Minggu, 20 Desember 2015

Erick Thohir Main Duel Otak?

Apa game paling populer saat ini? Tentu saja DUEL OTAK. Game ini seru abis soalnya bisa mengetes kemampuanmu dalam berbagai kategori dan bisa berduel dengan temanmu.

Ternyata, Presiden Inter Milan, Erick Thohir bermain duel otak juga loh.
Coba simak screen shoot di bawah ini
Tapi, sepertinya, itu Erick Thohir gadungan. Masa iya Erick Thohir ada waktu main beginian. Terus ava nya masih tuyul lagi. Untungnya, "Erick" ini jagoan juga, saya 2 kali tanding lawan dia kalah mulu hehe..

Selain Erick saya juga pernah duel dengan Roberto Mancini. Saya menang dong lawan pelatih Inter
Oh iya, ngomong-ngomong soal duel otak, lebih seru dong kalo duel otak premium. Di sini kamu bisa ganti ava dan juga liat statistik permainan kamu.
Jadinya kan lebih geer gitu

Duel otak premium ini kalo di playstore harus bayar Rp23ribu. Lumayan juga kan buat beli nasi goreng dua bungkus.

Daripada beli bisa juga loh hanya Rp5000. Mau tau caranya? Boleh invite pin BB saya 58483C95
jangan lupa add juga duel otak saya ya luzmankarami

Selamat menguji kemampuan!



Jumat, 11 Desember 2015

Cerita Soal Kriminalitas di Rawamangun

Sudah sekitar 5 bulan saya ngekos di daerah Rawamangun, Jakarta Timur. Kebetulan, yang punya kosnya tante saya. Di Jalan Persahabatan Timur III, kalo dari RS Persahabatan masuk di gang seberang Griya Puspa

Enaknya ngekos di sini, ke kantor deket. Bisa naik sepeda cuma setengah jam kurang, naik gojek atau grabbike bisa pas promo. Atau naik angkot dan lanjut naik busway. Kalo lagi irit-irit jalan + naik busway juga ga masalah.

Mau jajan juga gampang. Di luar gang dikit, ada jajanan banyak banget. Belanja ada Tiptop yang murah. Masjid ada banyak pilihan, ada Babussalam, Assudairi Muhammadiyah, yang di gang kosan juga ada. Wifi juga ada di kosan gretongan, jadi ya lumayan.

Tapi, di balik itu semua ternyata ada kriminalitas yang bisa membuat ngeri. Yang pertama dialami istri saya, dan yang kedua saat saya dan istri saya berjalan bersama.

Kejadian pertama sekitar bulan November 2015. Istri saya belanja buah-buahan di pasar rawamangun. Ini siang hari sekitar pukul 11.00

Sepulang belanja, istri saya naik angkot yang kebetulan sedang kosong. Sesudah itu, ada dua orang cowok datang dan langsung meminta uang.

Istri saya meminta angkot berhenti tapi tak kunjung berhenti. Sepertinya sudah kerja sama dengan sang penjahat.

Dua orang itu menodong istri saya dengan pisau di perut dan meminta uang. Akhirnya keluar lah sejumlah uang. dan untungnya hp ga dirampas.

Istri saya diturunkan di tengah jalan. Lalu ada ibu-ibu yang menolong istri saya yang ketakutan dan mengantar hingga kosan.

Kejadian kedua beberapa hari lalu.

Sekitar jam 22.30 saya dan istri pulang jalan kaki dari Arion Mall melewati perumahan Bumiputera. Perumahan elit tapi malam begitu tak ada lampu yang menyala.

Saat saya dan istri saya berjalan ada orang mabuk dan sepertinya membawa senjata. Di depan ada orang yang juga mabuk yang berusaha mengadang.

Untungnya, istri saya sadar dan kami pun langsung berbalik arah. Di depan kami, ada rombongan sekeluarga yang juga akan melewati bumiputera, Kami pun memberitahu agar mereka berbalik arah agar tak jadi korba pnodongan.

Ya begitulah sekelumit kisahnya. Alhamdulillah Allah masih melindungi saya dan istri saya sehingga masih diberikan umur sampai saat ini. Tapi ngeri juga sih

Selasa, 24 November 2015

5 Alasan Inter Milan Layak Scudetto Musim Ini

Serie A sudah memasuki pekan ke-13. Inter Milan masih kokoh di capolista alias puncak klasemen dengan raihan 30 poin.

Jika bisa meraih Scudetto tentu saja kebanggan tersendiri. Karena seorang pengusaha asal Indonesia, Erick Thohir bisa memimpin klub besar Eropa meraih Scudetto yang sudah lama diidam-idamkan.


Menurut saya ini saat yang tepat bagi Inter untuk bisa meraih Scudetto, Ini dia 5 alasannya;

1. Tidak main di Eropa
Kegagalan tampil di Liga Champions ataupun Liga Europa menjadi berkah tersendiri bagi Inter. La Beneamata bisa fokus tampil di liga domestik tanpa harus membagi konsentrasi di saat midweek.

Ini berbeda dengan para pesaing Inter, dari mulai Napoli, Fiorentina, AS Roma, dan Juventus yang harus tampil di Eropa. Mereka harus bisa membagi fokus Serie A dengan penampilan di Eropa yang pastinya menguras tenaga.

2. Tim-tim besar sudah dihadapi
Hampir semua tim besar yang diprediksi menjadi pesaing berat sudah dihadapi Inter. Tim besutan Roberto Mancini sudah melawan Fiorentina, AS Roma, AC Milan, dan juga Juventus. Di atas kertas tinggal Napoli yang bisa jadi pengganjal. Jika Napoli bisa ditakkukkan, bisa dibilang Scudetto sudah di tangan

3. Pertahanan Kokoh
Inter beberapa kali hanya meraih kemenangan tipis 1-0, Tak masalah, karena itu tetap berarti 3 poin. Itu juga berarti pertahanan Inter sangat kokoh dengan terus meraih clean sheet.

4. Faktor Roberto Mancini
Boleh saja Interisti begitu memuja Jose Mourinho. Tapi jangan lupa, Mancini punya kenangan manis di Inter. Dia juga bisa dibilang sebagai spesialis peraih gelar domestik. 4 scudetto di Inter, 1 gelar Premier League di Manchester City, dan gelar Turkish Cup saat membesut Galatasaray sudah cukup menjadi bukti.

5. Penampilan inkosisten Juventus
Sebelum musim ini dimulai, banyak yang memprediksi Inter akan sulit menghadang laju Juventus. Maklum, Bianconeri sukses menyabet 4 Scudetto secara beruntun plus sukses menembus final Liga Champions musim lalu. Tapi, ternyata penampilan Juve musim ini jauh dari kata konsisten. Bahkan tim sekelas Frosinone yang dibantai Inter 4-0 mampu menahan imbang Juventus.

Senin, 16 November 2015

Emah, Bangun Mah!

Kamar Flamboyan, RSUD Kota Bandung, Ujung Berung, Minggu 15 November 2015

Saya datang dari Jakarta setelah mengetahui nenek saya dari Ibu yang biasa dipanggil Emah, berada di rumah sakit. Ternyata emah sudah terbaring lemas di rumah sakit tanpa satu kata pun bisa terucap.

"Mah, ini Luzman Mah. Datang dari Jakarta, buat nengokin Emah. Cepat sembuh ya Mah," kata saya sambil memegang tangan Emah.

Seketika itu Emah menitikkan air matanya, menangis. Mungkin, beliau terharu melihat cucu pertamanya datang dari Jakarta.

Emah sekarang didiagonis mengalami stroke. Setelah CT Scan diketahui beliau kekurangan cairan dan di otaknya pun terlihat demikian.

Makan sudah tidak bisa, jadi harus diinfus. Minum bisa beberapa pakai sendok.

Sekarang Emah sudah tak bisa lagi berbicara, hanya terbaring lemas. Tapi, beliau masih bisa mendengar dan melihat apa yang kita ucapkan.

Teringat sosok Emah adalah sosok yang sangat tegar dan tak pernah mengeluh. Betapa berat ujian yang dilalui tak pernah satu pun keluhan keluar dari mulutnya. 

Walaupun beberapa kali sakit tapi pasti jawaban beliau "Ga sakit, ga apa apa."

Dulu saat masih sehat Emah aktif berdakwah di berbagai tempat. Sekarang, mudah-mudahan yang terbaik aja buat Emah. 

Waktu SD pernah beberapa kali tinggal di Emah. Kebetulan saat itu SD saya di SDN Merdeka 5 dan berdekatan dengan rumah Emah di Viaduct. Banyak pelajaran hidup yang bisa saya ambil dari beliau

Ya Allah ringankan penyakit Emah, berikan yang terbaik untuknya. Aamiin...

Sabtu, 10 Oktober 2015

Lagu-lagu Bobotoh Persib di Stadion

Setiap Persib tampil, selalu ada lagu atau yel-yel yang mendongkrak semangat tim. Lagu-lagu ini biasanya adaptasi dari dari lagu yang populer.

Saya coba merangkum lagu yang biasa dinyanyikan:

1. Persib Bandung yang Kutunggu
Lagu ini adaptasi dari lagu Bis Sekolah yang Kutunggu yang dibawakan Koes Plus di tahun 1980an.

"Persib Bandung yang kutunggu kutunggu, kunanti -nanti. Telah lama ku berdiri berdiri. Menanti nanti. Jika Persib menang lagi ku gembira. Ku kan selalu mendukungmu sampai mati."



2. Persib Jadi Juara

Ini adaptasi dari lagu Cuco Rowo yang dibawakan oleh Didi Kempot

"Persib ku Persib ku persib Bandung, Persib Bandung jadi juara.... juara Liga se Indonesia..."
3. Halo Halo Bandung
Lagu ini sama dengan lagu Halo Halo Bandung, lagu wajib nasional, tapi ada sedikit lirik yang diubah.

"Halo halo Bandung. Ibukota Priangan. Halo halo Bandung kota kenang-kenangan. Sudah lama beta tidak berjumpa dengan kau, Sekarang telah menjadi LAUTAN BIRU. Mari bung rebut kembali"


4. Bagimu Persib
Ini adaptasi dari lagu nasional Bagimu Negeri.

"Padamu Persib kami berjani, padamu Persib kami berbakti, padamu Persib kami mengabdi, Bagimu Persib jiwa raga kami,"

Rabu, 07 Oktober 2015

Go-Jek Vs Grabbike: Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Akhir-Akhir ini, persaingan antara dua perusahaan Oje, Go-Jek dan Grabbike semakin ramai. Keduanya selalu bersaing untuk menjadi yang terbaik di negeri ini.

Perang paling seru dari tarif promo. Promo dari kedua perusahaan ini seolah tak ada habisnya. Saat Go-Jek menggunakan promo flat Rp10 ribu, Grabbike menggila dengan promo Rp5ribu. Go-jek sempat naik menjadi Rp15ribu, Grabbike naik jadi 10ribu. Lalu tiba-tiba go-jek turun lagi jadi 10ribu. Begitu seterusnya.


Mana yang lebih baik? Saya sudah sering menggunakan Go-Jek dan Grabbike, ingin mencoba memberikan penilaian baik kelebihan dan kekurangan dua perusahaan tersebut.
Kelebihan Go-Jek
1. Orisinil, asli buatan Indonesia. Cinta produk dalam negeri.
2. Pelayanan rata-rata bagus. Cepat dan langsung telepon saat ada pemesanan.
3. Bisa kirim barang sangat cepat. Lebih cepat dari JNE. Dan dijamin aman. Saya kirim dompet temen saya yang tertinggal pernah.
4. Yang males bawa uang bisa pake kredit. Dulu ada referal code dapat kredit gratisan, sayang udah ga ada.
5. Drivernya ada banyak banget di mana-mana. Kalau lihat di map udah kayak cendol hijau semua. Jadi, ga perlu khawatir ga dapet driver.
6. Makin berkembang aja. Sekarang ada Go-Box, Go-Glam, Go-Massage. Pesen makanan, pesen di indomaret kalo males keluar bisa pake Gojek.
7. Namanya isi listening. Gojek, ojek. Kali grabbike kan ribet ucapinnya hehe
8. Kalo di twitter, cukup fast response. Banyak keluhan hampir semua ditanggapi

Kekurangan Go-Jek
1. Aplikasi sering error. Ini yang paling sering dikeluhkan. Apalagi udah masuk jam sibuk, jam 16-17. Saya pernah pesen satu, yang telepon 5 orang.
2. Ga semua driver pake seragam. Jadi yang lamaran dari GBK katanya memang ga dapet kumplit. Ada yang dapet jaket tapi ga dapet helm. Ada yang sebaliknya.

Kelebihan Grabbike
1. Semua driver pake seragam. Jaket dan helm. Belum pernah saya lihat driver Grabbike ga pake seragam.
2. Kalau untuk sekarang (sementara) harga promonya lebih murah. 10 ribu dibandingin Gojek 15ribu. Kan lumayan 5ribu juga bisa beli batagor :D
3. Aplikasinya jarang banget error, hampir ga pernah kayanya. Ga kayak gojek error mulu hehe.
4. Selain grabbike, ada grabtaxi dan grabcar juga. Buat yang perlu mobil sewaan :D

Kekurangan Grabbike
1. Nyebutnya susah. Grabbike – grebek jadinya kegerebek hehe
2. Drivernya ga sebanyak Gojek. Jadi beberapa kali suka ga dapet juga.
3. Bukan orisinil. Bikinan malaysia. Bukan dalam negeri
4. Admin twitternya slow response. Keluhan jarang ditanggapi.

Pengalaman Perdana Pakai Grabtaxi: Oke Juga

Pagi ini, 8 Oktober 2015, rasa penasaran membuatku ingin mencoba sesuatu yang berbeda. Aku mencoba untuk memesan Grabtaxi untuk ke kantor.

Biasanya aku menggunakan Go-Jek ataupun Grabbike, tapi kali ini ingin mencoba grabbtaxi.

Aku pun memesan di depan RS Persahabatan Griya Puspa. Setelah sekali gagal, usaha kedua berhasil.

"Halo bapak tunggu di mana ya?" supur Grabtaxi menelepon.

"Saya tunggu depan Griya Puspa ya pak. Yang bukan IGD. Depannya rumah makan padang,"

"Oke."

Di depan RS sempat ada dua taksi. Aku kira itu taksi pesananku. Sempat membuka pintu taksi express. Seorang bapak tua. Kutanya apakah itu Grabtaxi pesananku. Oh ternyata bukan.

Akirnya datang juga supir yang benar. Oh ternyata taksi Putra yang datang. Dan di depan taksi nya ada logo Grabtaxi, jadi memang sesuai promonya AMANBANGET hehe..



Kalo yang baru pertama pesan Grabtaxi mungkin bingun yang bakal datang taksi apa. Ternyata Taksi putra itu semuanya sudah didaftarkan menjadi Grabtaxi oleh perusahaan, Kalau taksi yang lain daftar masing-masing si supir.

beberapa taksi express ada yang jadi Grabtaxi. Kalau Bluebird tidak ada. Demikian kata si supir.

Sebenarnya Grabtaxi ini muncul sebelum ada Grabbike dan di aplikasi yang sama. Tapi sekarang grebek malah jadi lebih booming. Jadi saya coba aja taksinya mumpung promo juga :D

Ternyata si supir yang bernama Indra Kayus itu sempat melamar kerja di LaTivi (mantan TVone) sebagai driver tapi gagal diterima. Dia pun memilih jadi taksi putra.

Jadi sekalian si supir nostalgia juga hehe..

Akhirnya sampai juga di kantor. Argo 28700, si supir minta pasin jadi 30ribu. Dipotong 10 ribu jadi saya bayar 20ribu aja...

Oke, begitulah sekelumit kisahnya, hehe.. Buat yang mau coba silakan.

Entri yang Diunggulkan

Ketika Ada Seseorang yang Tak Mau Melepaskan Tanganmu

Ada masa dalam hidup ketika kita merasa kehilangan hampir semuanya. Aku pernah berada di titik itu. Sebuah pernikahan berakhir. Aku jauh ...