Rabu, 30 April 2008

Siliwangi Memerah!!!

Stadion Siliwangi Bandung, stadion yang identik dengan markas Persib Bandung ini selalu menjadi lautan biru setiap Persib bertanding. Namun, yang terjadi pada hari Jumat (25/4) lain dari biasanya. Siliwangi memerah! Apa gerangan yang terjadi? Apakah bobotoh ganti mendukung PSM Makassar yang berwarna merah? Atau ada AC Milan? Bukan, pada hari itu Siliwangi kedatangan timnas Indonesia yang akan bertanding melawan timnas Yaman.

Hari Jumat, hari untuk shalat Jumat. Ini yang menjadi dilema. Bagaimana shalat asharnya sedangkan pada pukul 14.00 stadion sudah penuh sesak? Shalat jumat tak bisa dijama dengan shalat ashar, berbeda dengan shalat dzuhur. Yah sudahlah, daripada tidak shalat saya menjama shalat jumat dengan ashar. Tibatan teu salat lah. Harusnya maen bola teh jangan pas jam shalat atuh. Digeser satu jam menjadi jam 14.30 atau menjadi jam 16.30. Pemain Yaman dan Indonesia kan mayoritas Muslim. Bobotoh juga hampir semuanya Muslim. Hmmm…

Pukul 14.00 bobotoh sudah memasuki stadion. Bukan dengan seragam biru persib, namun dengan atribut merah-putih khas timnas Indonesia. Semangat kedaerahan berganti dengan semangat nasionalisme. Teriakan, “Indonesia! Indonesia!” bergema di seluruh penjuru stadion Siliwangi. Yel-yel untuk Persib berganti menjadi yel-yel untuk timnas Indonesia. Walaupun ketua umumnya narapidana, masih ada secercah kebanggaan dan harapan untuk timnas agar bisa kembali bangkit dan menggapai prestasi di kancah internasional. Maju terus Garudaku!

Saya yang duduk di tribun timur ikut merasakan atmosfer luar biasa itu. Nasionalisme tanpa batas. Indonesia, Tulisan, “You’ll never Walk Alone” terpampang di tribun samping utara. Bendera merah putih pun dikibarkan. Suasana dahsyat yang jarang terjadi di Siliwangi.

Saat nama-nama pemain Indonesia disebutkan bobotoh pun bertepuk tangan. Terkecuali untuk Bambang Pamungkas. “Si Bambang mah The Jak.. Huuuhuu..” hahaha.. Ada bonek ey jauh-jauh dari Surabaya mengibarkan spanduk. Langsung disambut nyanyian bobotoh, “Viking-bonek sama saja. Asal jangan The Jak. The Jak itu anj**g!” The JAK adalah supporter yang paling dibenci di negeri ini. Mengapa? Tanya saja mereka, mengapa bisa begitu.

Kemudian nama pemain Yaman disebutkan ada hal yang lucu. Pemain Yaman kan semuanya berbau Arab. Kayak Abdullah Fatah Muhammed, nu kararitu lah, saya oge hilap. Tiap nama pemain Yaman disebut langsung deh pada bilang “Amiin” haha.. mau nyebutin nama orang atau mau ngedoa sih..? Terus di scoreboard sebelumnya tulisannya tuh Yaman. Tapi ada yang halo halo, “Pengumuman. Mohon agar tulisan Yaman diganti dengan Yemen.” Akhirnya beberapa saat kemudian tulisan Yaman pun menjadi Yemen. Kenapa ga Yamin aja. Kan enak. Hehehe..
Pas pemain Yaman latihan juga ada yang berteriak,”Woi hideung! Da moal ngarti ieu atuh!” Hahaha bener oge yah, diomongin jelek juga ga akan ngerti. Ngertinya kan amin aamiin ajah.

Akhirnya pertandingan pun dilangsungkan. Dukungan terhadap tim merah putih pun bergema. Oh iya saat menyanyikan lagu Indonesia Raya agak kacau nih. Masa nyanyinya salah ey. Kecepetan. Hahha.. aya-aya wae…

Nova Arianto diturunkan sebagai starter. Ia bermain penuh. Eka Ramdani dan Hariono pun akhirnya diturunkan. Eka menggantikan Mahyadi Panggabean yang bermain kurang optimal. Bambang Pamungkas pun mencetak gol kemenangan Indonesia. Stadion Siliwangi pun bersorak, tak peduli BP adalah pemain Persija. Ada kabar BP diincar tim Premier League yang baru saja terdegradasi, Derby County. Namun BP sendiri membantah hal tersebut. Katanya sih, Anthony van Dalen, agen yang disebut-sebut akan membawanya ke Derby, sudah meninggal dua tahun lalu. Berarti si Bambang dihubungi saha atuh? Jurig??? Hiiii..syeeereeemmm!!!!

Nyanyian terus dinyanyikan di seluruh penjuru stadion. Jigana mah tribun timur yang paling kalem. Ah ga apa-apa lah, kan ngeunah diuk. Di utara paling teu jelas euy. Niru si tukul. “Ea..ea..ea..ea…ea..!” keprok we sorangan. Maksudna naon??

Akhirnya pertandingan pun berakhir untuk kemenangan timnas Indonesia. Agak aneh juga sih pertandingan persahabatan internasional kok wasitna ti Indonesia oge, Sutiono Lamso. Harusnya mah si Graham Poll atuh ambeh poll abis. Hahaha..

Bobotoh pun keluar dari Siliwangi dengan tertib. Agak berbeda jika Persib yang bertanding. Sekarang di luar tidak ada bobotoh yang berklakson. Tak ada tanda-tanda telah diadakan pertandingan di Siliwangi. Yah, taka pa-apa yang penting bobotoh telah berhasil memerahkan stadion Siliwangi. Tanggal 21 Mei nanti (6 hari sebelum ultahku) Indonesia akan menghadapi Bayern Munchen. Namun ada beberapa pemain bintang Bayern yang tak dapat hadir. Kabarnya sih Persib juga akan menghadapi Bayern. Wow, kado ultah yang luar biasa untukku! Born from Indonesia, die for Indonesia! Maju terus Indonesiaku!

Liga Champions
Lewat perjuangan yang dramatis, akhirnya tercipta all english final di Final Liga Champions. Dua tim yang sedang berusaha menjadai yang terbaik di EPL, MU dan Chelsea akan berhadapan di partai puncak di Moskow tanggal 21 Mei nanti. Entah kebetulan atau tidak, hasil ini sesuai dengan polling yang diadakan Kumaha Aing, MU dan Chelsea dua tim yang mendapat vote terbanyak untuk menjadi juara. Makanya sekaang ada vote lagi nih dengan pertanyaan yang sama: Siapakah juara Liga Champions? Diisi yah..! Hatur nuhun,,

Inter Milan bentar lagi scudetto. Jika minggu ini Inter menang melawan Milan Roma ditahan Sampdoroa maka dipastikan Inter akan meraih scudetto ke 16-nya. Liga Inggris makin rame nih. Chelsea dan MU beda selisih gol doang. Tinggal dua pertandingan. Hmmm.. menegangkan sekali yah..

MU-CHELSEA- bersaing di EPL dan Liga Champions

Ramalan Paranormal

Mari kita merenung sejenak. Ini artikel dari my father..

Berbicara tentang ramalan, sesungguhnya ada dua jenis ramalan .
Pertama, ramalan yang berdasarkan pada analisis–analisis ilmiah atau melalui riset. Ramalan semacam ini disebut juga prediksi ilmiah. Kita diperbolehkan mempercayai prediksi ilmiah karena berlandaskan pada data dan fakta yang dianalisis secara rasional .
Misalnya ramalan cuaca, ramalan kelahiran bayi, ramalan penyakit, dll.
Kedua, ramalan yang berlandasan pada mistik. Ramalan semacam ini biasanya dilakukan para dukun, paranormal, atau ahlinujum, biasanya mereka meramal hal-hal yang merupakan otoritas ALLAH, misalnya tentang jodoh, rezeki, kebahagian, ataupun kesengsaraan. Mekanisme kerjanya, mereka meminta bantuan jin. Kita diharamkan mempercayai ramalan semacan itu.

Hal ini berdasarkan pada keterangan berikut .
”Barang siapa yang berkunjung kepada paranormal atau dukun, lalu bertanya sesuatu kepadanya dan dia membenarkannya, maka shalat nya tidak diterima oleh ALLAH selama 40hari”(H.R MUSLIM DAN AHMAD).

Muawiyah bin hakam as Sulaiman r.a. pernah bertanya kepada Rasullah saw, ”Ya Rasullah pada zaman jahiliyah kami biasa mendatangi peramal bagaima hukumnya? ”Nabi menjawab “jangan! jangan datangi lagi tukang ramal!...” (H.R MUSLIM)

Apabila ada yang mengaku sebagai kiai, ustadz, atau atribut–atribut lain untuk menarik simpati orang–orang agar datang kepadanya dan bertanya tentang nasib, jodoh, rezeki dan lain–lain maka haram hukum nya kita percaya kepada ramalannya karena mereka melakukan intervensi pada otoritas ALLAH swt, bukankah yang maha tahu urusan jodoh, rezeki keburuntungan ,dan kesengsaraan itu hanya ALLAH ?

Mengapa kadang–kadang mereka benar ? Karena mereka mendapat bisikan jin. Perhatikan keterangan berikut. Asyiah r.a menjelaskan bahwa orang berdatangan kepada Rasullah saw. Menanyakan praktek paranormal. Lalu Nabi saw, menjawab “mereka itu tidak benar !” para sahabat bertanya pula “kadang-kadang apa yang paranormal katakan itu memang terjadi, bagaimana ? Jawab Rasullah “ucapan yang benar datang dari langit, lalu terdengar oleh jin, lalu dibisikan oleh jin ketelinga para tukang ramal …..”(H.R MUSLIM) merujuk pada keterangan ini, jelaslah bahwa ramalan paranormal, walau kadang benar sesunguhnya itu adalah bisikan jin sehinga haram hukumnya kita mempercayai paranormal walaupun memakai atribut ustadz atau kiai bersorban dan berbaju gamis.

”Dan bahwasanya ada beberapa orang laki–laki diantara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki–laki jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan “(Q.S. Jin 72:6)

Ulama, kiai, atau ustadz yang benar adalah yang hidupnya benar-benar merujuk kepada aturan ALLAH dan rasulnya, yaitu hanya meminta pertolongan kepada ALLAH dengan beriktiar, bekerja keras, bersunguh-sunguh melakukan yang terbaik dengan berserah diri kepada-nya, bukan dengan membuat ramalan–ramalan seperti hal nya yang di lakukan paranormal.
ALLAH pelindung orang-orang yang beriman; dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya iman. Dan orang–orang yang kafir, pelindung-pelingdungnnya adalah setan,yang memgeluarkan mereka dari cahaya ke gelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalam nya “(Q.S AL BAQARAH 2;257)…………

Diketik ulang oleh Mikiar OB Black Veatch Consultant Lhokseumawe, diperiksa dan dikoreksi oleh Aguswahyudiono dari buku: MENELANJANGI Strategi JIN Jawaban Tuntas Seputar Jin, Setan, dan Ruqyah / Aam Amiruddin, editor: Dini Handayani – Bandung : Khasanah Intelektual, 2006.

Ada resensi buku juga:

Judul : Mukjizat Waktu & Gerakan Shalat: Terapi Sehat dengan Shalat Tepat Waktu
Judul Asli : Ash-shalatu wa Shihhatul Insan
Penulis : Hilmi al-Khuli
Penerbit : MediaSukses, Jakarta
Cetakan : Pertama, Februari 2007





Jika seseorang ditanya bagaimana cara menjaga kesehatannya, tentunya sebagian besar akan menjawab dengan melakukan olahraga yang teratur, makan makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, dan lain sebagainya. Apakah mungkin kita menjaga kesehatan dengan shalat? Tentunya sebagian besar orang akan menggeleng-geleng kebingungan. Kebanyakan umat Muslim di dunia ini hanya menganggap shalat sebagai kewajiban semata, mereka tidak tahu manfaat yang akan diperoleh dari mengerjakan shalat.

Buku berjudul Mukjizat Waktu & Gerakan Shalat: Terapi Sehat dengan Shalat Tepat Waktu ini menjelaskan bahwa Allah SWT menentukan waktu shalat shubuh, dzuhur, ashar, maghrib, dan isya tidak berdasarkan “suka-suka”, tanpa manfaat bagi umat-Nya. Penentuan waktu tersebut setelah diteliti secara ilmiah oleh ilmuwan ternyata berguna bagi kesehatan manusia. Shalat yang dilaksanakan tepat waktu disertai gerakan shalat yang benar, akan membuat jiwa raga kita menjadi sehat.

Buku yang ditulis oleh Hilmi al-Khuli – seorang pria berkebangsaan Mesir – ini terdiri dari sepuluh bagian. Hilmi membuka bukunya dengan menjelaskan pengobatan pada zaman Rasulullah. Dalam bagian ini terdapat hadis-hadis shahih dan ayat-ayat Alquran yang berkaitan dengan pengobatan. Buku ini menjelaskan bahwa Islam adalah agama yang sangat memerhatikan kesehatan.

Sebelum melaksanakan shalat Allah memerintahkan umatnya untuk berwudhu terlebih dahulu (QS Al-Maidah:6). Ternyata kewajiban berwudhu itu sangat bermanfaat bagi kesehatan. Setiap gerakan wudhu ternyata memiliki beberapa manfaat. Wudhu mengandung dua kebersihan yaitu kebersihan fisik dan kebersihan jiwa.

Sebagian besar proses pembersihan dalam wudhu mengenai kulit manusia. Kulit mempunyai peranan besar yaitu sekitar 15 % dari kadar kehidupan. Hilmi menjelaskan manfaat yang sangat penting dari wudhu adalah meminimalkan kemungkinan terjadinya kanker kulit. Cara yang paling efektif untuk pencegahan kanker kulit untuk menghilangkan penumpukan bahan-bahan kimia pada permukaan kulit yaitu melalui wudhu.

Bagian yang paling menarik dari buku ini adalah mengenai pengaruh shalat pada kesehatan manusia. Penulis menjelaskan bahwa shalat dengan gerakan shalat yang meliputi berdiri, rukuk, sujud, dan duduk adalah sejenis olahraga yang apabila dijaga oleh manusia dan dilaksanakan dengan sempurna akan bermanfaat bagi kesehatan badan.

Penulis juga memberikan fakta-fakta menarik mengenai ibadah yang pertama diwajibkan oleh Allah SWT tersebut: “Olahraga yang paling baik dilakukan adalah ketika mendirikan shalat. Shalat bukanlah olahraga pemanasan, bukan pula olahraga yang menyebabkan lelah. Shalat juga bukan olahraga yang mudah dan ringan, bukan pula olahraga yang memberatkan. Terapi dengan melakukan shalat, maka manfaat olahraga akan didapatkan.” (halaman 70).

Penulis juga menjelaskan beberapa manfaat shalat yang ditemukan oleh para ahli. Setiap gerakan shalat ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan. Shalat dapat memperkuat semua otot-otot tubuh dan persendian dengan menggerakkannya melalui rukuk dan sujud. Selain itu, shalat juga dapat memperkuat otot-otot tulang punggung dan mencegah terjadinya pembengkokan dengan digerakkan dan dilenturkan melalui rukuk. Membaca bacaan shalat dan bertasbih adalah latihan pernapasan yang teratur yang mempunyai pengaruh baik terhadap paru-paru.

Hal yang paling menakjubkan adalah gerakan-gerakan shalat dapat mengaktifkan aliran darah sehingga tidak terjadi penyumbatan pada urat khususnya pada tulang kering di bagian kaki dan tidak terjadi kesendatan pembuluh darah (trombosit) pada urat ini. Trombosit urat pada kaki, dan tersumbatnya pembuluh darah paru-paru, bukan termasuk penyakit-penyakit yang terjadi pada orang-orang Islam. Sementara itu, di Amerika Serikat dan negara-negara Eropa terjadi lima kasus dalam setiap seribu pasien yang menjalani operasi.

Dalam bagian selanjutnya penulis menjelaskan bahwa shalat dapat mencegah penyakit varises. Hasil penelitian menunjukkan orang yang tidak shalat dari keseluruhan penderita varises mencapai 90 %, sedangkan orang yang shalat dari keseluruhan penderita hanya 10 %. Subhanallah, ternyata shalat memang sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Selanjutnya buku ini menjelaskan beberapa manfaat dari setiap gerakan shalat. Gerakan-gerakan shalat seperti berdiri, duduk, dan sujud adalah cara terbaik untuk memperlancar sirkulasi darah guna mengaktifkan seluruh perangkat tubuh. Setiap gerakan dalam shalat harus dilakukan secara tenang (Thuma’ninah) yang memerlukan waktu sejenak. Setiap muslim melaksanakan shalat sebanyak 17 rakaat sehari semalam. Hal ini berarti menjalankan 119 gerakan ketenangan sehari semalam.

Buku ini juga menjelaskan mengenai waktu-waktu shalat. Waktu-waktu shalat adalah yang paling sesuai untuk melakukan olahraga. Penulis juga membeberkan penyakit-penyakit yang bisa disembuhkan dengan shalat tepat waktu dan beberapa penyakit yang bisa timbul akibat meninggalkan shalat ashar.

Selain bermanfaat terhadap kesehatan jasmani, shalat juga bermanfaat bagi kesehatan jiwa atau rohani. Dengan melaksanakan ibadah shalat seorang Muslim dapat mendapatkan ketenangan dan menghilangkan ketegangan dan kecemasan jiwa. Shalat juga dapat menjadi ukuran kebersamaan. Di dalam shalat baik pejabat maupun rakyat, yang kuat maupun yang lemah, yang kaya maupun yang miskin, semuanya berada dalam satu shaff (barisan). Setiap orang memiliki kedudukan yang sama di hadapan Allah. Tak ada istilah “pengelompokan dan gengsi”.
Selain menerangkan manfaat wudhu dan gerakan-gerakan shalat, buku ini juga menerangkan cara melakukan gerakan shalat yang benar. Di samping itu, buku ini juga menjelaskan bagaimana cara tidur Rasulullah SAW., yang secara efektif meningkatkan kesehatan.

Berbeda dengan buku-buku shalat pada umumnya – yang hanya menjelaskan gerakan-gerakan shalat yang benar dan bacaannya – buku ini justru memberikan cara baru dalam memperkenalkan shalat. Buku ini menggunakan bahasa yang ringan dan mudah dipahami, sehingga setiap orang dapat memanfaatkan buku ini.

Buku ini semakin jelas karena dilengkapi dengan ayat-ayat Alquran dan hadis-hadis shahih yang berkaitan dengan topik yang dibicarakan. Namun sayangnya, buku ini hanya memberikan terjemahannya saja tanpa disertai teks Arabnya. Alangkah lebih baik jika disertai teks Arab agar menambah pengetahuan pembaca.

Kelemahan lainnya adalah dalam buku ini sama sekali tidak ada ilustrasi. Buku ini hanya berisi tulisan dan tulisan saja. Sebaiknya tulisan-tulisan tersebut didukung dengan ilustrasi agar pembaca tidak merasa jenuh.

Dalam buku ini peresensi menemukan beberapa kesalahan ejaan seperti “mu’jizat”, “ruku’”, “analisa”, “mempraktekkan” dan “ketaqwaan” Selain itu ada istilah asing yang sebenarnya ada dalam bahasa Indonesia seperti “da’wah”, “typus”, “disentry”, dan “influenza”. Pada halaman 61 terdapat pernyataan “Setiap gerakan-gerakan …”. (‘setiap’ pasti tunggal)

Halaman 17 penulis menyatakan batas aurat laki-laki adalah antara pusar dan lutut. Sebenarnya itu bukanlah aurat, itu hanyalah untuk menjaga kesopanan saat menghadap Allah SWT. Ada hadis shahih yang menyatakan aurat laki-laki hanyalah di bagian kemaluan saja. Halaman 125 penulis menyatakan “Tempat mengeraskan bacaan doa yaitu doa qunut pada shalat shubuh dan pada shalat witir”. Sebenarnya hadis tentang doa qunut masih dipertanyakan keshahihannya oleh para ulama, sebagian ulama menyatakan hadis tersebut dhaif (lemah).

Buku ini merupakan buku terjemahan yang ditulis oleh Hilmi al-Khuli. Namun, penerbit tidak mencantumkan biografi singkat penulis. Sebagai orang Indonesia, tentunya kita tidak mengenal siapa itu Hilmi al-Khuli. Seharusnya penerbit mencantumkan biografi penulis, terutama karya-karya apa saja yang telah dihasilkan. Hal ini dapat menjadi pertimbangan penerbit jika kelak buku ini dicetak kembali.

Di luar kelemahan-kelemahannya, buku ini sangat baik dibaca oleh semua orang Muslim, terutama yang “mengaku” Muslim namun jarang melaksanakan shalat. Setelah membaca buku ini secara komprehensif, kita akan merasakan betapa dahsyatnya manfaat shalat yang dikerjakan tepat waktu. Kita akan berpikir ulang jika ingin meninggalkan shalat, karena shalat tidak lagi dianggap sebagai kewajiban dan beban rutinitas, shalat akan dianggap sebagai suatu kebutuhan.

Buku ini memuat kutipan-kutipan tentang kekaguman sarjana-sarjana Barat tentang shalat yang dilakukan oleh umat Islam. Jika mereka saja yang notabene non-Muslim begitu terkagum-kagum dengan shalat, mengapa kita yang Muslim justru dengan entengnya meninggalkan shalat?

Oh iya aku sempet ke Batu Karas, Pangandaran bersama anak-anak Mankom. Ini ada foto sunrise, mantep loh:

Senin, 28 April 2008

Tim Serba Rossi

Suka main Football Manager (FM)? Ini ada tim unik dengan nama Rossi semua. Bisa untuk dicoba!

Penggemar MotoGP tentunya tak asing lagi dengan nama Valentino Rossi. Ternyata nama Rossi tidak hanya ada di MotoGP, di sepakbola pun ada banyak pemain yang bernama Rossi/ Rosi. Berikut ini tim Rossi dengan formasi 4-4-2.
Kiper : Generosso ROSSI (Triestina)
Belakang : Aleandro ROSI (AS Roma), Jonathan ROSSIni (Sampdoria), Marco ROSSI (Parma), Roberto ROSSI (Lazio)
Tengah : Thomas ROSIcky (Arsenal), Daniele De ROSSI (AS Roma), Jiri JaROSIk (Glasgow Celtic), Alessandro ROSSIna (Torino)
Striker : Giuseppe ROSSI (Villareal), Giuseppe ROSSIni (FC Ultrecht)

Pelatih : Delio ROSSI (Lazio)


Danielle De Rossi

Tentunya tim ini cukup tangguh, bukan? Beberapa di antara mereka adalah pemain muda yang masih jarang bermain. Tentunya suatu saat mereka akan bersinar jika diberi kesempatan lebih banyak.
(Soccer, No 03/VII – 21 Juli 2007)

Rabu, 23 April 2008

Siapakah Juara Liga Champions?

First leg Liga Champions barus saja berakhir. Dua pertandingan berakhir imbang. Liverpool ditahan Chelsea 1-1 dan Barca harus puas bermain 0-0 dengan MU. Dengan hasil ini, dua tim yang akan bermain kandang di leg 2 nanti, MU dan Chelsea seharusnya bisa memetik keuntungan. Siapakah tim yang paling pantas menjadi juara Liga Champions musim ini? Inilah hasil polling Kumaha Aing dari tanggal 10-24 April 2008.


Dilihat dari polling tersebut terlihat sangat jelas kalau responden banyak yang menjagokan Chelsea dan MU untuk menjadi juara. Ditambah dengan hasil yang cukup menguntungkan di leg pertama, kedua tim sangat berpeluang lolos ke partai puncak. Apakah itu akan terjadi? Pokona mah tungguan heula lah second legna!

Hmm.. bagaimana dengan Inter? Di Serie-A, selisih poin dengan Roma menjadi 6 angka setelah Inter menaklukkan Torino 1-0 dan Roma ditahan Livorno 1-1. Kemenangan Inter itu berkat jasa Balotelli. Striker nu pangkasepna eta berhasil memberikan umpan terukur kepada Cruz lewat tendangan penjuru. Ia pun nyaris mencetak gol indah setengah voli. Namun entah mengapa Mancini menariknya di menit ke-37. Bagaimana tampang kasep super Mario “bross” Balotelli? Apakah mirip dengan Mario Bross asli. Silakan nilai sendiri, ini foto keduanya...


Maro Balotelli



Mario Bross

Ok, di bawah ini ada pencerahan sedikit, tentang pacaran. Oh iya tentang cinta, biasanya novel yang bertemakan cinta laku terus yah. Habiburrahman sukses dengan novel dan film Ayat Ayat Cinta. Kalau gitu, kalau buat novel harus menggabungkan antara cinta dan sepakbola. Ketika Cinta Terjebak Offside, Setelah Kick Off Cinta, Cinta di Masa Injury Time, Cinta Memasuki Extra Time. Hehe.. kayaknya bagus juga tuh. Ok, ga usah lama-lama ini artikel pencerahannya. Saya mau beli tiket untuk Indonesia-Yaman besok. C u. Oh iya jangan lupa tulis komentar dong di shoutbox. Whatever about football lah. Mau ejek-ejekan The Jak-Viking juga boleh. Nu penting mah rame lah..

Artikel “pencerahan”


Pacaran. Rasanya hal itu sudah biasa di kalangan kaum remaja saat ini. Sungguh ironis memang, padahal sebagian besar yang pernah melakukan pacaran mengaku Muslim. Banyak remaja sudah tidak malu-malu lagi berpacaran, di depan umum pegangan tangan,dll. Padahal konsep pacaran itu tidak ada dalam Islam. Parahnya lagi, sebagian di antara mereka ada yang berani melakukan hubungan suami istri. Ujung-ujungnya banyak yang hamil di luar nikah dan melakukan aborsi. Naudzubillah!

Sebenarnya dari mana konsep pacaran itu muncul? Mungkin pengaruh sinetron dan acara televisi menjadi salah satu sebabnya. Bahkan saat ini selalu saja muncul film-film tentang pacaran. Dari mulai film ‘Buruan Cium Gue’ yang ditarik dari peredaran. Padahal masih banyak film-film lain yang tak kalah parah seperti “Jomblo”, “Virgin”, Heart, “Eiffel, I am In Love”, dll. Film-film tersebut melegalkan pacaran dan sangat berdampak buruk bagi remaja. Masyarakat muda itu masih labil jiwanya masih mudah meniru walaupun yang ditirunya itu bertentangan dengan agama.

Konsep lain juga diserap masyarakat muda karena pengaruh budaya barat. Rasanya budaya barat sampai saat ini masih bertengger dengan gagahnya. Padahal moralitas di barat sangat memprihatinkan. Seks bebas sudah dianggap biasa, gaya berpakaian mini dan serba terbuka juga sudah tidak aneh. Parahnya gaya barat termasuk gaya berpacaran malah digandrungi anak-anak muda. Alasan mereka simpel, agar gaul dan tidak ketinggalan zaman.

Sebenarnya apa sih enaknya pacaran? Rasanya pacaran itu lebih cenderung ke arah kemaksiatan. Bahkan bisa dibilang kerugiannya lebih banyak dari manfaatnya. Kalau dilihat dari prinsip ekonomi, jelas rugi kan? Orang yang pacaran lebih mengedepankan nafs dibandingkan akal sehat. Padahal nafs itu memberikan kedamaian hanya dalam kebohongan. Nafs tidak dapat memberikan kebahagiaan yang hakiki karena kebahagiaan yang hakiki hanya akan tercipta jika seseorang berpegang teguh pada tali-tali Illahi, tanpa diintervensi anjuran-anjuran nafs setan.


Bagaimana solusinya?
Sebagai umat Muslim tentunya kita harus bersumber pada Al-Quran dan Al-Hadits. Dan sudah jelas bahwa di dalam Al-Quran dan Hadits tidak ada konsep pacaran. Dalil terkuat adalah surat Al-Isra ayat 32 yang substansinya meninggalkan perzinaan dan hal-hal yang mendekatinya. Pacaran merupakan salah satu yang mendekati zina karena itu jelas dilarang. Apalagi pacaran yang besar nafsu. Sedangkan hukum yang ada adalah khitbah dan menikah. Dengan dalilnya QS An-Nisa:3, An-Nur 32, Al-Baqarah 223, Ar-Rum 21, dan lain-lain.

Nah udah jelas kan pacaran yang berdasarkan nafs itu haram? Solusi terbaiknya kalau memang sudah siap fisik dan mental, ya menikah donks. Kalau pacaran yang jelas-jelas dilarang dilakukan, kenapa menikah justru tidak berani? Padahal pacaran setelah menikah kan asyik banget. Semua aktivitas berpacaran yang tadinya haram dan dosa menjadi halal dan berpahala ketika sudah menikah.

Maka jangan heran ketika ada seorang akhwat atau ikhwan yang sama sekali tidak pernah berpacaran tiba-tiba saja mengumumkan tanggal pernikahan. Ikhwan dan akhwat tersebut menikah tanpa didahului dengan pacaran. Prosesnya adalah si pihak A (laki-laki) menyatakan diri bahwa dia suka dan berharap suatu saat si pihak B (perempuan) menjadi pasangan hidupnya, dan jika pihak B menerima maka terjadilah pertalian tidak resmi. Orang lain tidak ada yang tahu mereka sudah terikat walaupun belum resmi. Akhirnya orang lain kaget saat menerima undangan pernikahan. Keren banget, kan?

Hal itu sangat berbeda dengan pacaran model sekarang yang kalau sudah pacaran sekampus tahu semua. Seolah-olah mereka ingin menunjukkan asyiknya berpacaran dan berdua-duaan, dll. Secara tidak sadar mereka sudah menunjukkan perbuatan yang sebenarnya dilarang dan penuh kemaksiatan.

Kalau sudah begitu sudah jelas menikah lebih baik dibandingkan pacaran. Daripada terjerumus ke arah kemaksiatan lebih baik menikah secepatnya jika benar-benar sudah siap. Dengan menikah tentunya dapat meningkatkan peribadatan kita, membentuk keluarga sakinah, dan dijamin kehalalannya. Setuju??!!

Lirik Ayat Ayat Persib

AYAT AYAT PERSIB
(lirik: Ayat ayat Cinta Rossa)


Dm A
desir lapangan Siliwangi
D/F# Gm
sehijau pemikiran hati
E A Dm C A# A
terkisah ku di antara cinta tuk Persib

Dm A
bila keyakinanku datang
D/F# Gm
Persib bukan sekadar cinta
E A Dm C
pengorbanan cinta yang agung
A# A
ku pertaruhkan

Reff
F Dm
walaupun Persib ku tak sempurna
Gm C
cinta ini tak mungkin ku cegah
A Dm C
ayat-ayat Persib bercerita
A# A Dm
cintaku tuk persib

F Dm
bila bahagia mulai menyentuh
Gm C
seakan ku bisa hidup lebih lama
A Dm C
namun harus ku tinggalkan Persib
A# A Dm
ketika ku bersujud

Int : Fm C F A#m G C Fm D# C# C Dm

Dm A
bila keyakinanku datang
D/F# Gm
Persib bukan sekadar cinta
E A Dm C
pengorbanan cinta yang agung
A# A
ku pertaruhkan

Haha.. jigana alus mun lagu ieu dinyanyikeun di stadion...!!

Nonton Persib, Jangan Lupakan Shalat!

Yang pertama-tama dipertanyakan (diperhitungkan) terhadap seorang
hamba pada hari kiamat dari amal perbuatannya adalah tentang shalatnya.
Apabila shalatnya baik maka dia beruntung dan sukses, dan apabila
shalatnya buruk maka dia kecewa dan merugi. (H.R. Annasa'i dan Attirmidzi)
.

Hadis di atas tidak main-main. Shalat lima waktu adalah ibadah yang wajib dan paling penting bagi umat Islam. Jika seorang Muslim meninggalkan satu kali saja ibadah shalat fardhu, maka amalan ibadahnya pada hari itu akan sia-sia alias tidak diterima Allah SWT. Sia-sialah amalan yang dilakukan pada hari itu seperti menolong orang, menuntut ilmu, mencari nafkah, dan sebagainya hanya karena tidak melaksanakan shalat. Sungguh, sangat merugi.




Bobotoh -Geus shalat can ieu teh??-


Nah, apa kaitannya ibadah shalat ini dengan pertandingan Persib? Jika kita perhatikan, seluruh pertandingan Persib selalu dilaksanakan pada saat waktu shalat. Pertandingan sore hari dimainkan pukul 15 30, bertepatan dengan waktu ashar. Pertandingan malam hari dilaksanakan pukul 19.00, hanya berjarak sedikit dengan waktu shalat maghrib. Hal yang menjadi masalah, para bobotoh sudah memenuhi stadion dua jam sebelum pertandingan berlangsung. Ke manakah mereka saat adzan berkumandang? Apakah mereka melaksanakan ibadah shalat? Wallahualam.

Shalat memang nomor dua (nomor satu syahadat). Namun, Islam harus dilaksanakan secara kaffah (menyeluruh). Untuk apa syahadat tapi tidak shalat? Saking pentingnya ibadah shalat, Allah beberapa kali menyebutkannya dalam Al-Quran. Tidak percaya? Silakan buka QS Al-Baqarah:3,43,45,153,238, QS.Al-Anfaal:3, QS:Al-Ankabuut:45. Selain itu masih banyak ayat-ayat Quran dan juga hadis tentang shalat. Hal itu menunjukkan betapa pentingnya ibadah shalat bagi umat Islam.

Pernah pada saat Persib bertanding malam hari, saya menyempatkan shalat maghrib terlebih dahulu di masjid yang terletak dekat stadion. Ironisnya hanya sedikit bobotoh yang terlihat di masjid tersebut. Mereka umumnya sudah memenuhi stadion. Apakah mereka takut kehilangan tempat di stadion? Apakah mereka lebih memilih kehilangan pahala shalat dibandingkan kehilangan tempat di stadion? Nyatanya, walaupun saya memilih untuk shalat terlebih dahulu, saya tidak kehilangan tempat di stadion. Saya masih bisa menyaksikan pertandingan Persib dengan nyaman dan dapat duduk. Percayalah, tidak mungkin Allah menyulitkan Hamba-Nya yang shalat.

Memang, rasanya sangat sulit shalat dahulu sebelum menonton Persib. Selain masjid di dekat stadion tak mungkin menampung seluruh bobotoh yang ada, banyak faktor yang tidak memungkinkan hal tersebut. Dalam hal ini tentunya Allah telah memberikan keringanan. Ibadah shalat dapat dijama’ jika kondisi tidak memungkinkan melaksanakan ibadah shalat secara normal. Perhatikan hadis berikut:

Telah berkata Anas, “Adalah Rasulullah saw., apabila berangkat (safar) sebelum gelincir matahari, beliau mundurkan Dzuhur hingga waktu Ashar, kemudian beliau berhenti (di jalan untuk shalat) jama’ di antara dua shalat itu, tetapi jika beliau berangkat sesudah gelincir matahari, maka beliau sembahyang Dzuhur (saja) lalu ia berangkat. (H.R Bukhari)


Jadi jelas shalat dzuhur dapat dijama’ dengan ashar,empat rakaat dzuhur kemudian empat rakaat ashar saat waktu dzuhur jika Persib bertanding sore hari. Shalat maghrib dapat dijama’ dengan isya, tiga rakaat maghrib dan empat rakaat isya saat waktu isya jika Persib bermain malam hari. Apakah hal itu hanya berlaku untuk yang mengalami perjalanan jauh? Coba perhatikan hadis berikut:
Telah berkata Ibnu ‘Abbas, “Rasulullah saw., pernah shalat jama’ antara dzuhur dan ashar, dan antara maghrib dan isya, bukan di waktu ketakutan dan bukan di dalam perjalanan (safar).” Lantas ada orang bertanya pada Ibnu Abbas, “Mengapa Rasulullah saw., berbuat begitu?” Ia jawab, “Nabi saw., berbuat begitu karena tidak mau memberatkan seorang pun dari ummatnya. (H.R. Muslim)

Nah, dengan berbagi fakta tersebut sudah jelas shalat lima waktu hukumnya wajib dan tidak boleh ditinggalkan apa pun alasannya. Jika kondisi tidak memungkinkan, Allah telah memberikan keringanan, yaitu dengan shalat jama’. Sekarang pertanyaannya, apakah masih mau meninggalkan shalat “hanya” karena mendukung Persib? Apakah tidak takut dengan azab di akhirat nanti?
Mungkin saja sulitnya Persib meraih kemenangan adalah peringatan dari Allah SWT karena banyak bobotoh yang tidak shalat. Percuma kita mendoakan Persib juara apabila tidak shalat. Doa kita tidak akan dikabulkan. Sok atuh introspeksi.

Ingat saudaraku, kematian dapat datang kapan saja dan di mana saja termasuk di stadion. Apa jadinya jika kita meninggal dalam keadaan tidak melaksanakan shalat? Silakan, bobotoh sendiri yang menjawabnya.
* Tulisan ini dimuat di Media Indonesia, Sabtu 22 September 2007)
PS: kalo di Media Indonesia judulnya “Nonton Bola Jangan Lupakan Shalat.”

Senin, 21 April 2008

Mancini (tak) harus Pergi

Sebelum kedatangan allenatore Roberto Mancini pada musim 2004-05, Inter Milan selalu saja kesulitan meraih gelar bergengsi. Inter selalu gagal meraih scudetto sejak meraihnya pada musim 1988-89. Tentunya hal tersebut merupakan aib untuk klub sebesar La Beneamata.

Padahal Presiden Inter, Massimo Moratti selalu getol membelanjakan uangnya untuk membeli pemain bintang. Ia pun sangat gemar mengganti-ganti pelatih. Dari mulai Ottavio Bianchi, Marcelo Lippi, Hector Cuper, hingga Alberto Zaccheroni. Hasilnya? Hanya satu gelar yang diraih Inter, yakni Piala UEFA 1997-98 saat Inter dilatih Luigi Simoni. Walau demikian, Simoni tetap dipecat karena dianggap gagal meraih scudetto, gelar yang sangat didambakan Moratti dan juga seluruh Interisti.
Semuanya berubah saat Inter dilatih oleh Roberto Mancini. Memang, pada awal kepelatihannya Mancini gagal meraih scudetto. Inter hanya meraih Coppa Italia. Untunglah, tidak seperti musim-musim sebelumnya, Moratti masih bersabar. Ia masih mempercayai Mancini untuk melatih Inter.

Mourinho, calon pengganti Mancini??


Mancini menjawab kepercayaan Moratti dengan segudang prestasi. Dimulai dengan gelar Piala Super Italia pada tahun 2005, pada musim 2005-06 juga Mancini sukses mempertahankan gelar Coppa Italia. Bahkan Mancini sanggup membawa Inter meraih scudetto, gelar yang sangat dinantikan Inter selama 16 tahun! Memang banyak yang menganggap gelar tersebut hanya “hadiah” karena Juventus dan AC Milan terlibat Calciopoli. Toh, Mancini sanggup menjawab berbagai kritikan dengan membawa Inter tampil luar biasa di musim 2006-07.

Di musim tersebut Inter tak terbendung di Serie-A. Inter berhasil meraih juara dengan berbagai rekor: rekor 17 kemenangan beruntun, rekor poin tertinggi di Eropa dengan 97 poin, dan tidak terkalahkan di partai tandang. Bahkan pada musim tersebut Inter sanggup mempecundangi jawara Eropa, AC Milan, pada partai kandang dan tandang. Sebuah pencapaian fenomenal yang tak bisa dilakukan sepuluh orang yang melatih Inter di era Massimo Moratti.

Jika ditotal, Mancini telah mempersembahkan 6 gelar untuk La Beneamata yakni 2 scudetto (2005-06, 2006-07), 2 Coppa Italia (2004-05, 2005-06), dan 2 Piala Super Italia (2005, 2006). Satu nilai minus yang dimiliki Mancini ialah ia selalu gagal membawa Inter meraih gelar bergengsi di Eropa.

Walaupun demikian, tidak selayaknya Mancini diganti. Membawa sebuah tim berprestasi di Eropa tentunya memerlukan banyak waktu. Apalagi Inter sudah lama sekali meraih Liga Champions, yakni musim 1964-65. Mengganti pelatih bukannya solusi bijak. Para pemain tentunya memerlukan adaptasi jika seorang pelatih diganti.

Jikalau Mancini memang harus pergi, ia tetap akan dikenang sebagai pelatih yang sukses membawa La Beneamata menjadi tim yang sangat disegani di Italia.

Entri yang Diunggulkan

Ketika Ada Seseorang yang Tak Mau Melepaskan Tanganmu

Ada masa dalam hidup ketika kita merasa kehilangan hampir semuanya. Aku pernah berada di titik itu. Sebuah pernikahan berakhir. Aku jauh ...