggi mereka semua adalah pemain Muslim. Di tengah prasangka buruk akibat citra terorisme global yang kerap dialamatkan pada kaum Muslim, kehadiran para legiun Muslim sangat berarti untuk mengembalikan citra Islam. Panggung sepakbola adalah pertunjukan citra yang tepat sekaligus berarti untuk menegakkan citra Muslim. Maju terus pesepakbola Muslim di Eropa!!
(tulisan ini juga bisa dilihat di sini)

Baca Juga:
-Ibrahimovic dan Status Muslimnya
-Pebola di La Liga Tetap Berpuasa
-Nonton Persib Jangan Lupakan Shalat!

Kamis, 30 Oktober 2008

INTER = PERSIB

Sebagai orang Bandung cinta pada Persib tentunya ibarat, “Love at a first sight”, cinta pada pandangan pertama. Sulit digambarkan dengan kata-kata. Perasaan cinta dan kebanggaan saya terhadap pesona sang Maung Bandung lahir dengan sendirinya. Tak bisa hidup tanpa Persib, bukan suatu ungkapan yang berlebihan. Karena tanpa Persib, saya tak mungkin bertemu dengan teman-teman baru yang luar biasa. Tak bisa menulis artikel ini, dan tentunya tak mungkin membuat blog semenarik ini.. hehe..


Nah lalu apa yang membuat saya begitu cinta pada Inter? Tentu bukan karena pertalian darah, sebab saya tak memiliki keturunan Italia. Saya melihat Inter dan Persib memiliki banyak kesamaan, sehingga tertarik menjodohkan mereka.


Musim ini bahkan terlihat sangat nyata bahwa Inter dan Persib benar-benar mirip. Terutama setelah kehadiran Pelita Jaya. Inter memiliki rival sekota berwarna merah yang menggunakan nama kota yakni AC Milan. Persib pun memiliki tim sekota berwarna merah yang menggunakan nama propinsi yakni Pelita Jaya Jawa Barat. Pelatih Inter dan Persib sama-sama terdiri dari lima suku kata dan diawali huruf J dan diakhiri huruf O. Ja-ya Har-to-nO. Jo-se Mou-rin-hO


Masih belum puas dengan fakta-fakta di atas? Baik, ada fakta yang sangat menarik dan luar biasa musim ini. Menyangkut hasil yang dicapai oleh kedua tim. Jika Inter bertanding sehari sebelum Persib, maka hasil yang diraih Persib keesokan harinya selalu sama persis.


(21/9) Torino 1-3 INTER

(22/9) PERSIB 3-1 PSIS


(24/9) INTER 1-0 Lecce

(25/9) PERSIB 1-0 Pelita Jaya


(5/10) INTER 2-1 Bologna

(6/10) PKT 1-2 PERSIB


(29/10) Fiorentina 0-0 INTER

(30/10) PERSIB 0-0 Persijap


Suatu hal yang luar biasa. Terlihat Inter dan Persib memang benar-benar sehati. Bahakn cara memperoleh hasil tersebut pun nyaris sama. Saat melawan Torino Inter unggul tiga gol terlebih dahulu sebelum Torino memeperkecil kedudukan. Saat melawan Lecce, Inter kesulitan mencetak gol dan baru bisa mencetak gol di babak kedua. Sama halnya yang diraih Persib saat menjamu Pelita Jaya. Saat melawan Fiorentina Inter tak bisa memaksimalkan peluang yang diperoleh sehingga imbang tanpa gol. Hal yang sama “diikuti” oleh Persib.



fiorentina-inter
(29/10) Fiorentina vs Inter kosong-kosong


persib-persijap
Besoknya (30/10) Persib juga ikut-ikutan INTER skor 0-0


Inter akan menghadapi Reggina tanggal 1 November, dan Persib akan menghadapi Arema tanggal 2 November. Apakah hasil yang diperoleh kedua tim akan kembali “kembar”? Menarik untuk disaksikan!

(edit: ternyata kali ini beda euy.. Inter mah menang 3-2 Persib menangnya 2-1.. tapi dari 5 yang sama 4 kan udah keren.. hehe.. samanya babak pertama doang euy. skor pas half time mah sama-sama 2-1. Inter 2-0 dulu trus jadi 2-1. persib juga gitu.. yah gpp lah yang penting sama-sama menang..)

Fakta-fakta tersebut bisa memuculkan fakta ini

INTER + PERSIB menghasilkan blog Kumaha Anjeun

Hidup Inter~sib!

Senin, 27 Oktober 2008

Ada Apa dengan Antv??

“ANTV memang tdk adil. Jelas-jelas hari Kamis tuh gk ada siaran ISL. Tapi, kenapa pas persija main ditayangkan? Apa mw km Antv? Ini membuktikan kalau Antv memang stasiun TV nya Persija”

Keluhan tersebut merupakan keluhan seorang bobotoh di Rubrik “Apa Kata Bobotoh” harian Tribun Jabar. Berbagai SMS seringkali mengeluhkan kinerja antv yang tak jua mau menyiarkan Persib. Bukan hanya di Tribun, di setiap percakapan, obrolan, bobotoh sering mempertanyakan keprofesionalitasan stasiun swasta tersebut dalam menyiarkan ISL. Antv seolah memboikot setiap kali Persib bertanding.

Tindakan “aneh” Antv tersebut dimulai saat Persib akan menjamu PSIS dan Pelita Jaya di Stadion Si Jalak Harupat. Jauh hari sebelum pertandingan pihak Antv sudah berjanji akan menyiarkan kedua pertandingan tersebut. Namun hanya selang sehari sebelum Persib vs PSIS pihak Antv secara tiba-tiba batal menyiarkan kedua pertadingan tersebut.

Pertandingan Persib vs PSIS batal disiarkan karena Antv lebih memilih “anak emasnya” Persija yang menjamu Arema. Pertandingan kedua saat Persib bertanding di derby Jabar melawan Pelita Jaya pun batal disiarkan karena tidak ada siaran ISL di hari Kamis. Ini tentu mengecewakan para bobotoh. Antv jelas-jelas telah melanggar janjinya.

Antv pernah batal menyiarkan pertandingan Persib karena tidak ada siaran ISL di hari Kamis. Namun anehnya, saat Persija main hari Kamis saat melawan Persela di Lamongan (23/10) tetap disiarkan. Hal ini jelas menunjukkan keberpihakan Antv pada Persija. Hampir setiap pertandingan Persija disiarkan (kecuali yang dibantai Persipura 0-6… hehe..). Seharusnya sebagai TV yang profesional Antv harus netral dan tidak berpihak pada salah satu tim. Tim ISL bukan hanya Persija! Banyak tim lain juga yang ingin disiarkan. Salah satunya Persib yang musim ini baru disiarkan lima kali dari total 13 pertandingan yang telah dimainkan.

Namun ada fakta unik saat Persib tidak disiarkan. Persib lebih banyak menuai hasil positif. Bahkan nyaris meraih hasil sempurna, 4 kemenangan dan 1 seri dari 5 pertandingan terakhir yang luput dari kamera Antv. Mungkin para pemain Persib agak “demam kamera” yah. Saat disiarkan sering kalah, saat tidak disiarkan justru tampil luar biasa. Heehe…
Kita lihat nanti hari Kamis (30/10) Antv kembali tidak menyiarkan Persib. Apakah Persib akan kembali berjaya?

Ah, sepertinya harus ada Persib TV yang menyiarkan seluruh pertandingan Persib. Antv memang tidak bisa diandalkan..

Selasa, 21 Oktober 2008

Ibrahimovic dan Status Muslimnya

Seorang pesulap biasanya mempunyai mantra. Dan kebanyakan sebelum melakukan aksinya pesulap identik dengan, “Abrakadabra”, membuat sesuatu yang sulit diterima akal sehat dapat terjadi dengan trik-trik khusus. Beruntung, Inter pun memiliki “pesulap” itu. Sesuatu yang tadinya tidak mungkin menjadi gol disulap menjadi gol yang luar biasa. Mantranya adalah, “IBRAKADABRA!” Dan aktornya adalah Zlatan Ibrahimovic.

Aksinya di lapangan sungguh luar biasa dan kerap sulit diduga. Namun, ada yang kerap mengganjal dari penggemar Ibrahimovic. Apakah Ibra seorang Muslim? Yup, berbeda dengan pebola Muslim lainnya seperti Frederick Kanoute atau Franck Ribery, status Islam Ibra jarang terdengar.

Ibra dilahirkan di Malmo, kota terbesar ketiga di Swedia setelah Stockholm dan Gothenburg, 3 Oktober 1981. Kedua orangtuanya bukan warga asli Swedia, melainkan pasangan imigran yang berbeda Negara. Ayahnya yang bernama Sefik adalah imigran asal Bijeljina, Bosnia. Sedangkan sang ibu yang bernama Jurka lahir di Zadar, Kroasia. Keduanya bertemu di Swedia.

Ibra tumbuh di Rosengard, salah satu kawasan di wilayah Malmo. Kawasan ini cukup terkenal karena menjadi salah satu tujuan imigran Muslim yang masuk Swedia. Di kawasan ini, Ibra berinteraksi dengan sesama imigran Muslim. Mereka memilih kawasan tersebut agar lebih mudah menjalankan kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal menjalankan ibadah dan hubungan antar-sesama Muslim.

ibrakadabra
Aksi Ibrahimovic saat membantai Roma 4-0

Kaum imigran Muslim di Rosengard memilih hidup sedikit terisolasi. Mereka tak ingin larut dalam urusan duniawi, yang menurut mereka bisa mengikis keyakinan. Mereka mencukupi kebutuhan dengan bekerja sesuai kemampuan dan menghasilkan uang.

Berbeda dengan kaum imigran Muslim di Gothenburg, mereka lebih membuka diri pada dunia luar. Kehidupan mereka jauh lebih mapan dan sejahtera. Lapangan pekerjaan yang mereka geluti juga beragam. Mulai dari kerja kantoran dengan jabatan strategis hingga buruh pabrik. Bahkan tak sedikit yang bekerja di Volvo, salah satu perusahaan mobil tekenal di dunia.

Di tengah hegemoni kaum nonmuslim yang mengusai semua sektor kehidupan dan kentalnya budaya Barat yang mewarnai Swedia, Ibra tumbuh menjadi pemuda Muslim yang patut dicontoh. Kaum imigran Muslim Rosengard bangga mendengar Ibra sukses mewujudkan ambisi menjadi pesepakbola. Sebutir mutiara telah bersinar dari kaum minoritas.

Kini setelah ia meraih berbagai prestasi dan telah menjadi public figure, sangat disayangkan status Islamnya jarang terdengar. Dalam suatu kesempatan bahkan ia mengakui kalau dirinya bukan seorang Muslim yang taat, tidak menjalankan shaum Ramadhan. Sungguh ironis, jika melihat “pendidikan” Islam yang telah diperolehnya di Rosengard dulu. Mudah-mudahan dengan kehadiran satu lagi pemain Muslim di Inter, Sulley Ali Muntari, Ibra dapat meraih berbagai prestasi sekaligus kembali memunculkan ketaatan beragamanya seperti di Rosengard dahulu kala. (Sumbernya: Buku Legiun Muslim di Kancah Eropa, Agus AHA)

Prestasi Ibrahimovic
2001/2002 : Juara Piala Belanda (Ajax)
2001/2002 : Juara Liga Belanda (Ajax)
2003 : Juara Piala Super Belanda (Ajax)
2003/2004 : Juara Liga Belanda (Ajax)
2004/2005 : Juara Serie-A (Juventus/dibatalkan)
2005 : Pemain Asing Terbaik Serie-A (Juventus)
2005/2006 : Juara Serie-A (Juventus/dibatalkan)
2006 : Juara Piala Super Italia (Inter Milan)
2007 : Atlet Pria Terbaik Swedia
2007 : Sweden’s Sports Personality of the Year
2007 : UEFA Team of the Year
2007/2008 : Juara Serie-A (Inter Milan)
2008 : Juara Piala Super Italia (Inter Milan)

Persib di Jalak Harupat

Saya kan langganan Koran Tribun Jabar. Koran Tribun nih beritanya Persib bangets lah. Pokona mah hampir separuh isi Koran isinya tentang Persib. Makanya saya gak pernah ketinggalan berita Persib. Murah lagi, harganya cuma 1000 perak.

Eh kok jadi promosiin Tribun yah? Hohoho.. Di Tribun, Jumat 19 Oktober saya menemukan berita menggemparkan. Bukan, bukan berita bayi yang tewas gara-gara gantung diri, atau kucing yang tiba-tiba bersuara kuda (emang bisa yah.. hoho). Di halaman depan tribun saya membaca berita Persib. Katanya Persib akan memainkan laga sisa musim ini di Jalak Harupat.

Wah..wah.. sayang banget kan ada Stadion Siliwangi nganggur ga dipake. Masalahnya saya teh rumahnya di Ujung Berung tea, jauh ka mana-mana. Ke siliwangi aja saya butuh waktu satu jam, apalagi ke jalak harupat. Pengalaman saya ke stadion yang terletak di Soreang itu bisa memakan waktu 3 jam! Beneran loh.. wah.. wah saya ke Jakarta aja waktu itu naik travel cuman makan waktu 2 jam. Berarti lebih jauh dari Jakarta yah.. hehe..

Memang stadionnya keren abis sih. Udah dua kali saya ke sana, dan ekspresi kekaguman itu tak pernah hilang. Kapasitasnya 40ribu, lampunya terang benderang, pokoknya mah mantep lah, stadion bintang lima. Pengalaman pertama saya di jalak harupat yang berujung tangis dan kelabu baca di sini. Pengalaman kedua saya berujung tawa gembira baca di sini.

Nah, jadi intinya saya mengharapkan stadion baru Persib yang akan dibangun di Gede Bage segera diselesaikan. Kalo di gede bage kan deket banget sama rumah saya tuh. Tapi ga tau juga selesainya kapan. Keburu saya nikah, trus punya anak-cucu.. hohohoho.. Oh iya saya usul nih kalo ntar nama stadionnya “STADION KUMAHA ANJEUN”. (promosi blog.. hhihi).

Jangan-jangan malah keduluan stadion baru Inter. Katanya kan Inter bakal membuat stadion baru yang akan selesai tahun 2012. Nah, kalo di luar negeri sih saya yakin selesainya bakal tepat waktu. Mending nonton di situ aja ntar.. kalo jadi kuliah di luar negeri.. hehe..
si jalak harupat stadium
Stadion Si Jalak Harupat

Sekarang saya hanya bisa berharap agar Persib bisa kembali bermain di Siliwangi. Kalo di jalak harupat mah butuh banyak pengorbanan euy.. Korban bensin, cape, dll. Mana saya tugas kuliah makin menumpuk lagi, kan mo ngejar cum laude.. hehe..Yah kalo enggak, stadion jalak harupat aja yang tukeran tempat ama siliwangi. Hehe.. emang bisa yah.. Mudah-mudahan antv kembali mau menyiarkan persib.. udah lama euy ga disiarin aja Persib teh.. kenapa yah??

Oh iya ada yang penting:
Prediksi di blog ini ga ada yg bener euy tentang Roma-Inter. Abisnya skornya mantep bgt.. Yah tadinya mo ngasih hadiah mobil jaguar + nonton langsung di Stadion Giuseppe Meazza (ngarang bgt yah.. mentang-menttng ga ada yang nebak 4-0.. hehe).. skor yg bener nih:

roma 0-4 inter
Roma 0-4 Inter

Entri yang Diunggulkan

Ketika Ada Seseorang yang Tak Mau Melepaskan Tanganmu

Ada masa dalam hidup ketika kita merasa kehilangan hampir semuanya. Aku pernah berada di titik itu. Sebuah pernikahan berakhir. Aku jauh ...